KKB Intan Jaya Serang Polsek, Seorang Warga Sipil Tewas

Endy Langobelen

Selasa, 30 April 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi penembakan oleh KKB. (Foto: Istimewa)

Ilustrasi penembakan oleh KKB. (Foto: Istimewa)

INTAN JAYA – Kontak tembak antara kelompok kriminal bersenjata (KKB) Papua dan aparat kembali terjadi pada Selasa (30/4/2024) pagi di Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah.

Informasi yang dihimpun Galeripapua.com, peristiwa kontak tersebut berawal saat KKB melakukan penyerangan dengan menembak ke arah rumah Aipda Tri Setyo dan Aipda Bartholomeus di Polsek Homeyo.

Mendengar bunyi tembakan itu, seluruh anggota Polsek pun melepaskan tembakan balasan ke arah sumber tembakan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Akibat dari kontak tembak tembak tersebut, seorang warga sipil dikabarkan tewas akibat terkena tembakan.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, saat dikonfirmasi via pesan WhatsApp pada Selasa siang membenarkan informasi tersebut.

Baca Juga :  Fakta Baru Serangan Mile 50 Tembagapura: KKB Menyamar, Tumpangi Mobil Aparat

“Iya benar. Sementara disiapkan rilisnya,” jawab Benny singkat.

Senada dengan itu, Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz 2024, AKBP Dr. Bayu Suseno, pun membenarkan melalui sebuah video rilis berdurasi 2 menit 14 detik.

“Bahwa benar pada hari ini, Selasa (30/4/2024), telah terjadi penyerangan terhadap Polsek Homeyo, Kabupaten Intan Jaya sekitar pukul 08.00 WIT. Akibat dari penyerangan, terdapat satu warga sipil meninggal dunia,” kata Bayu.

Disampaikan, korban mengalami luka tembak pada bagian dada sebelah kiri tembus ke punggung bagian belakang.

Baca Juga :  Pemulihan Kerugian Negara Rp31,3 Miliar Kasus Korupsi Proyek Aerosport Mimika

“Identitas dari korban yaitu Alexander Parapak, laki laki, lahir di Makale 17 Maret 2024. Yang bersangkutan merupakan Suku Toraja. Saat ini, korban sedang dilakukan evakuasi,” ungkapnya.

Bayu menyebutkan bahwa pelaku yang melakukan penyerangan diduga merupakan KKB aktif di Intan Jaya Kodap VIII Kemabu pimpinan Keni Tipagau.

Bayu juga menegaskan, pihaknya akan terus melakukan upaya penegakkan hukum terhadap KKB yang melakukan gangguan kamtibmas di wilayah hukum Polda Papua.

“Situasi kamtibmas di sekitar Polsek Homeyo sampai dengan saat ini, masih rawan terkendali. Anggota kami tetap melakukan siaga untuk menjamin situasi kamtibmas kembali normal,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Korban Tewas dalam Mobil di Kuala Kencana Merupakan Anggota TNI, Ada Luka Tembak di Dada
4 Anggota OPM Puncak Jaya Serahkan Senjata, Pilih Kembali ke Masyarakat
12 Hari Dirawat, Demerina Korban Penyanderaan KKB di Mimika Kembali ke Keluarga
Kontak Senjata di Intan Jaya, 4 Anggota Kelompok Bersenjata Dilaporkan Tewas
Anggota KKB Penembak ASN di Yahukimo Ditangkap, Tiga Amunisi Disita
Sarang Sabu di Lorong Togel Mimika Digerebek, Polisi Sita Timbangan dan Bong
Pemulihan Kerugian Negara Rp31,3 Miliar Kasus Korupsi Proyek Aerosport Mimika
Pelecehan Seksual Berulang di Jayapura, Mengapa Korban Belum Terlindungi?

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 19:42 WIT

Korban Tewas dalam Mobil di Kuala Kencana Merupakan Anggota TNI, Ada Luka Tembak di Dada

Sabtu, 26 September 2026 - 22:07 WIT

4 Anggota OPM Puncak Jaya Serahkan Senjata, Pilih Kembali ke Masyarakat

Jumat, 25 September 2026 - 18:20 WIT

12 Hari Dirawat, Demerina Korban Penyanderaan KKB di Mimika Kembali ke Keluarga

Jumat, 25 September 2026 - 18:00 WIT

Kontak Senjata di Intan Jaya, 4 Anggota Kelompok Bersenjata Dilaporkan Tewas

Rabu, 23 September 2026 - 19:55 WIT

Anggota KKB Penembak ASN di Yahukimo Ditangkap, Tiga Amunisi Disita

Berita Terbaru

Ilustrasi.

Ekonomi

Meraba Pertumbuhan Ekonomi di Kabupaten Mimika

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:20 WIT

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Mimika, Samuel Yogi. (Foto: Galeri Papua/Endy Langobelen)

Ekonomi

Mimika Punya 17 Ribu UMKM, Baru 3 Ribu Masuk Pembinaan

Senin, 5 Okt 2026 - 22:35 WIT