Sepekan Hilang, 9 Anak yang Diculik di Jila Belum Ditemukan

Ahmad

Senin, 24 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolres Mimika AKBP Alredo Agustinus Rumbiak saat ditemui wartawan di Mapolres Mimika, Senin, 24 Agustus 2026. Ia mengakui penyelidikan kasus penculikan sembilan anak di Distrik Jila belum menghasilkan titik terang soal keberadaan korban maupun identitas pelaku. Galeripapua/ Ahmad.

Kapolres Mimika AKBP Alredo Agustinus Rumbiak saat ditemui wartawan di Mapolres Mimika, Senin, 24 Agustus 2026. Ia mengakui penyelidikan kasus penculikan sembilan anak di Distrik Jila belum menghasilkan titik terang soal keberadaan korban maupun identitas pelaku. Galeripapua/ Ahmad.

MIMIKA – Sembilan anak di bawah umur yang diculik di Distrik Jila, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, belum ditemukan hingga tujuh hari setelah penculikan. Polisi mengakui penyelidikan belum menghasilkan titik terang soal keberadaan korban maupun identitas pelaku.

Penculikan terjadi bersamaan dengan penyerangan pos keamanan di Distrik Jila pada 17 Agustus 2026. Dalam insiden itu, satu prajurit TNI tewas. Dua perempuan warga setempat juga menjadi korban, satu di antaranya tewas, satu lagi mengalami patah kaki saat berusaha melindungi anak-anak.

Kapolres Mimika AKBP Alredo Agustinus Rumbiak mengatakan penyelidikan baru sebatas olah TKP dan pengumpulan kronologi. “Masalah ke posisi atau keberadaan daripada pelaku atau korban, ini belum kita dapat,” kata Alredo saat ditemui, Senin, 24 Agustus 2026.

Salah satu hambatan terbesar adalah saksi kunci yang tak terjangkau. Perempuan yang mengalami patah kaki, satu-satunya saksi yang selamat dari jarak dekat sudah dibawa oleh keluarganya ke kampung terpencil sebelum sempat dimintai keterangan. “Kampungnya jauh sekali, dan dia sudah bergabung bersama keluarganya di sana,” ujar Alredo.

Baca Juga :  Pertumbuhan Ekonomi Mimika di 2025 dan Hiruk Pikuk Persoalan Inflasi

Identitas pelaku juga masih gelap. Polisi belum bisa memastikan apakah ini aksi Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) atau kelompok lain. Hingga kini, tidak ada satu pun pihak yang mengklaim bertanggung jawab atas serangan dan penculikan tersebut, sesuatu yang menurut Alredo tidak lazim jika ini memang aksi KKB. “Biasanya KKB kalau beraksi kan menyatakan bertanggung jawab. Hari ini enggak ada,” katanya.

Operasi pencarian masih berlanjut. Polsek Jila melaporkan situasi keamanan di distrik itu kini tenang, meski keberadaan sembilan anak yang diculik belum diketahui

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dua Anggota Brimob Raih Penghargaan Usai Tangkap Pelaku Penganiayaan Berat di Mimika
Polsek Bandara Timika Sita 20 Anak Panah Penumpang Asal Intan Jaya
Korban Tewas dalam Mobil di Kuala Kencana Merupakan Anggota TNI, Ada Luka Tembak di Dada
4 Anggota OPM Puncak Jaya Serahkan Senjata, Pilih Kembali ke Masyarakat
12 Hari Dirawat, Demerina Korban Penyanderaan KKB di Mimika Kembali ke Keluarga
Kontak Senjata di Intan Jaya, 4 Anggota Kelompok Bersenjata Dilaporkan Tewas
Anggota KKB Penembak ASN di Yahukimo Ditangkap, Tiga Amunisi Disita
Sarang Sabu di Lorong Togel Mimika Digerebek, Polisi Sita Timbangan dan Bong

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 16:59 WIT

Dua Anggota Brimob Raih Penghargaan Usai Tangkap Pelaku Penganiayaan Berat di Mimika

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:01 WIT

Polsek Bandara Timika Sita 20 Anak Panah Penumpang Asal Intan Jaya

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 19:42 WIT

Korban Tewas dalam Mobil di Kuala Kencana Merupakan Anggota TNI, Ada Luka Tembak di Dada

Sabtu, 26 September 2026 - 22:07 WIT

4 Anggota OPM Puncak Jaya Serahkan Senjata, Pilih Kembali ke Masyarakat

Jumat, 25 September 2026 - 18:20 WIT

12 Hari Dirawat, Demerina Korban Penyanderaan KKB di Mimika Kembali ke Keluarga

Berita Terbaru

Warga dan peserta mengikuti diskusi peluncuran laporan Pusaka Bentala Rakyat di Dusun Sagu Ebha Hekhe, Kampung Sereh, Sentani, Kabupaten Jayapura, Rabu, 7 Oktober 2026. Dusun sagu itu menjadi lokasi peluncuran laporan tentang izin kehutanan di tanah adat Papua. Galeripapua/Ikbal Asra

Organisasi

Belasan Izin Hutan Menyasar Tanah Adat Papua

Senin, 12 Okt 2026 - 06:00 WIT

Agustinus Kadepa, petani kopi dari Kampung Tuguwai, Distrik Aweidah, Kabupaten Paniai, Papua Tengah. (Foto: Galeri Papua/Endy Langobelen)

Utama

Ko Puaz: Kopi, Kebun, dan Mimpi yang Tumbuh di Paniai

Minggu, 11 Okt 2026 - 19:09 WIT

Didi Kurniawan, M.Kes., resmi terpilih sebagai Ketua Kerukunan Keluarga Tomia Kabupaten Mimika periode 2026–2031. (Foto: KKT Mimika)

Organisasi

Didi Kurniawan Terpilih Pimpin KKT Mimika 2026–2031

Sabtu, 10 Okt 2026 - 13:57 WIT