PTFI dan Keuskupan Timika Beri Pelatihan Keterampilan Pertukangan bagi Pemuda Kamoro

Ahmad

Minggu, 17 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seluruh peserta pelatihan mendapat kesempatan praktik membuat dinding menggunakan semen hingga pemasangan keramik sebagai bekal ilmu dasar pertukangan yang diberikan instruktur NM. (Foto: Istimewa/Dok. PTFI)

Seluruh peserta pelatihan mendapat kesempatan praktik membuat dinding menggunakan semen hingga pemasangan keramik sebagai bekal ilmu dasar pertukangan yang diberikan instruktur NM. (Foto: Istimewa/Dok. PTFI)

MIMIKA – PT Freeport Indonesia (PTFI) bersama Keuskupan Timika melalui Koperasi Maria Bintang Laut (KMBL) memberikan pelatihan keterampilan pertukangan kepada 20 pemuda Kamoro dari kampung binaan di wilayah pesisir selatan Kabupaten Mimika.

Pelatihan berlangsung selama 10 hari, mulai dari tanggal 5—15 November 2024, bertempat di Komplek Keuskupan Timika, Papua Tengah.

Senior Vice President (SVP) Sustainable Development PTFI, Nathan Kum, mengatakan para pemuda ini berasal dari Nayaro, Nawaripi, Koperapoka, Ayuka, dan Tipuka.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Nathan menyebutkan, keterampilan Pertukangan (Basic Constructions) merupakan salah satu kemampuan dasar yang diperlukan untuk mendukung percepatan pembangunan dan peningkatan ekonomi warga.

“Freeport melatih para pemuda dari lima kampung binaan agar mereka memiliki keterampilan dasar pertukangan,” katanya, dalam keterangan tertulis yang diterima Galeripapua.com, Minggu (17/11/2024).

Baca Juga :  170 Guru di Berbagai Jenjang di Mimika Terima Sertifikat Pelatihan Microsoft

Nathan mengatakan pelatihan ini merupakan sesi kedua tahun 2024. Sesi pertama telah berlangsung pada Juli lalu.

Instruktur Carpenter dari Institute Pertambangan Nemangkawi (IPN) milik PTFI menjadi fasilitator dan mengajarkan berbagai keterampilan dasar seperti ilmu pertukangan, perbaikan listrik, dan membuat campuran semen bangunan.

“PTFI bersama Keuskupan Timika sangat mendukung anak muda Kamoro dari lima kampung binaan untuk meningkatkan keterampilan pertukangan. Diharapkan setelah mengikuti pelatihan ini para peserta dapat terus mempraktikan ilmu yang didapatkan,” ujar Nathan.

Nathan menambahkan Freeport Indonesia terus berkomitmen dalam mendorong pemberdayaan masyarakat dengan meningkatkan keterampilan warga yang berdomisili di sekitar area operasi pertambangan agar semakin sejatera di masa depan.

Ketua Koperasi Maria Bintang Laut (KMBL), Benyamin Meo, yang juga sebagai perwakilan Keuskupan Timika berharap melalui pelatihan ini, pemuda Kamoro dapat membangun kampungnya tanpa harus mencari tenaga ahli dari luar kampung bahkan luar Papua.

Baca Juga :  IMPAS Education ke-13 Hadir di Mimika: Dorong Transformasi Digital di Tanah Papua

Sementara itu, seorang pemuda Kamoro, Kelik Utauru, mewakili peserta pelatihan merasakan manfaat langsung atas ilmu yang diterima.

“Kegiatan pelatihan Carpenter ini sangat membantu kita, menambah ilmu. Dari apa yang kita tidak tahu, menjadi tahu bagaimana membangun rumah. Terima kasih kepada Institut Pertambangan Nemangkawi memberi pelatihan teori dan praktek,” ungkapnya.

Kelik menceritakan, dalam pelatihan keterampilan pertukangan, ia mendapat pembekalan teori di kelas dan praktek lapangan setiap hari termasuk cara memasang besi rangka bangunan hingga cara menempel keramik di dinding.

“Mungkin di rumah kita bisa beli keramik dan pasang sendiri. Hal ini sangat membantu,” tutup Kelik.


Update berita terbaru lainnya dengan mengikuti saluran Galeripapua.com WhatsApp Channel. Klik link berikut https://whatsapp.com/channel/0029VafbmilChq6Dj7IL2i46

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Udara Tidak Sehat, Bupati Mimika Siapkan Edaran Peliburan Sekolah
Mimika Terapkan Barcode E-Mitan untuk Atur Penjualan Minyak Tanah
Menyemai Asa Kopi Gunung di Kota Industri
Kelompok Tani Gereja di Mimika Dorong Pertanian Jadi Penopang Ekonomi Jemaat
Emas dan Bumbu Dapur Picu Inflasi Mimika Tembus 5,03 Persen pada September 2026
Meraba Pertumbuhan Ekonomi di Kabupaten Mimika
Mimika Punya 17 Ribu UMKM, Baru 3 Ribu Masuk Pembinaan
Menjelang Tiga Dekade Mimika: Menguji Resiliensi UMKM dan Ambisi Ekonomi Papua Tengah

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 13:27 WIT

Udara Tidak Sehat, Bupati Mimika Siapkan Edaran Peliburan Sekolah

Jumat, 9 Oktober 2026 - 17:51 WIT

Mimika Terapkan Barcode E-Mitan untuk Atur Penjualan Minyak Tanah

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:04 WIT

Menyemai Asa Kopi Gunung di Kota Industri

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:25 WIT

Kelompok Tani Gereja di Mimika Dorong Pertanian Jadi Penopang Ekonomi Jemaat

Rabu, 7 Oktober 2026 - 00:22 WIT

Emas dan Bumbu Dapur Picu Inflasi Mimika Tembus 5,03 Persen pada September 2026

Berita Terbaru

Jajaran Pemda Mimika dalam kegiatan upacara HUT ke-30 Kabupaten Mimika di halaman Kantor Pusat Pemerintahan, Jalan Poros SP3, Timika, Papua Tengah, Senin (12/10/2026). (Foto: Galeri Papua/Fernando Rio)

Pemerintahan

HUT ke-30 Mimika, Bupati Minta OPD Evaluasi Program Pembangunan

Senin, 12 Okt 2026 - 13:23 WIT