Natal Berdarah di Yahukimo: Dua Warga Dibacok, Satu Tewas

Endy Langobelen

Sabtu, 27 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salah satu korban pembacokan di RSUD Dekai, Yahukimo, Papua Pegunungan. (Foto: Istimewa/Dok. Satgas Humas Operasi Damai Cartenz)

Salah satu korban pembacokan di RSUD Dekai, Yahukimo, Papua Pegunungan. (Foto: Istimewa/Dok. Satgas Humas Operasi Damai Cartenz)

YAHUKIMO — Perayaan Hari Raya Natal di Kota Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, berubah menjadi duka mendalam.

Dalam kurun waktu kurang dari 12 jam, dua warga sipil pendatang menjadi korban penganiayaan berat oleh orang tak dikenal.

Satu korban tewas di tempat, sementara satu lainnya kini masih berjuang menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Peristiwa pertama terjadi pada Kamis malam, 25 Desember 2025, sekitar pukul 20.45 WIT, di Jalan Sosial Matoa, Distrik Dekai. Seorang pria bernama Ramli S (51 tahun) ditemukan meninggal dunia bersimbah darah di badan jalan.

Kepala Operasi Damai Cartenz-2025, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, menjelaskan korban diduga dianiaya oleh lima orang pelaku tak dikenal yang menggunakan senjata tajam.

“Korban bernama Ramli S, usia 51 tahun, ditemukan meninggal dunia di tempat kejadian perkara dengan luka bacok pada bagian leher. Korban diduga menjadi korban penganiayaan oleh lima orang pelaku tidak dikenal yang menggunakan senjata tajam,” ujar Brigjen Faizal.

Selain luka fatal di bagian leher, korban juga mengalami sejumlah luka lain.

“Korban mengalami luka bacok pada telapak tangan serta luka robek pada pergelangan tangan kiri. Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, sebelum kejadian korban sempat meminta air minum, kemudian tidak lama berselang ditemukan tersungkur di jalan dalam kondisi bersimbah darah, sementara para pelaku langsung melarikan diri,” jelasnya.

Baca Juga :  Demo di Kantor Dishub Mimika, Masyarakat 4 Distrik Tuntut Buka Penerbangan

Mendapat laporan warga, aparat gabungan Polres Yahukimo, Brimob BKO, dan Satgas Operasi Damai Cartenz-2025 segera bergerak cepat mengamankan lokasi, melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), serta mengevakuasi korban ke RSUD Dekai sebelum akhirnya dibawa ke ruang jenazah.

Belum genap sehari, aksi kekerasan kembali terjadi. Pada Jumat pagi, 26 Desember 2025, sekitar pukul 09.00 WIT, seorang warga pendatang lainnya bernama Ardi (45 tahun) diserang di sebuah bengkel motor di Jalan Papua, Distrik Dekai.

Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz-2025, Kombes Pol. Adarma Sinaga, menyebut korban mengalami luka serius akibat serangan senjata tajam.

“Korban mengalami luka tusuk atau sobek pada bagian leher belakang sebelah kiri serta luka sobek pada tangan kanan akibat serangan senjata tajam,” ungkap Kombes Adarma.

Menurut keterangan saksi, korban masih sempat memberikan informasi awal sebelum akhirnya mendapatkan pertolongan.

“Korban sempat menyampaikan kepada warga bahwa dirinya telah ditikam. Selanjutnya, korban segera dievakuasi oleh masyarakat ke RSUD Dekai untuk mendapatkan penanganan medis. Saat ini, korban dalam kondisi sadar dan masih menjalani perawatan intensif,” tambahnya.

Baca Juga :  Satgas ODC Identifikasi Tujuh Terduga Pelaku Pembunuhan Pilot AMA

Menyikapi dua kejadian beruntun tersebut, aparat gabungan Polres Yahukimo dan Satgas Operasi Damai Cartenz-2025 meningkatkan pengamanan di Kota Dekai.

Langkah-langkah yang dilakukan meliputi olah TKP lanjutan, patroli gabungan, serta razia di sejumlah titik rawan guna mencegah aksi susulan.

Aparat menduga kedua peristiwa ini saling berkaitan dan merupakan bagian dari rangkaian gangguan keamanan yang mengarah pada aktivitas kelompok bersenjata KKB Kodap XVI Yahukimo.

Satgas Operasi Damai Cartenz menegaskan komitmennya untuk mengusut tuntas kasus tersebut.

“Kami akan terus mengidentifikasi dan memburu para pelaku guna menegakkan hukum, memberikan keadilan bagi para korban, serta menjamin rasa aman bagi seluruh masyarakat Kabupaten Yahukimo,” tegas Kombes Adarma.

Aksi kekerasan yang terjadi di tengah perayaan Natal ini menuai kecaman luas. Penyerangan terhadap warga sipil dinilai sebagai tindakan tidak berperikemanusiaan, mencederai nilai kemanusiaan, toleransi, serta kesucian momentum keagamaan yang seharusnya dipenuhi damai dan kasih.

Aparat keamanan mengimbau masyarakat agar tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan, serta segera melaporkan setiap informasi yang berkaitan dengan peristiwa tersebut kepada pihak berwenang.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Korban Tewas dalam Mobil di Kuala Kencana Merupakan Anggota TNI, Ada Luka Tembak di Dada
4 Anggota OPM Puncak Jaya Serahkan Senjata, Pilih Kembali ke Masyarakat
12 Hari Dirawat, Demerina Korban Penyanderaan KKB di Mimika Kembali ke Keluarga
Kontak Senjata di Intan Jaya, 4 Anggota Kelompok Bersenjata Dilaporkan Tewas
Anggota KKB Penembak ASN di Yahukimo Ditangkap, Tiga Amunisi Disita
Sarang Sabu di Lorong Togel Mimika Digerebek, Polisi Sita Timbangan dan Bong
Pemulihan Kerugian Negara Rp31,3 Miliar Kasus Korupsi Proyek Aerosport Mimika
LBH TPRA Laporkan Dugaan Mafia Tanah Keluarga Sumbari ke Polisi, Soroti Sikap BPN Mimika

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 19:42 WIT

Korban Tewas dalam Mobil di Kuala Kencana Merupakan Anggota TNI, Ada Luka Tembak di Dada

Sabtu, 26 September 2026 - 22:07 WIT

4 Anggota OPM Puncak Jaya Serahkan Senjata, Pilih Kembali ke Masyarakat

Jumat, 25 September 2026 - 18:20 WIT

12 Hari Dirawat, Demerina Korban Penyanderaan KKB di Mimika Kembali ke Keluarga

Jumat, 25 September 2026 - 18:00 WIT

Kontak Senjata di Intan Jaya, 4 Anggota Kelompok Bersenjata Dilaporkan Tewas

Rabu, 23 September 2026 - 19:55 WIT

Anggota KKB Penembak ASN di Yahukimo Ditangkap, Tiga Amunisi Disita

Berita Terbaru

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Mimika, Samuel Yogi. (Foto: Galeri Papua/Endy Langobelen)

Ekonomi

Mimika Punya 17 Ribu UMKM, Baru 3 Ribu Masuk Pembinaan

Senin, 5 Okt 2026 - 22:35 WIT

Ketua PC Pemuda Muslim Indonesia Kabupaten Mimika, Muh. Ardhi Chairun. (Foto: Istimewa)

Kesehatan

PC PMI Mimika Dorong Program Eliminasi Malaria

Senin, 5 Okt 2026 - 19:59 WIT