BMKG Imbau Warga Mimika Waspadai Kekeringan dan Kabut Asap Kiriman

Ahmad

Kamis, 27 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Prakirawan BMKG Stasiun Mozes Kilangin Timika, Muhammad An Nafi' saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (27/8/2026). (Foto: Ahmad)

Prakirawan BMKG Stasiun Mozes Kilangin Timika, Muhammad An Nafi' saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (27/8/2026). (Foto: Ahmad)

MIMIKA – BMKG Stasiun Meteorologi Mozes Kilangin Timika mengimbau warga Kabupaten Mimika untuk mewaspadai ancaman cuaca ekstrem akibat fenomena El Nino berintensitas kuat yang diproyeksikan bertahan hingga awal tahun depan.

Forecaster BMKG Stasiun Meteorologi Mozes Kilangin Timika, Muhammad An Nafi’, mengonfirmasi bahwa fenomena iklim global ini memicu penurunan signifikan pada intensitas hujan bulanan di wilayah Mimika.

Saat ini, kondisi cuaca harian di wilayah tersebut didominasi oleh tutupan awan tebal dan kabut, terutama pada pagi hari.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Efek El Nino yang sangat kuat ini membuat Mimika mengalami kekeringan yang lumayan, berbeda dari tahun-tahun sebelumnya,” jelas Nafi’ saat ditemui Kamis (27/8/2026).

Ia menjelaskan bahwa dampak El Nino baru terasa nyata di wilayah Papua, khususnya Mimika, apabila fenomenanya mencapai taraf kuat hingga sangat kuat.

Baca Juga :  Bupati Mimika: Apapun Hasil Pemilu, Masyarakat Harus Terima

Dampak kemarau berkepanjangan ini diperparah oleh munculnya paparan kabut asap pekat yang menyelimuti kawasan Mimika.

Menanggapi rumor yang beredar luas di media sosial mengenai asal muasal asap tersebut, Nafi’ meluruskan bahwa berdasarkan hasil pemantauan radar serta analisis arah angin, fenomena tersebut merupakan asap kiriman dari wilayah tetangga, bukan berasal dari pembakaran lahan di Nabire.

“Angin bergerak dari arah selatan dan tenggara—membawa asap dari Papua Selatan yang mencatatkan hingga 311 titik panas (hotspot),” ujar Nafi’.

Sebaliknya, sebaran titik panas di wilayah Mimika sendiri tergolong minim dan hanya terdeteksi secara terbatas di kawasan pinggiran seperti Distrik Iwaka dan Hoya.

Penumpukan asap kiriman yang bercampur dengan partikel kabut air pada dini hari hingga pagi hari menyebabkan jarak pandang (visibilitas) di area penerbangan merosot drastis hingga mencapai 1.500 meter.

Baca Juga :  Terima Keluhan Warga, Kadistrik Wania Janji Bawa Masalah Infrastruktur ke Pemkab

Kondisi ekstrem ini mengganggu operasional penerbangan di Bandara Mozes Kilangin, yang memaksa sejumlah maskapai nasional seperti Sriwijaya Air, Lion Air, dan Garuda Indonesia membatalkan pendaratan serta mengalihkan rute penerbangan (divert) menuju Jayapura atau Merauke.

BMKG memprediksi visibilitas di Bandara Mozes Kilangin umumnya baru akan membaik secara bertahap di atas pukul 10.00 WIT seiring dengan meningkatnya suhu dan posisi matahari.

Guna menghadapi situasi ini, BMKG mengimbau masyarakat Mimika untuk terus menjaga kondisi kesehatan fisik serta memitigasi potensi kekeringan sumber air bersih selama periode puncak El Nino berlangsung.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Raih Penghargaan Pelayanan Terbaik, Polres Mimika Diusulkan Naik Tipe Jadi Polresta
Hari Masyarakat Adat Sedunia: LEPEMAWIL Soroti Hilangnya Tanah dan Melemahnya Lembaga Adat
Blapos TIFA Management: Dari Freestyle Jalanan Menuju Panggung Besar
Satgas ODC Identifikasi Tujuh Terduga Pelaku Pembunuhan Pilot AMA
Dewan Adat Minta Pemerintah Pusat Turun Tangan Benahi Mamberamo Raya
Film Dokumenter Pesta Babi Resmi Dirilis di YouTube JubiTV
MRP Papua Tengah Tampung Aspirasi Perempuan Mimika, Berbagai Persoalan Disorot
Fakhiri dan FPHS Tsingwarop Perkuat Komitmen Kawal Dana 4 Persen Freeport

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:40 WIT

BMKG Imbau Warga Mimika Waspadai Kekeringan dan Kabut Asap Kiriman

Rabu, 12 Agustus 2026 - 17:25 WIT

Raih Penghargaan Pelayanan Terbaik, Polres Mimika Diusulkan Naik Tipe Jadi Polresta

Minggu, 9 Agustus 2026 - 11:18 WIT

Hari Masyarakat Adat Sedunia: LEPEMAWIL Soroti Hilangnya Tanah dan Melemahnya Lembaga Adat

Jumat, 7 Agustus 2026 - 19:48 WIT

Blapos TIFA Management: Dari Freestyle Jalanan Menuju Panggung Besar

Rabu, 8 Juli 2026 - 17:09 WIT

Satgas ODC Identifikasi Tujuh Terduga Pelaku Pembunuhan Pilot AMA

Berita Terbaru

Bupati Mimika, Johannes Rettob. (Foto: Johannes Rettob)

Pemerintahan

Pemkab Mimika Akui Sulit Awasi Operasional Perusahaan Kayu

Rabu, 9 Sep 2026 - 18:39 WIT

Personel Inafis Polres Mimika dan Polsek Kuala Kencana melakukan olah TKP penemuan jenazah di Perumahan Pondok Indah Amor SP3, Distrik Kuala Kencana, Mimika, Selasa (8/9/2026). (Foto: Istimewa)

Peristiwa

Seorang Pria Ditemukan Tak Bernyawa di Pondok Indah Amor Mimika

Selasa, 8 Sep 2026 - 15:24 WIT

Kasat Resnarkoba Polres Mimika AKP Habibi Solosa memimpin pemusnahan barang bukti ganja bersama perwakilan Kejaksaan, Pengadilan Negeri, BNNK, dan kuasa hukum tersangka di Mapolres Mimika, Selasa (8/9/2026). (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

Hukrim

Polres Mimika Musnahkan 161.37 Gram Ganja

Selasa, 8 Sep 2026 - 15:20 WIT