Sampah Petasan Cemari Timika Usai Tahun Baru, DLH Catat 100 Ton Limbah dalam Dua Hari

Ahmad

Jumat, 2 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sampah petasan dan kembang api di ruas Jalan Budi Utomo pada hari kedua pasca malam kunci tahun, Jumat (2/1/2025). (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

Sampah petasan dan kembang api di ruas Jalan Budi Utomo pada hari kedua pasca malam kunci tahun, Jumat (2/1/2025). (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

MIMIKA — Dua hari setelah perayaan malam pergantian tahun, wajah Kota Timika, Papua Tengah, masih dipenuhi sampah.

Euforia menyambut tahun baru 2026 menyisakan persoalan serius: tumpukan limbah petasan dan kembang api yang mencemari sejumlah ruas jalan utama.

Pantauan media ini pada Jumat (2/1/2026) pagi menunjukkan, di berbagai titik kota masih terlihat sampah berserakan, mulai dari sisa kembang api, petasan, botol plastik, hingga kemasan makanan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kondisi paling mencolok terlihat di Jalan Budi Utomo, Jalan Yos Soedarso, dan Jalan Hassanudin.

Baca Juga :  Pemkab Mimika Gelar Musrenbang RKPD Tahun 2026, Ada 455 Usulan dari Distrik

Sampah-sampah tersebut merupakan sisa perayaan malam tahun baru yang dilakukan masyarakat, meski sebelumnya telah ada imbauan dari Kapolres dan Bupati Mimika agar perayaan tidak dilakukan dengan pesta kembang api dalam skala besar.

Akibat euforia yang berlebihan, volume sampah di Kabupaten Mimika melonjak drastis. Dalam dua hari berturut-turut, total sampah yang dihasilkan mencapai sekitar 100 ton.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Mimika, Jeffri Deda, membenarkan kondisi tersebut.

Ia mengatakan, laporan dari petugas dan pengawas kebersihan menunjukkan hampir seluruh jalan utama dipenuhi sampah petasan dan kembang api yang dibiarkan begitu saja oleh masyarakat.

Baca Juga :  Pengaruh Miras Bawa Parang, Pria Tewas Dipanah di Kwamki Narama Mimika

Ia juga mengakui adanya peningkatan signifikan volume sampah pascaperayaan tahun baru, terutama dari sisa kembang api, botol plastik, kemasan makanan, dan residu lainnya.

“Kota terlihat kotor karena sampah petasan dan kembang api,” katanya saat dihubungi wartawan, Jumat (2/1/2026).

Meski kondisi serupa kerap terjadi setiap awal tahun dan biasanya kembali normal pada pertengahan Januari, Jeffri menegaskan pentingnya kesadaran kolektif masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan.

“Ke depan kami mengajak semua pihak untuk merayakan dengan tetap menjaga kebersihan, karena ini adalah rumah kita bersama,” tutupnya.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

TPNPB Sebut Telah Menembak Mati Sopir di Jalur Wamena-Nduga, Warga Pendatang Diberi Peringatan
Seorang Pria Diduga Ditahan Kelompok Bersenjata di Jayawijaya, Dipaksa Dukung Papua Merdeka
Disinformasi Penculikan Anak di Facebook Picu Pemalangan Jalan di Mimika
Seorang Pria Korban Penikaman KM 9 Mimika Meninggal Usai Dirawat di RS
Seorang Pria Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di SP 2 Mimika
Kebakaran di SP7 Jadi Ancaman Karhutla, BPBD Mimika Warning Masyarakat
Seorang Pria Ditemukan Tewas dalam Indekos di Mimika
Tiga Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya Tewas Ditembak di Muliama

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 02:31 WIT

TPNPB Sebut Telah Menembak Mati Sopir di Jalur Wamena-Nduga, Warga Pendatang Diberi Peringatan

Selasa, 15 September 2026 - 23:24 WIT

Seorang Pria Diduga Ditahan Kelompok Bersenjata di Jayawijaya, Dipaksa Dukung Papua Merdeka

Selasa, 15 September 2026 - 21:23 WIT

Disinformasi Penculikan Anak di Facebook Picu Pemalangan Jalan di Mimika

Minggu, 13 September 2026 - 18:07 WIT

Seorang Pria Korban Penikaman KM 9 Mimika Meninggal Usai Dirawat di RS

Sabtu, 12 September 2026 - 15:08 WIT

Seorang Pria Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di SP 2 Mimika

Berita Terbaru