NABIRE – Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Papera, Tani Merdeka, dan APSI Papua Tengah resmi mendaftarkan organisasinya ke Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) sebagai dasar legalitas dan pengakuan resmi organisasi masyarakat.
Sebagai organisasi yang menjaring aspirasi dan kepentingan para petani, ketiga perwakilan DPW dari masing-masing organisasi menyambangi Kantor Kesbangpol di Jalan Papera Karang Mulia, Distrik Nabire, Kabupaten Nabire, Papua Tengah, Senin (2/5/2025).
Dalam kesempatan itu, Kepala Kesbangpol Papua Tengah, Lukas Ayomi, mengapresiasi langkah yang ditempuh oleh ketiga organisasi.
Dia menjelaskan, Kesbangpol memiliki peran penting dalam mengawasi dan memfasilitasi keberadaan organisasi masyarakat, termasuk Tani Merdeka.
“Sebagai organisasi yang memiliki struktur dan kegiatan yang teratur, biasanya akan mendaftar ke Kesbangpol untuk memperoleh legalitas dan pengakuan resmi sebagai organisasi Masyarakat,” kata Ayomi.
Ketua Pegurus Tani Merdeka Wilayah DPW Papua Tengah, Aser Yogi, mengatakan bahwa pihaknya berkoordinasi dengan Kesbangpol papua tengah guna mendapatkan dukungan dalam menjalankan kegiatan organisasi, seperti sosialisasi program, pelatihan, dan lain-lain.
“Pendaftaran atau koordinasi dengan Kesbangpol ini bertujuan untuk menjamin legalitas organisasi, memperoleh dukungan dari pemerintah, dan menjalin kerjasama yang efektif dalam mewujudkan tujuan Dewan Pengurus Wilayah Papera, Tani Merdeka, dan APSI Papua Tengah, yaitu kesejahteraan petani dan ketahanan pangan,” terang Yogi.
Sementara itu, Tukaiyo selaku penerima dokumen menerangkan apabila Tani Merdeka ingin mengadakan kegiatan sosialisasi terkait pentingnya pertanian organik, maka dapat berkoordinasi dengan Kesbangpol untuk mendapatkan izin dan dukungan dalam menyelenggarakan kegiatan tersebut.
“Kesbangpol dapat memberikan rekomendasi kepada pihak terkait, seperti Dinas Pertanian untuk membantu kelancaran kegiatan Tani Merdeka,” katanya.










