MIMIKA – Seorang pria berinisial EM dilaporkan meninggal dunia setelah ditemukan gantung diri di dalam sebuah rumah milik seorang warga RT 004, Kampung Hiripauw, Distrik Mimika Timur, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Senin (22/12/2025).
Kapolsek Mimika Timur (Miktim), Ipda alex Soumilena, dalam keterangannya, menjelaskan bahwa kejadian ini terungkap oleh ibu kandung korban bernama Albertina Kaupituparu sekitar pukul 06.15 WIT.
Selanjutnya pada pukul 08.15 WIT, pihak kepolisian menerima informasi dari anggota Pos Jaga Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mimika mengenai adanya jenazah asal Kampung Hiripauw.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kemudian anggota Polsek Miktim merespon ke rumah duka di RT 004 kampung Hiripauw dan mengambil keterangan saksi.
Adapun kronologi dari hasil respon tersebut, bahwa saat itu ibu kandung korban hendak masuk ke rumahnya melalui pintu depan yang terkunci.
Dari dalam rumah terdengar musik. Ibu korban pun pun mengintip ke dalam rumah lewat celah lubang pintu depan dan melihat korban sudah dalam keadaan tergantung di pintu kamar tengah.
Albertina berusaha membongkar pintu belakang dan berhasil masuk. Ia berusaha menolong korban dengan memotong kain merah muda bermotif bunga yang dipakai korban untuk gantung diri.
“Saksi memanggil rekan tetangganya untuk dibawa ke Puskesmas. Sekitar pukul 06.30 WIT, keluarga mengantar korban dengan menggunakan taksi trayek Mapurujaya hendak ke Puskesmas namun gerbang tutup selanjutnya langsung dievakuasi ke RSUD Mimika,” kata Kapolsek.
Lebih lanjut, kata Kapolsek bahwa menurut keterangan dari beberapa warga setempat, korban sebelumnya sempat mengkonsumsi minuman keras.
Tanpa sepengetahuan keluarganya, korban kemudian masuk ke rumah. Ia lalu mengunci pintu dan memutar lagu.
Korban kemudian menggantung diri di atas pintu masuk kamar ruang tengah menggunakan kain warna merah muda bermotif bunga.
“Pukul 09.00 WIT, mobil jenazah RSUD Mimika membawa almarhum Engelinus Mukaipuruku, diarak keluarga korban tiba di rumah duka, disambut Isak tangis keluarga dan kerabat sekitar rumah duka,” tutur Kapolsek.
“Sementara jenazah di semayamkan di rumah duka oleh keluarga dan kerabat. Terjadinya kasus gantung diri ini dilatarbelakangi permasalahan antara ipar dan rekan yang sama-sama konsumsi miras sebelumnya, sehingga korban berpikiran pendek untuk mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri,” pungkasnya.










