Pencarian Long Boat Hilang di Kaimana Masuk Hari Keempat, HP Korban Sempat Aktif

Ahmad

Senin, 28 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim SAR sedang melakukan pencarian satu Long Boat berpenumpang dua orang yang hilang kontak di Perairan Kaimana. (Foto: Istimewa/SAR Timika)

Tim SAR sedang melakukan pencarian satu Long Boat berpenumpang dua orang yang hilang kontak di Perairan Kaimana. (Foto: Istimewa/SAR Timika)

MIMIKA – Pencarian long boat berpenumpang dua orang yang dilaporkan hilang kontak di Perairan Lakahia, Kaimana, Papua Barat, beberapa waktu lalu kini, Senin (28/4/2025), telah memasuki hari ke empat.

Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Kaimana, Silas Wopari, saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon mengatakan, sebelumnya pada hari ketiga pencarian, pihaknya telah melakukan evaluasi bersama keluarga korban mengenai upaya pencarian yang telah dilakukan.

Dari hasil evaluasi tersebut, kata Silas, ada laporan dari pihak keluarga yang menyatakan bahwa nomor telepon dari salah satu korban sempat aktif. Namun, saat dihubungi tidak mendapat respon.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Namun yang bersangkutan tidak merespon telepon, sehingga tim terus melakukan monitoring terhadap nomor hp yang aktif. Dan hari ini, hari ke empat ada pergerakan tim lagi dari pihak keluarga sendiri bersama dengan potensi menggunakan tiga buah long boat sedang melakukan pencarian,” kata Silas.

Dikatakan tim SAR dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Timika melalui Pos Pencarian dan Pertolongan Kaimana beserta potensi SAR serta keluarga korban telah melakukan pencarian.

Baca Juga :  Gol Semata Wayang Antar SMA Negeri 3 Kokonao ke Perempat Final Kapolda Cup II

Namun, pencarian yang berlangsung tiga hari berturut-turut di sekitaran Perairan Lakahia Kaimana tidak membuahkan hasil.

“Sampai hari ketiga hasil nihil. Tidak ada penemuan tanda-tanda korban ataupun benda-benda daripada korban, dalam hal ini long boat yang digunakan,” ungkap Silas.

Silas melanjutkan, tim SAR dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Timika juga turut bertolak dari dermaga di Poumako menuju lokasi untuk membantu pencarian.

Pelaksanaan pencarian ini, kata Silas, akan disesuaikan dengan kondisi cuaca di sekitaran lokasi oleh seluruh potensi SAR yang terlibat.

Ia juga menyebutkan, yang menjadi kendala tim saat melakukan pencarian adalah angin kencang dan gelombang laut yang tinggi di perairan Kaimana.

Nantinya, jika sampai hari ke tujuh pencarian masih belum membuahkan hasil maka operasi SAR diusulkan ditutup. Namun, pencarian akan dibuka kembali jika adanya tanda-tanda keberadaan korban.

Sementara itu, diberitakan sebelumnya bahwa sebuah Long Boat berpenumpang 2 orang dilaporkan hilang kontak di Perairan Lakahia Kaimana, Papua Barat.

Baca Juga :  Bawa Ganja di Pelabuhan Jayapura, Seorang Pemuda Diamankan Polisi

Informasi terkait hilang kontak long boat itu dilaporkan oleh seorang warga bernama Oda ke Pos Pencarian dan Pertolongan Kaimana pada Jumat pagi.

Long boat dengan dua penumpang bernama Ahmad Akbar (30) dan Sandi Basri (20) itu berangkat dari Kabupaten Kaimana tujuan Lakahia pada tanggal 14 April dan dijadwalkan kembali dari Lakahia menuju Kaimana tanggal 22 April 2025.

Namun hingga Jumat 25 April 2025 belum diketahui nasib dan keberadaannya, pihak keluarga sebelumnya telah melakukan pencarian namun belum membuahkan hasil.

Menerima laporan tersebut dirinya pun memerintahkan Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Kaimana, Silas Wopari untuk memberangkatkan tim SAR gabungan melakukan pencarian.

Tim SAR Gabungan yang terdiri dari personil rescuer Pos Pencarian dan Pertolongan Kaimana, TNI AL dan keluarga korban menggunakan speed boat 500 PK milik TNI AL telah melakukan penyisiran di sekitar perairan Kaimana hingga Lakahia. Namun, pencarian yang berlangsung hingga sore hari tersebut belum membuahkan hasil.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Satgas ODC Tangkap DPO Kasus Penembakan Karyawan Freeport
Dua Pemuda di Mimika Ditangkap Polisi Gara-gara Lakukan Pemerkosaan dan Mencuri
Seorang Pastor Meninggal di Kolam Renang Kuala Kencana, Polisi Selidiki Penyebabnya
Polisi Bekuk Dua Remaja Spesialis Curanmor di Mimika, 12 Sepeda Motor Disita
Sempat Disebut Tewas, Dua Anggota OPM di Maybrat Ternyata Masih Hidup
Koops TNI Habema Amankan Kembali Senjata Caracal yang Dirampas OPM
Polres Nabire dan Mimika Diusulkan Naik Status Jadi Polresta
Kejari Biak Numfor Musnahkan 47,46 Gram Ganja dan Barang Bukti 6 Perkara

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 04:32 WIT

Satgas ODC Tangkap DPO Kasus Penembakan Karyawan Freeport

Selasa, 27 Oktober 2026 - 04:23 WIT

Dua Pemuda di Mimika Ditangkap Polisi Gara-gara Lakukan Pemerkosaan dan Mencuri

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 20:34 WIT

Seorang Pastor Meninggal di Kolam Renang Kuala Kencana, Polisi Selidiki Penyebabnya

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:24 WIT

Polisi Bekuk Dua Remaja Spesialis Curanmor di Mimika, 12 Sepeda Motor Disita

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:10 WIT

Sempat Disebut Tewas, Dua Anggota OPM di Maybrat Ternyata Masih Hidup

Berita Terbaru