Awal Desember Pemkab Mappi Gelar Festival Budaya Sejuta Rawa

Darno Islami

Kamis, 24 November 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Festival Budaya Sejuta Rawa

Festival Budaya Sejuta Rawa

MAPPI – Dalam rangka mempromosikan keindahan alam dan ragam budaya serta adat istiadat, Pemerintah Kabupaten Mappi akan menyelenggarakan Festival Budaya Sejuta Rawa.

Pj Bupati Mappi, Michael R. Gomar, menyampaikan festival tersebut dijadwalkan bakal berlangsung di awal bulan Desember selama empat hari, yakni dari tanggal 5 sampai 10 Desember 2022.

“Di festival ini, kita akan menampilkan berbagai potensi daerah dan kearifan lokal yang mana diantaranya menampilkan tarian adat dari keenam suku besar yakni Yakhai, Awyu, Tamario, Koroway Kombai, Citak, dan Suku Wiyaghar,” jelasnya saat memimpin rapat pembentukan pantia Festival Budaya Sejuta Rawa, Selasa (21/11/2022) di Pendopo, Kilometer 4, Kabupaten Mappi, Papua Selatan.

Di samping itu, terdapat juga beberapa kegiatan lainnya yang tak kalah menarik seperti karnaval budaya nusantara, penampilan musik rakyat dan band lokal, serta pertunjukkan pameran ukiran, anyaman noken yang diperkirakan bakal diikuti oleh 800 peserta.

Baca Juga :  Mahasiswa Papua Adu Peran sebagai Tukang Becak hingga Wisuda

Lebih lanjut dikatakan bahwa perhelatan festival budaya ini pun bertujuan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat Kabupaten Mappi melalui usaha mikro kecil menengah (UMKM).

“Festival budaya sejuta rawa ini merupakan kali pertama dilaksanakan, sehingga ini menjadi pengalaman perdana. Setiap kekurangannya nanti akan menjadi bahan evaluasi untuk pelaksanaan kegiatan festival di tahun mendatang,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Transaksi Rp627 Ribu yang Berujung PHK di Alfamidi Sentani
Ko Puaz: Kopi, Kebun, dan Mimpi yang Tumbuh di Paniai
Pelecehan Seksual Berulang di Jayapura, Mengapa Korban Belum Terlindungi?
Di Balik Rencana Kota Kapiraya, Warga Masih Hidup dalam Waswas
BMKG Imbau Warga Mimika Waspadai Kekeringan dan Kabut Asap Kiriman
Raih Penghargaan Pelayanan Terbaik, Polres Mimika Diusulkan Naik Tipe Jadi Polresta
Hari Masyarakat Adat Sedunia: LEPEMAWIL Soroti Hilangnya Tanah dan Melemahnya Lembaga Adat
Blapos TIFA Management: Dari Freestyle Jalanan Menuju Panggung Besar

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:32 WIT

Transaksi Rp627 Ribu yang Berujung PHK di Alfamidi Sentani

Minggu, 11 Oktober 2026 - 19:09 WIT

Ko Puaz: Kopi, Kebun, dan Mimpi yang Tumbuh di Paniai

Selasa, 22 September 2026 - 19:41 WIT

Pelecehan Seksual Berulang di Jayapura, Mengapa Korban Belum Terlindungi?

Minggu, 13 September 2026 - 19:15 WIT

Di Balik Rencana Kota Kapiraya, Warga Masih Hidup dalam Waswas

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:40 WIT

BMKG Imbau Warga Mimika Waspadai Kekeringan dan Kabut Asap Kiriman

Berita Terbaru

Kebakaran hutan terjadi di kawasan pegunungan di Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah. (Foto: Istimewa/Facebook Anak Tambang Papua)

Peristiwa

Kebakaran Hutan Melanda Pegunungan di Tembagapura Mimika

Rabu, 14 Okt 2026 - 22:19 WIT