PFA Harapan Baru Generasi Papua!

Jumat, 9 Februari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Para siswa Papua Football Academy menjalani latihan di Mimika Sport Complex, Timika, Papua Tengah. (Foto: Istimewa/Corporate Communication PTFI)

Para siswa Papua Football Academy menjalani latihan di Mimika Sport Complex, Timika, Papua Tengah. (Foto: Istimewa/Corporate Communication PTFI)

MIMIKA – Berdiri di Timika sejak 2022, Papua Football Academy (PFA) menjadi oase dalam dunia sepak bola Papua dan Indonesia dengan adanya harapan lahirnya bakat-bakat muda yang menjanjikan.

Kehadiran PFA di tanah Papua tidak hanya memberikan manfaat bagi para siswa terpilih saja, tetapi juga memiliki dampak positif yang signifikan bagi komunitas dan perkembangan sepak bola di Papua.

Bermarkas di Mimika Sport Complex, Timika, PFA mengupayakan adanya peningkatan keterampilan para putra Papua yang memiliki potensi di bidang sepak bola, memperluas peluang karier baik di level nasional maupun internasional, serta pemberdayaan masyarakat, dan promosi potensi Papua ke area yang lebih besar lagi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

PFA yang baru mempunyai dua angkatan siswa dengan kelompok umur U-14 (angkatan pertama) dan U-13 (angkatan kedua) mendapatkan dukungan sekolah akademik dan non akademik sebagai penunjang pendidikan formal dan karakter.

Para siswa Papua Football Academy menjalani latihan di Mimika Sport Complex, Timika, Papua Tengah. (Foto: Istimewa/Corporate Communication PTFI)

Selain itu, peningkatan standar gizi dan nutrisi dalam makanan sehari-hari juga menjadi fokus utama yang diprioritaskan untuk para siswa PFA guna mencetak bibit-bibit atlet berstandar internasional.

Untuk pendidikan akademik, siswa PFA diwajibkan belajar di sekolah formal dari Senin sampai Jumat berbasis home schooling dengan total jam belajar selama 20 jam seminggu dengan penerapan kurikulum Merdeka Belajar yang bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Mimika.

Sesuai dengan visi misi dari pendukung utama PFA, PT Freeport Indonesia, sebagaimana yang disampaikan oleh Claus Wamafma selaku Direktur PT Freeport Indonesia bahwa PFA bukan hanya sekadar akademi sepak bola, melainkan ikon baru untuk Papua.

Baca Juga :  IMPAS Education ke-13 Hadir di Mimika: Dorong Transformasi Digital di Tanah Papua

“Ada satu bagian yang sebenarnya terlupakan dalam tiga dekade terakhir di Papua, yakni pembangunan mental dan budaya. Salah satunya melalui olahraga. PFA hadir untuk melaksanakan tugas tersebut,” ujar Claus.

“Kami (PT Freeport Indonesia) akan terus mendukung kehadiran PFA dengan semua fasilitas mengacu pada standar yang dipersyaratkan dari semua bidang. Dengan harapan, suatu saat siswa PFA yang dilatih di sini bisa kembali ke masyarakat dengan peningkatan kualitas karakter yang positif,” tutur Claus dengan semangat.

Diresmikan oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, dilansir dari Kompas.com, PFA telah menjadi perbincangan hangat di kalangan para petinggi negara seperti Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani, dan Ketua DPR RI, Puan Maharani.

“Bertemu Ibu Sri Mulyani yang ditanyakan bukan hal lain tapi justru tentang PFA. Berbicara dengan Ibu Puan juga tentang pembangunan fundamental generasi muda Papua lewat olahraga,” jelas Claus.

Salah satu ikon sepak bola Papua, Ortizan Solossa, melihat PFA sebagai harapan baru untuk generasi muda Papua.

“Kehadiran Papua Football Academy ikut menyelamatkan generasi masa depan Papua, khususnya di cabang olahraga sepak bola,” ucap sosok yang pernah bermain untuk Persipura Jayapura dan PSM Makassar ini.

“Nama-nama pelatih yang ada di PFA tidak usah diragukan lagi. Dari Wolfgang Pikal yang pernah menangani tim nasional, lalu ada Ardiles putra daerah juga Rully Nere yang punya nama besar sebagai pesepak bola Indonesia asal Papua,” katanya menambahkan.

Baca Juga :  Pencarian Lima Pekerja Terdampak Wet Muck Masih Terus Dilakukan

Bukan hanya berfokus di pengembangan skill dan teknik dalam bermain bola, pendidikan karakter yang dibina para pelatih kepada siswa pun terasa oleh para orang tua. Banyak kebiasaan baru yang dimulai dari asrama diterapkan dengan baik hingga ke rumah.

Para siswa Papua Football Academy menjalani latihan di Mimika Sport Complex, Timika, Papua Tengah. (Foto: Istimewa/Corporate Communication PTFI)

“Berlatih keras di PFA dan diajarkan disiplin di dalam dan luar lapangan menjadi bekal yang luar biasa untuk perkembangan anak-anak kita. Kami sebagai orang tua hanya bisa berdoa dan mendukung untuk keberhasilan bagi anak-anak kami,” kata Yance Susim, orang tua dari Samuel Cundrad Susim, siswa PFA angkatan pertama.

“Selama setahun anak saya ‘sekolah’ di PFA, perubahan sifatnya sangat drastis dan tentunya ke arah positif. Anak saya ini tadinya sangat malu dan selalu nempel dengan Ibunya. Setelah kembali ke rumah pada waktu liburan, saya sampai kaget, dia berubah jadi sosok yang mandiri dan sadar akan pekerjaan rumah. Saya senang sekali,” ujar Betty, orang tua dari Perez Rumaseb yang juga merupakan siswa PFA angkatan awal.

Sebagai investasi sosial dari PT Freeport Indonesia, anak-anak yang terpilih menjadi siswa Papua Football Academy tidak hanya mendapatkan manfaat secara individu, tetapi disiapkan untuk juga bisa bermanfaat dan mempunyai dampak positif untuk perkembangan sepak bola Papua dan lingkungan sekitar secara menyeluruh.

Dengan terus memberikan dukungan dan perhatian, besar harapan PFA memiliki potensi untuk menjadi pusat pengembangan bakat sepak bola yang lebih besar lagi di masa depan.

PFA, dari tanah Papua untuk Indonesia.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Drama Penalti, Persipani Singkirkan Persemi dan Lolos ke Final Liga 4 Papua Tengah
Comeback, Persipuncak Singkirkan Persido 2-1 di Semifinal Liga 4 Papua Tengah
Libas Persemi 2-1, Persido Dogiyai Juara Grup A
Laga Persemi vs Persido Ditunda Akibat Hujan Deras, Dilanjutkan dari Menit ke-28
Persipuncak Tahan Persipani 0-0, Pelatih Soroti Penyelesaian Akhir
Jamu Persipuja, Persemi Pesta Gol Lagi: Kunci Tiket Semifinal Liga 4 Papua Tengah
Minim Persiapan, Persintan Alami Kekalahan Beruntun di Liga 4 Papua Tengah
Tampil Perkasa, Persido Bantai Persintan 6-0 di Liga 4 Papua Tengah

Berita Terkait

Senin, 16 Maret 2026 - 21:03 WIT

Drama Penalti, Persipani Singkirkan Persemi dan Lolos ke Final Liga 4 Papua Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 - 20:53 WIT

Libas Persemi 2-1, Persido Dogiyai Juara Grup A

Kamis, 12 Maret 2026 - 19:38 WIT

Laga Persemi vs Persido Ditunda Akibat Hujan Deras, Dilanjutkan dari Menit ke-28

Kamis, 12 Maret 2026 - 12:11 WIT

Persipuncak Tahan Persipani 0-0, Pelatih Soroti Penyelesaian Akhir

Rabu, 11 Maret 2026 - 19:49 WIT

Jamu Persipuja, Persemi Pesta Gol Lagi: Kunci Tiket Semifinal Liga 4 Papua Tengah

Berita Terbaru

Kader HMI Cabang Jayapura berfoto bersama di belakang spanduk kegiatan berbagi takjil di Kota Jayapura, Papua, Minggu, 15 Maret 2026. Foto: dok. HMI Cabang Jayapura.

Organisasi

HMI Jayapura Gelar Bagi Takjil di Dua Titik Kota

Senin, 16 Mar 2026 - 23:10 WIT

*Stadion Wania Imipi Diasesmen Polda untuk Liga 4 PSSI Papua Tengah* MIMIKA – Menjelang bergulirnya kompetisi Piala Gubernur Liga 4 PSSI Papua Tengah musim 2025/2026 pada 9 Maret 2026 mendatang, kesiapan Stadion Wania Imipi SP... _Baca selengkapnya:_ https://galeripapua.com/stadion-wania-imipi-diasesmen-polda-untuk-liga-4-pssi-papua-tengah/