NABIRE – Layanan internet Telkomsel dan IndiHome mengalami penurunan kualitas di sejumlah wilayah Papua Tengah, Papua Selatan, dan Papua Barat sejak Selasa (9/9/2025) sore.
Kondisi ini membuat sebagian besar pelanggan, termasuk di Nabire, melaporkan sulitnya mengakses jaringan internet.
Telkomsel melalui General Manager Region Network Operations and Productivity Telkomsel Maluku dan Papua, Yasrinaldi, menjelaskan gangguan terjadi karena proses perbaikan tahap permanen (permanent recovery) pada kabel laut Sorong–Merauke yang tengah dikerjakan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk.
“Selama proses perbaikan, akan ada penurunan kualitas layanan internet pada 9–10 September 2025 serta 12–14 September 2025,” ujar Yasrinaldi dalam pernyataan resminya, Senin (8/9/2025).
Ia merinci, penurunan kualitas internet Telkomsel dan IndiHome paling terdampak di Kabupaten Merauke, Boven Digoel, dan Kaimana.
Layanan di wilayah tersebut sementara dialihkan melalui jaringan backup radio terestrial dan satelit, sehingga kecepatan akses menjadi terbatas. Meski demikian, layanan telepon dan SMS tetap berjalan normal.
Pelanggan yang terdampak juga mendapat kompensasi berupa kuota komunikasi khusus, yakni 1.000 SMS dan 60 menit telepon seharga Rp1. Fasilitas ini bisa diaktifkan melalui UMB 88820# selama periode gangguan.
Sementara itu, gangguan IndiHome juga dialami pelanggan di Kabupaten Mimika, Asmat, Mappi, Nabire, dan Waropen.
Telkomsel turut menyiapkan Posko Merah Putih di beberapa titik strategis di Merauke dan Mimika. Di posko ini, masyarakat bisa menikmati layanan internet gratis selama proses perbaikan berlangsung.
“Telkomsel menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan. Kami berkomitmen memberikan layanan terbaik dan akan terus menyampaikan pembaruan terkait perbaikan kabel laut ini,” kata Yasrinaldi.










