TNI Tewaskan Dua Anggota OPM di Yahukimo, Senjata dan Alat Komunikasi Diamankan

Endy Langobelen

Kamis, 19 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah barang bukti yang diamankan TNI saat operasi penyergapan anggota OPM di Kampung Aleleng, Distrik Tangma, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Senin (16/6/2025). (Foto: Istimewa/ Satgas Media Koops Habema)

Sejumlah barang bukti yang diamankan TNI saat operasi penyergapan anggota OPM di Kampung Aleleng, Distrik Tangma, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Senin (16/6/2025). (Foto: Istimewa/ Satgas Media Koops Habema)

YAHUKIMO — Kontak tembak antara aparat TNI dan kelompok bersenjata Organisasi Papua Merdeka (OPM) pecah di Kampung Aleleng, Distrik Tangma, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Senin (16/6/2025) dini hari.

Dua anggota OPM Kodap III Ndugama Derakma, anak buah Egianus Kogoya, dilaporkan tewas dalam operasi tersebut.

Dansatgas Media Koops Habema, Letkol Inf Iwan Dwi Prihartono, menyebutkan operasi penindakan ini merupakan respons tegas atas rangkaian aksi kekerasan yang dilakukan kelompok OPM, termasuk pembunuhan terhadap sejumlah pekerja bangunan gereja di Wamena dan aktivitas perusakan hutan untuk ladang ganja.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Operasi ini dilakukan secara terukur dan profesional, untuk menghentikan ancaman nyata terhadap keselamatan rakyat dan keamanan wilayah,” tegas Dansatgas Media Koops Habema, Letkol Inf Iwan Dwi Prihartono dalam pernyataan resminya.

Baca Juga :  Breaking News: Kebakaran Hebat di Jalan Ahmad Yani Timika

Dijelaskan bahwa awalnya aparat menerima informasi mengenai keberadaan empat anggota OPM Kodap III Ndugama yang bersembunyi di sebuah honai di Kampung Ligima.

Tim TNI pun kemudian bergerak melakukan penyergapan pada pukul 00.15 WIT. Namun saat proses berlangsung, terjadi kontak senjata di Kampung Aleleng.

Baku tembak berlangsung selama sekitar 10 menit dan berakhir dengan dua anggota OPM tewas di lokasi. Tidak ada korban jiwa dari pihak TNI.

Dari lokasi kejadian, aparat mengamankan sejumlah barang bukti, yakni satu pucuk pistol revolver, satu pucuk pistol rakitan, lima butir amunisi kaliber 9 mm, satu unit HT (Baofeng), satu unit HP, satu teleskop optik, dan satu alat pengukur jarak Leica 1000 YDSAT.

Baca Juga :  Edison Gwijangge Tanggapi Ancaman dan Tuduhan oleh Jubir OPM: “Saya Tolak Demi Tuhan”

Letkol Inf Iwan menegaskan, kehadiran TNI di Papua tidak bertujuan menciptakan ketakutan, melainkan memberikan rasa aman dan membuka ruang bagi pembangunan kesejahteraan sebagaimana diamanatkan dalam Instruksi Presiden No. 9 Tahun 2020.

“Negara tidak akan membiarkan kelompok bersenjata menguasai medan tanpa perlawanan. Kami hadir untuk memberikan harapan baru dan ruang aman bagi masyarakat sipil Papua,” ujarnya.

TNI juga kembali menyerukan kepada seluruh anggota kelompok bersenjata untuk meletakkan senjata dan memilih jalur damai demi masa depan Papua yang lebih baik.

Sumber Berita : Siaran Pers Koops Habema Nomor: SP/01/VI/2025

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polres Mimika Bongkar Empat Kasus Narkotika, Barang Bukti Dimusnahkan
Penyelidikan Kasus Pembuangan Bayi di Mimika Terkendala Saksi dan CCTV
Satgas ODC Tangkap DPO Kasus Penembakan Karyawan Freeport
Dua Pemuda di Mimika Ditangkap Polisi Gara-gara Lakukan Pemerkosaan dan Mencuri
Seorang Pastor Meninggal di Kolam Renang Kuala Kencana, Polisi Selidiki Penyebabnya
Polisi Bekuk Dua Remaja Spesialis Curanmor di Mimika, 12 Sepeda Motor Disita
Sempat Disebut Tewas, Dua Anggota OPM di Maybrat Ternyata Masih Hidup
Koops TNI Habema Amankan Kembali Senjata Caracal yang Dirampas OPM

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:40 WIT

Polres Mimika Bongkar Empat Kasus Narkotika, Barang Bukti Dimusnahkan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:33 WIT

Penyelidikan Kasus Pembuangan Bayi di Mimika Terkendala Saksi dan CCTV

Selasa, 27 Oktober 2026 - 04:32 WIT

Satgas ODC Tangkap DPO Kasus Penembakan Karyawan Freeport

Selasa, 27 Oktober 2026 - 04:23 WIT

Dua Pemuda di Mimika Ditangkap Polisi Gara-gara Lakukan Pemerkosaan dan Mencuri

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 20:34 WIT

Seorang Pastor Meninggal di Kolam Renang Kuala Kencana, Polisi Selidiki Penyebabnya

Berita Terbaru