NABIRE – Lebih dari seribu pelajar SMP di Nabire, Papua Tengah, menjalani pemeriksaan mata gratis yang digelar PT Freeport Indonesia (PTFI) pada 5—8 Agustus 2025.
Sebanyak 487 di antaranya mendapat kacamata baru, dibagikan langsung di sekolah. Kegiatan ini menyasar siswa kelas 8 dan 9 di SMP Negeri 1 dan SMP Negeri 4 Nabire.
“Anak-anak adalah aset bangsa, dukungan untuk menjaga kesehatan mata anak-anak sangat penting karena mereka adalah calon pemimpin masa depan,” kata Director & Executive Vice President (EVP) Sustainable Development PTFI, Claus Wamafma, di Nabire, Sabtu (9/8/2025).
PTFI memadukan agenda edukasi dan pemeriksaan mata sebagai bagian dari bakti sosial peringatan HUT ke-80 RI.
Selain pelajar, perusahaan tambang itu juga menggelar operasi katarak bagi warga Nabire pada 11—13 Agustus di RSUD Nabire. Screening awal telah dilakukan terhadap lebih dari 600 orang, dengan target 80 pasien menjalani operasi.
Claus menjelaskan, perayaan HUT RI tahun ini dilakukan “dari hulu hingga hilir” — mulai Tembagapura, dataran rendah Mimika, Nabire, Jakarta, hingga Gresik.
“Kemeriahan HUT ke-80 RI dari hulu hingga hilir adalah wujud syukur atas kemerdekaan Indonesia. Semangat kemerdekaan menguatkan komitmen PTFI dalam pemberdayaan masyarakat Papua, menjaga lingkungan, dan memperkuat kemandirian bangsa,” ujarnya.
Kegiatan ini melibatkan Pemerintah Provinsi Papua Tengah, Pemerintah Kabupaten Nabire, RSUD Nabire, Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia (PERDAMI), dan Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK). Tim dokter spesialis mata didatangkan dari Makassar dan Jayapura.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire, Dina Pidjer, mengapresiasi langkah PTFI.
“Anak-anak yang mungkin belum pernah memeriksakan matanya kini ada kesempatan dari PTFI, sehingga mereka bisa datang langsung ke sekolah untuk memeriksakan mata,” katanya.
Kepala SMP Negeri 4 Nabire, H. Suwandi, menekankan pentingnya menjaga kesehatan mata pelajar.
“Bila kesehatan mata menurun, akan mempengaruhi aktivitas dan produktivitas mereka dalam belajar,” ucapnya.










