MIMIKA – Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Mimika memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H dengan menggelar tausiah kebangsaan bertema “Menanamkan Nilai Ukhuwah Islamiah” di Masjid Nurul Iman, Jalan Pendidikan, Mimika, Papua Tengah, Minggu (14/9/2025).
Acara ini diisi ceramah oleh Ustaz Abdul Muthalib Elwahan B.A, S.Pd, dan dihadiri sejumlah tokoh, di antaranya alumni PMII Papua M. Din Renyaan, alumni PMII Mimika, pengurus DKM Masjid Nurul Iman, Majelis Taklim, serta sahabat Arifin Letsoin selaku ketua cabang PMII Mimika pertama.
Ketua PC PMII Mimika, Abdullah Rahman Bugis, dalam sambutannya menegaskan bahwa peringatan maulid menjadi momentum untuk meneladani perjuangan Rasulullah SAW.
“Kegiatan ini adalah bentuk kecintaan kita kepada Nabi Muhammad SAW. Sebagai umat Islam, kita sepatutnya menjadikan perjalanan Rasulullah sebagai ikhtiar dalam menegakkan keadilan, kejujuran, dan semangat perjuangan,” ujarnya.
Abdullah menambahkan, kader PMII di Mimika harus mampu menjadi intelektual Islam yang memberi manfaat luas.
“Sebagaimana firman Allah dalam Al-Qur’an surah Al-Anbiya ayat 107, ‘Dan tidaklah Kami mengutus engkau (Muhammad), melainkan sebagai rahmat bagi seluruh alam’. Itulah spirit yang harus dihidupi setiap kader PMII,” tambahnya.
Ketua Bidang Keagamaan PC PMII Mimika, Muhammad Alwan, menyebut kegiatan ini merupakan program tahunan organisasi sekaligus ruang mempererat silaturahmi umat Islam di Mimika.
“Peringatan maulid bukan hanya seremonial, tetapi refleksi agar kita meneladani akhlak Rasulullah SAW dan berkomitmen menjaga kedamaian serta persaudaraan di Mimika, rumah kita bersama,” katanya.
Sementara itu, M. Din Renyaan selaku alumni PMII Papua menekankan pentingnya peran alumni dalam mendampingi kader di Mimika.
“Saya berharap internal PMII Mimika dapat menghasilkan kaderisasi yang lebih baik dan berkualitas. Alumni harus hadir dan berkontribusi agar adik-adik PMII merasa mendapat dukungan dari seniornya,” pesannya.
Kegiatan yang digelar oleh Bidang Keagamaan PC PMII Mimika ini ditutup dengan doa bersama sebagai pengikat ukhuwah Islamiah di Kabupaten Mimika.










