Aksi Pembacokan Brutal Tewaskan Seorang Buruh di Dekai Yahukimo

Endy Langobelen

Kamis, 7 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepolisian melalui Satgas Operasi Damai Cartenz sektor Yahukimo merespons kejadian tersebut dan menemukan korban telah tergeletak bersimbah darah. (Foto: Istimewa/Satgas Humas Operasi Damai Cartenz)

Kepolisian melalui Satgas Operasi Damai Cartenz sektor Yahukimo merespons kejadian tersebut dan menemukan korban telah tergeletak bersimbah darah. (Foto: Istimewa/Satgas Humas Operasi Damai Cartenz)

YAHUKIMO – Kekerasan kembali mengoyak ketenangan warga Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, pada Rabu (6/8/2025) siang.

Seorang buruh swasta bernama Yohanes Entamoi (39), ditemukan tewas bersimbah darah dengan luka parah akibat sabetan senjata tajam. Jenazahnya tergeletak di area Kali Merah, Distrik Dekai.

Kepolisian melalui Satgas Operasi Damai Cartenz sektor Yahukimo bergerak cepat merespons kejadian tersebut. Tim langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengevakuasi korban ke RSUD Dekai.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Korban diketahui bekerja sebagai tukang kayu dan tinggal di Permukiman Jalur 3. Hasil pemeriksaan medis awal menunjukkan luka senjata tajam menghantam bagian leher, wajah, lengan kanan, hingga jari telunjuk kiri.

Kepala Operasi Damai Cartenz 2025, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, menyatakan komitmennya untuk menindak tegas pelaku.

“Kami sangat prihatin atas kejadian ini. Tim telah diterjunkan untuk mengusut tuntas kasus tersebut dan memastikan pelaku segera ditangkap serta diproses hukum sesuai ketentuan yang berlaku,” ujarnya dalam keterangan tertulis.

Dua Saksi, Dua Cerita Kekerasan

Dua orang saksi kunci memberi gambaran tentang peristiwa berdarah tersebut. Saksi pertama, G, menyebut saat itu ia dan korban sedang membangun sebuah kios di lokasi kejadian. Tiba-tiba, dua orang tak dikenal menyerang mereka.

Baca Juga :  Penumpang KM Sirimau Ceburkan Diri ke Laut, Tim SAR Lakukan Pencarian

Korban sempat berlari ke belakang rumah, sementara saksi menendang salah satu pelaku dan kabur menyelamatkan diri ke Polres Yahukimo.

Saksi kedua, N, yang berada di dalam rumah dekat lokasi, mendengar teriakan minta tolong. Ia melihat dua orang pelaku mengejar korban. Salah satunya bahkan sempat mengancamnya dengan kapak sebelum kembali mengejar buruh asal Ambon itu.

Kepolisian mengamankan sejumlah barang bukti seperti pakaian korban, topi, ikat pinggang, masker, dan kacamata. Penyelidikan mendalam tengah dilakukan untuk mengungkap identitas pelaku.

Rangkaian Kekerasan Terhadap Pendatang

Kepala Satuan Tugas Humas Damai Cartenz, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, menyebut ini bukan insiden pertama yang menimpa warga pendatang dalam dua hari terakhir.

“Pada hari ini, 6 Agustus 2025, sekitar pukul 13.40 WIT, warga pendatang bernama Yohanes Entamoi usia 39 tahun, tukang kayu asal Ambon, telah menjadi korban pembacokan di leher yang berujung kematian,” ujarnya.

Baca Juga :  Jaringan Pengedar Obat Terlarang di Mimika Berhasil Diungkap, 4 Orang Ditangkap

Ia menambahkan, satu saksi bernama Gabrielis Lifarius Ratu berhasil lolos meski sempat diserang menggunakan parang dan panah. Menurut Gabrielis, kedua pelaku dalam kondisi siap menyerang.

Tak hanya itu, pada malam sebelumnya, Susmanto (32), warga asal Jawa, juga menjadi korban penikaman oleh pelaku bernama Lea di Kompleks Pasar Baru. Meski mengalami luka serius di bagian punggung, korban berhasil diselamatkan dan kini dirawat di RSUD Dekai.

“Anggota Satgas Damai Cartenz juga langsung ke TKP dan melakukan pengamanan serta penyelidikan awal,” tutur Kombes Yusuf.

Seruan Tenang dan Keadilan

Kepolisian memastikan tidak akan memberi ruang bagi tindakan kriminal, khususnya yang menyasar masyarakat pendatang.

“Polri menegaskan bahwa tidak ada toleransi terhadap kekerasan pada warga sipil, terlebih terhadap masyarakat pendatang yang mencari nafkah dengan cara damai. Kami mengajak masyarakat untuk tetap tenang, waspada dan segera melaporkan jika mengetahui informasi terkait pelaku. Keadilan harus ditegakkan, dan damai harus tetap dijaga,” tegas Yusuf.

Rencananya, jenazah Yohanes Entamoi akan dimakamkan pada Kamis, 7 Agustus 2025, di TPU Kilo 6, Kabupaten Yahukimo.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

12 Hari Dirawat, Demerina Korban Penyanderaan KKB di Mimika Kembali ke Keluarga
Kontak Senjata di Intan Jaya, 4 Anggota Kelompok Bersenjata Dilaporkan Tewas
Anggota KKB Penembak ASN di Yahukimo Ditangkap, Tiga Amunisi Disita
Sarang Sabu di Lorong Togel Mimika Digerebek, Polisi Sita Timbangan dan Bong
Pemulihan Kerugian Negara Rp31,3 Miliar Kasus Korupsi Proyek Aerosport Mimika
LBH TPRA Laporkan Dugaan Mafia Tanah Keluarga Sumbari ke Polisi, Soroti Sikap BPN Mimika
Bupati Mimika Laporkan Media Papua News Online ke Polisi, Persoalkan Sejumlah Pemberitaan
Polres Mimika Gelar Razia dan Tes Urine di Tempat Hiburan Malam

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 18:20 WIT

12 Hari Dirawat, Demerina Korban Penyanderaan KKB di Mimika Kembali ke Keluarga

Jumat, 25 September 2026 - 18:00 WIT

Kontak Senjata di Intan Jaya, 4 Anggota Kelompok Bersenjata Dilaporkan Tewas

Rabu, 23 September 2026 - 19:55 WIT

Anggota KKB Penembak ASN di Yahukimo Ditangkap, Tiga Amunisi Disita

Rabu, 23 September 2026 - 12:59 WIT

Sarang Sabu di Lorong Togel Mimika Digerebek, Polisi Sita Timbangan dan Bong

Rabu, 23 September 2026 - 00:17 WIT

Pemulihan Kerugian Negara Rp31,3 Miliar Kasus Korupsi Proyek Aerosport Mimika

Berita Terbaru

Suasana kegiatan penyusunan analisis laporan pertanggungjawaban APBD 2026 di Aula Kantor BPKAD Mimika. (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

Pemerintahan

BPKAD Mimika Dorong APBD Tak Berhenti pada Serapan Anggaran

Jumat, 25 Sep 2026 - 17:34 WIT