Cuaca Mimika Terasa Lebih Panas, BMKG: Masih dalam Kondisi Normal

Ahmad

Rabu, 24 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Prakirawan BMKG Stasiun Mozes Kilangin Timika, Daffa Livian, saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (24/12/2025). (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

Prakirawan BMKG Stasiun Mozes Kilangin Timika, Daffa Livian, saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (24/12/2025). (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

MIMIKA – Suhu udara di Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, belakangan ini terasa lebih panas, terutama pada siang hari. Panas bahkan dirasakan sejak pagi hari mulai pukul 08.00 WIT hingga sekitar pukul 16.00 WIT.

Kondisi tersebut dirasakan oleh sebagian besar masyarakat, khususnya warga yang beraktivitas di luar ruangan. Meski demikian, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan fenomena tersebut masih dalam batas normal.

Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Mozes Kilangin Timika, Daffa Livian, mengatakan berdasarkan pengamatan klimatologis, peningkatan suhu pada siang hari merupakan pola yang rutin terjadi setiap akhir tahun di wilayah Mimika.

“Sebenarnya kalau dilihat dari klimatologisnya di Timika ketika memasuki bulan Oktober, November, dan Desember itu dia cenderung panas dari pagi sampai siang hari. Kemudian sore itu akan terjadi hujan,” kata Daffa saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (24/12/2025).

Ia menjelaskan, suhu maksimum di Mimika pada periode tersebut umumnya berada di kisaran 33 hingga 34 derajat Celsius. Sementara suhu minimum harian berkisar antara 24 hingga 26 derajat Celsius.

“Sedangkan suhu maksimalnya per pagi ini saja sudah mencapai 31. Basanya suhu maksimalnya itu bisa sampai 34 derajat selsius. Makanya aktivitas di luar itu lebih terasa panas sekali,” ujarnya.

Baca Juga :  Temui Kesbangpol Mimika, Lemasko Klarifikasi Pernyataan Terkait Pungli

Menurut Daffa, belum ada indikasi perubahan iklim ekstrem karena suhu udara masih sesuai dengan pola tahunan. Kajian lanjutan baru akan dilakukan apabila suhu maksimum melewati ambang normal.

“Kalau dilihat itu masih normal, karena klimatologisnya dari tahun-tahun sebelumnya juga seperti itu. Jadi, tidak ada perubahan yang signifikan, artinya suhu maksimalnya masih mentok di 34 derajat selsius. Mungkin kalau sampai 35 ke atas itu nanti akan ada kajian lebih lanjut,” jelasnya.

BMKG mengimbau masyarakat tetap menjaga kesehatan, mencukupi asupan cairan, serta membatasi aktivitas di luar ruangan pada siang hari saat suhu udara terasa paling panas.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

TNI Kirim Bantuan Kemanusiaan ke Tiga Distrik Terdampak Kekeringan di Puncak
Reses Komisi III DPR RI, Kapolda Papua Tengah Dorong Pembangunan Mako Polda
Puluhan Personel Polri Naik Pangkat di Mimika, Ini Pesan Kapolres
Festival Cahaya Kreasi Papua Tengah Ditutup, Pemprov Dorong Pembinaan Talenta Pelajar
Dinas Sosial dan BBPPKS Jayapura Visitasi Akreditasi Yayasan Amungsa Cares Papua
Dewan Adat Minta Pemerintah Pusat Turun Tangan Benahi Mamberamo Raya
Film Dokumenter Pesta Babi Resmi Dirilis di YouTube JubiTV
Final Kapolda Cup II akan Diramaikan Legenda Timnas dan Komika Yewen, Simak Jadwalnya

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 09:52 WIT

TNI Kirim Bantuan Kemanusiaan ke Tiga Distrik Terdampak Kekeringan di Puncak

Sabtu, 25 Juli 2026 - 08:16 WIT

Reses Komisi III DPR RI, Kapolda Papua Tengah Dorong Pembangunan Mako Polda

Selasa, 30 Juni 2026 - 19:01 WIT

Puluhan Personel Polri Naik Pangkat di Mimika, Ini Pesan Kapolres

Sabtu, 27 Juni 2026 - 22:35 WIT

Festival Cahaya Kreasi Papua Tengah Ditutup, Pemprov Dorong Pembinaan Talenta Pelajar

Sabtu, 27 Juni 2026 - 19:47 WIT

Dinas Sosial dan BBPPKS Jayapura Visitasi Akreditasi Yayasan Amungsa Cares Papua

Berita Terbaru