Petrus Yumte: Tidak Sekolah, Orang Papua Akan Jadi Korban Perubahan Zaman

Jefri Manehat

Senin, 21 Agustus 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi pendidikan di Papua.

i

Ilustrasi pendidikan di Papua.

MIMIKA – Pemerintah Kabupaten Mimika menekankan pentingnya pendidikan bagi anak usia dini, terutama bagi Orang Asli Papua (OAP) agar tidak menjadi korban perubahan zaman.

Hal itu ditekankan Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Mimika, Petrus Yumte, di Timika, Papua Tengah, Sabtu (19/8/2023).

Dia meminta kepada para orang tua agar memberikan kesempatan bagi anak untuk mengenyam pendidikan dan tidak membiarkan anak putus sekolah.

Baca Juga :  Ditodong Pisau, Sepasang Kekasih Dirampok OTK di Jalan Bandara Lama Timika

Menurut Petrus, hanya pendidikan yang dapat membawa perubahan bagi masa depan anak dan mampu melawan perubahan zaman.

“Orang tua harus memastikan pendidikan anak secara baik, serta mengawasi pendidikan anak,” ujar Petrus.

“Pastikan anak sekolah dengan benar, karena hanya dengan sekolah kita dapat mengubah dunia dan membaca dunia lain,” imbuhnya.

Ia menekankan agar orang tua selalu memprioritaskan pendidikan anak demi mempersiapkan masa depan anak yang lebih baik.

Baca Juga :  Dukung AIYE, Ikatan Keluarga Muslim Griya Intan 1: Karyanya Sangat Bermanfaat

“Kita boleh saja tidak makan, tapi anak harus tetap sekolah. Kalau tidak sekolah, kita akan menjadi korban dari perubahan zaman. Tidak ada cara lain untuk melawan perubahan, hanya dengan sekolah,” tuturnya.

Petrus mengungkapkan hal itu karena dia melihat orang tua kerap kurang memperhatikan pendidikan anak, sehingga anak-anak tidak mendapatkan pendidikan dengan baik.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pendidikan Kunci Masa Depan, Pemprov Papua Tengah Bagikan 200 Laptop untuk Pelajar
Dari Hari HAM ke Pengungsian Massal Nduga: “Hadiah Natal Ini Kami Makan Bom-Bom”
Mahasiswa Pascasarjana UNAIM Wamena Sukses Tuntaskan Lokakarya Asia Tenggara
TIFA Creative Berbagi Inspirasi Seni dan Budaya Papua di Kampus STIS Mutiara Tual
Nurhaidah Nawipa Pimpin 8 Istri Bupati Papua Tengah Tuntaskan PR Fondasi Pendidikan
20 Sekolah di Mimika Jadi Sasaran Program Revitalisasi, Bupati Sesalkan Hal Ini
IMPAS Education ke-13 Hadir di Mimika: Dorong Transformasi Digital di Tanah Papua
600 OAP dan Labeti di Mimika Ikuti Pelatihan Kerja, Disiapkan Jadi Tenaga Kompeten

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 21:58 WIT

Pendidikan Kunci Masa Depan, Pemprov Papua Tengah Bagikan 200 Laptop untuk Pelajar

Rabu, 24 Desember 2025 - 20:26 WIT

Dari Hari HAM ke Pengungsian Massal Nduga: “Hadiah Natal Ini Kami Makan Bom-Bom”

Minggu, 2 November 2025 - 11:10 WIT

Mahasiswa Pascasarjana UNAIM Wamena Sukses Tuntaskan Lokakarya Asia Tenggara

Jumat, 31 Oktober 2025 - 19:59 WIT

TIFA Creative Berbagi Inspirasi Seni dan Budaya Papua di Kampus STIS Mutiara Tual

Jumat, 3 Oktober 2025 - 16:17 WIT

Nurhaidah Nawipa Pimpin 8 Istri Bupati Papua Tengah Tuntaskan PR Fondasi Pendidikan

Berita Terbaru

Solidaritas Merauke melakukan aksi spontan pada saat pelaksanaan Sidang Majelis Pekerja Lengkap Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (MPL-PGI) 2026 di Gedung Olahraga (GOR) Hiad Sai, Merauke, Papua Selatan, Jumat (30/1/2026). (Foto: Istimewa/Solidaritas Merauke)

Suara

Solidaritas Merauke Desak Gereja Suarakan Penghentian PSN

Sabtu, 31 Jan 2026 - 14:32 WIT