Dua OTK Lepas Tembakan di Intan Jaya, Tak Ada Korban Jiwa

Endy Langobelen

Jumat, 21 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aparat keamanan melakukan patroli di sekitaran wilayah terjadinya penembakan oleh OTK di Intan Jaya. (Foto: Istimewa/Satgas Humas Damai Cartenz 2025)

Aparat keamanan melakukan patroli di sekitaran wilayah terjadinya penembakan oleh OTK di Intan Jaya. (Foto: Istimewa/Satgas Humas Damai Cartenz 2025)

INTAN JAYA – Aksi gangguan tembakan terjadi di Jalan Mamba, Kampung Bazemba, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah, pada Jumat (21/3/2025) sekitar pukul 09.45 WIT.

Kepala Operasi Damai Cartenz-2025, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, menjelaskan bahwa kejadian itu bermula ketika suara tembakan sebanyak dua kali terdengar dari arah Kampung Bazemba.

Mendengar tembakan tersebut, aparat keamanan kemudian membalasnya dengan dua kali tembakan sebagai respons awal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Respon pertama kami adalah melakukan pengejaran dan pengecekan ke TKP. Sesampainya di lokasi, tim langsung melakukan penyisiran guna memastikan situasi aman,” ujar Brigjen Faizal dalam keterangannya Jumat sore.

Baca Juga :  Taat Hukum, Bupati Mimika Penuhi Panggilan Jaksa KPK di PN Jakarta Pusat

Tim Satgas Ops Damai Cartenz 2025 yang dipimpin AKP Ojan Prabowo segera bergerak ke lokasi kejadian.

Dikatakan, berdasarkan informasi dari Polres Intan Jaya, dua orang tak dikenal (OTK) yang diduga berasal dari Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) terlibat dalam aksi penembakan tersebut. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

Untuk mengantisipasi gangguan susulan, Satgas Ops Damai Cartenz 2025 memperketat pengamanan di sekitar lokasi kejadian.

Baca Juga :  Kejari Mimika Pulihkan Hak Korban Pencurian, Sepeda Motor Dikembalikan

Sementara Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz 2025, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan segera melaporkan kepada aparat keamanan jika melihat atau mengalami kejadian mencurigakan.

“Kami meminta warga untuk tetap waspada dan tidak terpancing oleh informasi yang belum jelas kebenarannya. Keamanan dan kenyamanan masyarakat menjadi prioritas kami,” ujar Kombes Yusuf.

Hingga saat ini, aparat keamanan terus melakukan patroli dan penyelidikan lebih lanjut guna memastikan situasi tetap kondusif di Kabupaten Intan Jaya.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dua Anggota Brimob Raih Penghargaan Usai Tangkap Pelaku Penganiayaan Berat di Mimika
Polsek Bandara Timika Sita 20 Anak Panah Penumpang Asal Intan Jaya
Korban Tewas dalam Mobil di Kuala Kencana Merupakan Anggota TNI, Ada Luka Tembak di Dada
4 Anggota OPM Puncak Jaya Serahkan Senjata, Pilih Kembali ke Masyarakat
12 Hari Dirawat, Demerina Korban Penyanderaan KKB di Mimika Kembali ke Keluarga
Kontak Senjata di Intan Jaya, 4 Anggota Kelompok Bersenjata Dilaporkan Tewas
Anggota KKB Penembak ASN di Yahukimo Ditangkap, Tiga Amunisi Disita
Sarang Sabu di Lorong Togel Mimika Digerebek, Polisi Sita Timbangan dan Bong

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 16:59 WIT

Dua Anggota Brimob Raih Penghargaan Usai Tangkap Pelaku Penganiayaan Berat di Mimika

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:01 WIT

Polsek Bandara Timika Sita 20 Anak Panah Penumpang Asal Intan Jaya

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 19:42 WIT

Korban Tewas dalam Mobil di Kuala Kencana Merupakan Anggota TNI, Ada Luka Tembak di Dada

Sabtu, 26 September 2026 - 22:07 WIT

4 Anggota OPM Puncak Jaya Serahkan Senjata, Pilih Kembali ke Masyarakat

Jumat, 25 September 2026 - 18:20 WIT

12 Hari Dirawat, Demerina Korban Penyanderaan KKB di Mimika Kembali ke Keluarga

Berita Terbaru

Warga dan peserta mengikuti diskusi peluncuran laporan Pusaka Bentala Rakyat di Dusun Sagu Ebha Hekhe, Kampung Sereh, Sentani, Kabupaten Jayapura, Rabu, 7 Oktober 2026. Dusun sagu itu menjadi lokasi peluncuran laporan tentang izin kehutanan di tanah adat Papua. Galeripapua/Ikbal Asra

Organisasi

Belasan Izin Hutan Menyasar Tanah Adat Papua

Senin, 12 Okt 2026 - 06:00 WIT

Agustinus Kadepa, petani kopi dari Kampung Tuguwai, Distrik Aweidah, Kabupaten Paniai, Papua Tengah. (Foto: Galeri Papua/Endy Langobelen)

Utama

Ko Puaz: Kopi, Kebun, dan Mimpi yang Tumbuh di Paniai

Minggu, 11 Okt 2026 - 19:09 WIT