Dari Timika ke Tual, TIFA Creative Siap Pukau Penonton di Festival Pesona Meti Kei

Endy Langobelen

Rabu, 22 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rombongan TIFA Creative bersiap-siap menuju Tual, Maluku Tenggara. (Foto: Galeri Papua/Endy Langobelen)

Rombongan TIFA Creative bersiap-siap menuju Tual, Maluku Tenggara. (Foto: Galeri Papua/Endy Langobelen)

MIMIKA – Komunitas seni TIFA Creative siap menampilkan karya terbaiknya di ajang Festival Pesona Meti Kei 2025 yang digelar di Kabupaten Maluku Tenggara.

Rabu (22/10/2025) dini hari, rombongan TIFA bertolak menuju Tual menggunakan kapal Pelni KM Leuser atas undangan khusus dari Dinas Pariwisata Kabupaten Maluku Tenggara.

Dinaungi semangat kolaborasi lintas daerah, TIFA akan tampil pada acara puncak festival tanggal 26 Oktober 2025, dengan menghadirkan pertunjukan khas bertajuk Tari Pangkur Sagu—sebuah karya yang memadukan unsur budaya Papua dengan kearifan lokal masyarakat Kei.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Persiapan kami sudah dilakukan cukup lama. Kami benar-benar siap dan mendengar kabar bahwa masyarakat Tual juga sudah penasaran dengan penampilan TIFA,” ujar Alfo Smith, Art Director TIFA Creative, sebelum keberangkatan di Pelabuhan Poumako, Timika, Papua Tengah.

Rombongan beranggotakan sekitar 15 orang penari dan kru. Dalam penampilannya nanti, TIFA akan menampilkan kolaborasi antara Tari Pangkur Sagu, Tari Papua Umum, dan SEKA, menggambarkan harmoni antara laut dan daratan.

Baca Juga :  Pj Bupati Mappi Kukuhkan Anggota Paskibra dan Pimpin Upacara Taptu

“Kami pilih Tari Pangkur Sagu karena maknanya dekat dengan tema Meti Kei. Saat laut surut banyak ikan, dan itu selalu disandingkan dengan sagu, papeda, atau embal—makanan khas yang menggambarkan kehidupan masyarakat pesisir,” jelas Alfo.

Meski perjalanan ditempuh dengan biaya mandiri dan dukungan keluarga, semangat tim tidak surut.

“Semuanya dari rumah tangga TIFA dan keluarga. Bahkan untuk keberangkatan ini kami sempat berjualan kue lontar untuk menambah biaya tiket,” ungkapnya.

Menurut Alfo, keikutsertaan TIFA di ajang nasional ini merupakan langkah strategis untuk memperluas peran mereka, tidak hanya sebagai event organizer, tetapi juga sebagai pelaku seni pertunjukan yang serba bisa.

“TIFA sekarang membuka sayap selebar-lebarnya. Kami ingin ada di berbagai posisi — entah sebagai penari, penyanyi, model, atau penyelenggara acara. Dunia pertunjukan menuntut kita untuk bisa di semua lini,” ujarnya.

Baca Juga :  Mimika Raih Juara Umum MTQ XXX Tingkat Provinsi se-Tanah Papua

Ia berharap, kehadiran TIFA di Maluku Tenggara dapat membuka peluang kerja sama dan pertukaran budaya ke depan.

“Kami sudah memberi waktu dan tenaga di sana. Harapannya, tahun depan giliran mereka yang bisa hadir dan tampil di Timika, di acara kami Timika Inside Festival of Art,” tambahnya.

Ini menjadi kedua kalinya TIFA tampil di Tual. Namun, Alfo menyebut, kali ini lebih spesial.

“Kalau yang dulu itu acara keagamaan, kali ini festival umum. Jadi lebih besar dan lebih bebas dalam berekspresi,” pungkasnya.

Festival Pesona Meti Kei sendiri merupakan agenda tahunan yang merayakan fenomena alam “meti”, yakni saat air laut surut jauh hingga menyisakan hamparan pasir putih di sepanjang pesisir Kei.

Acara ini menjadi salah satu ikon wisata budaya unggulan di Maluku Tenggara yang menampilkan parade seni, kuliner, dan tradisi bahari masyarakat setempat.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tim Kamoro dan Amungme Freeport Sapu Gelar, Boyong Juara Umum IFRC 2026
Tim Kamoro PTFI Berhasil Rebut Emas Fire Fighter Combat Challenge di IFRC 2026
13 Tim Berpacu dengan Waktu dalam Simulasi Rescue Bawah Air IFRC 2026
Hari Keempat IFRC di Freeport: Arena Uji Tangkas Rescuer hingga Hiburan Warga
Uji Kompetensi Penyelamat Awali Rangkaian IFRC 2026 di Kuala Kencana
IFRC 2026 Jadi Sarana Edukasi Keselamatan yang Menarik Minat Masyarakat Mimika
Hari Kedua IFRC 2026, 17 Tim Penyelamat Diuji dalam Tiga Kategori Ekstrem
IFRC 2026 Resmi Dibuka, 17 Tim Siap Adu Ketangkasan Jinakkan Api dan Penyelamatan

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 01:29 WIT

Tim Kamoro dan Amungme Freeport Sapu Gelar, Boyong Juara Umum IFRC 2026

Jumat, 30 Oktober 2026 - 19:04 WIT

Tim Kamoro PTFI Berhasil Rebut Emas Fire Fighter Combat Challenge di IFRC 2026

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:09 WIT

13 Tim Berpacu dengan Waktu dalam Simulasi Rescue Bawah Air IFRC 2026

Kamis, 29 Oktober 2026 - 20:43 WIT

Hari Keempat IFRC di Freeport: Arena Uji Tangkas Rescuer hingga Hiburan Warga

Kamis, 29 Oktober 2026 - 20:07 WIT

Uji Kompetensi Penyelamat Awali Rangkaian IFRC 2026 di Kuala Kencana

Berita Terbaru

Sebuah mobil milik anggota polisi dibakar oleh warga di Distrik Kwamki Narama, Mimika, Papua Tengah, Jumat, 30 Oktober malam. (Foto: Dok. Warga)

Hukrim

Mobil Anggota Polisi Dibakar di Kwamki Narama Mimika

Sabtu, 31 Okt 2026 - 16:55 WIT