Awal Tahun 2025, Stok BBM di Mimika Terpantau Aman

Ahmad

Minggu, 5 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salah satu truk sedang mengisi BBM di SPBU Nawaripi, Jalan Yos Sudarso, Timika, Papua Tengah. (Foto: Galeri Papua/Endy Langobelen)

Salah satu truk sedang mengisi BBM di SPBU Nawaripi, Jalan Yos Sudarso, Timika, Papua Tengah. (Foto: Galeri Papua/Endy Langobelen)

MIMIKA – Stok Bahan Bakar Minyak (BBM) di Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, pada awal tahun 2025 terpantau aman hingga 10 hari ke depan.

Hal itu diungkapkan Sales Branch Manager (SBM) Pertamina Patra Niaga Rayon II Papua Tengah, Vifki Leondo, via telpon kepada Galeripapua.com, Kamis (2/1/2025).

Vifki menjelaskan bahwa sebelumnya sempat terjadi kelangkaan stok BBM jenis Pertamax. Namun, kini dipastikan aman setelah kapal pemasok BBM ke wilayah Kabupaten Mimika kembali beroperasi.

“Stok aman. Sampai sepuluh hari ke depan, masih aman. Kemarin kapal sudah jalan sejak 20 Desember 2024. Jadi, stoknya sudah aman. Kalau kemarin kan stoknya sempat langka, Pertamax tidak ada itu, teman-teman yang mau pakai Pertamax mau beli Pertalite nggak bisa kan jadinya karena enggak punya barcode. Sekarang sudah aman,” kata Vifki.

Baca Juga :  Disperindag Mimika Beri Teguran Keras ke Penjual Ikan yang Pakai Pewarna

Sementara itu, untuk stok Solar dan Dexlite sampai saat ini pun masih terpantau aman dan cukup untuk kebutuhan masyarakat. Bahkan, kata dia dua jenis BBM tersebut justru sepi pembeli akhir-akhir ini.

“Malah turun penjualan ini sejak tanggal 25 (Desember 2024), turun penjualan kita. Maksudnya sepi pembeli. Truknya (yang mengantre di SPBU) mulai berkurang,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mimika Terapkan Barcode E-Mitan untuk Atur Penjualan Minyak Tanah
Menyemai Asa Kopi Gunung di Kota Industri
Kelompok Tani Gereja di Mimika Dorong Pertanian Jadi Penopang Ekonomi Jemaat
Emas dan Bumbu Dapur Picu Inflasi Mimika Tembus 5,03 Persen pada September 2026
Meraba Pertumbuhan Ekonomi di Kabupaten Mimika
Mimika Punya 17 Ribu UMKM, Baru 3 Ribu Masuk Pembinaan
Menjelang Tiga Dekade Mimika: Menguji Resiliensi UMKM dan Ambisi Ekonomi Papua Tengah
Pembudi Daya Ikan Mimika Cari Pasar Freeport, DPR Papua Tengah Turun Tangan

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:04 WIT

Menyemai Asa Kopi Gunung di Kota Industri

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:25 WIT

Kelompok Tani Gereja di Mimika Dorong Pertanian Jadi Penopang Ekonomi Jemaat

Rabu, 7 Oktober 2026 - 00:22 WIT

Emas dan Bumbu Dapur Picu Inflasi Mimika Tembus 5,03 Persen pada September 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:20 WIT

Meraba Pertumbuhan Ekonomi di Kabupaten Mimika

Senin, 5 Oktober 2026 - 22:35 WIT

Mimika Punya 17 Ribu UMKM, Baru 3 Ribu Masuk Pembinaan

Berita Terbaru

Warga dan peserta mengikuti diskusi peluncuran laporan Pusaka Bentala Rakyat di Dusun Sagu Ebha Hekhe, Kampung Sereh, Sentani, Kabupaten Jayapura, Rabu, 7 Oktober 2026. Dusun sagu itu menjadi lokasi peluncuran laporan tentang izin kehutanan di tanah adat Papua. Galeripapua/Ikbal Asra

Organisasi

Belasan Izin Hutan Menyasar Tanah Adat Papua

Senin, 12 Okt 2026 - 06:00 WIT

Agustinus Kadepa, petani kopi dari Kampung Tuguwai, Distrik Aweidah, Kabupaten Paniai, Papua Tengah. (Foto: Galeri Papua/Endy Langobelen)

Utama

Ko Puaz: Kopi, Kebun, dan Mimpi yang Tumbuh di Paniai

Minggu, 11 Okt 2026 - 19:09 WIT

Didi Kurniawan, M.Kes., resmi terpilih sebagai Ketua Kerukunan Keluarga Tomia Kabupaten Mimika periode 2026–2031. (Foto: KKT Mimika)

Organisasi

Didi Kurniawan Terpilih Pimpin KKT Mimika 2026–2031

Sabtu, 10 Okt 2026 - 13:57 WIT