Petugas Sampah Mogok Kerja, Sampah Menumpuk di Jalanan Timika

Endy Langobelen

Senin, 9 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas pengangkut sampah di Mimika mogok kerja, Senin (9/3/2026). (Foto: Galeri Papua/Endy Langobelen)

Petugas pengangkut sampah di Mimika mogok kerja, Senin (9/3/2026). (Foto: Galeri Papua/Endy Langobelen)

MIMIKA – Petugas pengangkut sampah yang berada di bawah naungan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Mimika melakukan aksi mogok kerja pada Senin (9/3/2026).

Aksi tersebut membuat aktivitas pengangkutan sampah di dalam Kota Timika lumpuh total sejak pagi hari.

Akibatnya, sampah terlihat menumpuk di sejumlah ruas jalan karena tidak ada truk pengangkut yang beroperasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pantauan Galeripapua.com, aksi mogok sudah berlangsung sejak subuh. Para sopir truk bersama petugas pengangkut sampah berkumpul di pangkalan mereka yang berada di Kantor Dinas Lingkungan Hidup lama, Jalan Cenderawasih.

Dalam pertemuan tersebut, para pekerja sepakat untuk tidak melakukan aktivitas kerja. Tak satu pun armada truk sampah yang keluar beroperasi seperti biasanya.

Baca Juga :  Data Dapodik Bermasalah, Distribusi MBG di Mimika Kacau

Situasi ini berdampak langsung pada pelayanan kebersihan di Kota Timika. Sejumlah titik terlihat mulai dipenuhi tumpukan sampah yang belum diangkut.

Sampah menumpuk di Jalan Perintis, Kota Timika, akibat pengangkut sampah mogok kerja, Senin (9/3/2026). (Foto: Galeri Papua/Endy Langobelen)
Sampah menumpuk di Jalan Perintis, Kota Timika, akibat pengangkut sampah mogok kerja, Senin (9/3/2026). (Foto: Galeri Papua/Endy Langobelen)

Berdasarkan informasi yang dihimpun, aksi mogok kerja ini dipicu oleh adanya pemecatan sepihak terhadap salah satu sopir yang kemudian digantikan oleh orang dari luar. Kebijakan itu dinilai tidak sesuai prosedur dan aturan yang berlaku.

Baca Juga :  Bendera Bintang Kejora Berkibar di Timika, Polisi Lakukan Pendalaman

Selain persoalan tersebut, para pekerja juga menyampaikan sejumlah keluhan lain. Di antaranya terkait pengadaan alat pelindung diri (APD) serta besaran tunjangan hari raya (THR) yang dianggap tidak sesuai.

Untuk meredam situasi, Kepala Seksi Persampahan Dinas Lingkungan Hidup, Aris Sampe Mambulu, sempat menemui para pekerja dan melakukan diskusi di lokasi pangkalan.

Namun pertemuan tersebut belum menghasilkan kesepakatan ataupun solusi yang diharapkan para pekerja.

Para sopir dan petugas pengangkut sampah menuntut agar Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Mimika hadir secara langsung untuk bertemu dan memberikan penjelasan terkait persoalan yang mereka alami.

Hingga berita ini diterbitkan, para pekerja kebersihan tersebut masih bertahan melakukan aksi mogok kerja dan menunggu respons dari pihak dinas terkait.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Petugas Kebersihan di Timika Temukan Jasad Bayi di Tumpukan Sampah
Dua Kelompok Saling Serang di Timika, Seorang Warga Terluka Kena Panah
Seorang Pria di Mimika Dibacok OTK
Hari Keenam Ledakan Biak Numfor, 17 Potongan Tubuh Kembali Ditemukan
Hilang Kontak 4 Hari, Speed Boat Pengangkut Apel Tujuan Asmat Ditemukan Selamat
Korban Ledakan Biak Numfor Bertambah Jadi 6 Orang, 3 Dalam Pencarian
Aksi Spontanitas di Kuala Kencana Akhirnya Bubar, Blokade Jalan Dibuka
Breaking News: Aksi Blokade di Check Point Kuala Kencana

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 23:17 WIT

Petugas Kebersihan di Timika Temukan Jasad Bayi di Tumpukan Sampah

Kamis, 11 Juni 2026 - 12:20 WIT

Seorang Pria di Mimika Dibacok OTK

Sabtu, 6 Juni 2026 - 12:22 WIT

Hari Keenam Ledakan Biak Numfor, 17 Potongan Tubuh Kembali Ditemukan

Sabtu, 6 Juni 2026 - 07:59 WIT

Hilang Kontak 4 Hari, Speed Boat Pengangkut Apel Tujuan Asmat Ditemukan Selamat

Kamis, 4 Juni 2026 - 18:23 WIT

Korban Ledakan Biak Numfor Bertambah Jadi 6 Orang, 3 Dalam Pencarian

Berita Terbaru