Pasca Operasi di Intan Jaya, Sejumlah Prajurit TNI Diberi Kenaikan Pangkat

Endy Langobelen

Rabu, 21 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana pelaksanaan upacara pelantikan kenaikan pangkat luar biasa (KPLB) berlangsung di Gedung Eme Neme Kangasi, Mayonif 754/ENK, Timika, Papua Tengah, Rabu (21/5/2025). (Foto: Istimewa)

Suasana pelaksanaan upacara pelantikan kenaikan pangkat luar biasa (KPLB) berlangsung di Gedung Eme Neme Kangasi, Mayonif 754/ENK, Timika, Papua Tengah, Rabu (21/5/2025). (Foto: Istimewa)

MIMIKA – Panglima TNI, Jenderal TNI Agus Subiyanto, pada Rabu (21/5/2025), melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Mimika, Papua Tengah, pasca seminggu peristiwa operasi penyerangan OPM di sejumlah kampung di Intan Jaya.

Dalam kunjungan ini, diketahui salah satu agendanya adalah memberikan penghargaan kepada para prajurit yang dinilai telah melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik.

Upacara pelantikan kenaikan pangkat luar biasa (KPLB) berlangsung di Gedung Eme Neme Kangasi, Mayonif 754/ENK, Timika, Papua Tengah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Upacara tersebut dilaksanakan secara tertutup yang mana para wartawan dilarang keras untuk masuk melakukan peliputan.

Kendati demikian, di akhir-akhir kunjungan itu, saat rombongan telah bergeser ke Hotel Rimba Papua, Kapuspen TNI, Mayjen TNI Kristomei Sianturi, bersedia untuk diwawancarai awak media.

Baca Juga :  4 OPD di Mimika Jadi Pilot Project Keamanan Data Digital di Tanah Papua

Dalam kesempatan itu, Kapuspen TNI membenarkan bahwa sejumlah prajurit telah diberikan penghargaan atas keberhasilannya dalam melaksanakan tugas.

“Jadi, memang ada pemberian reward, ada ucapan terima kasih dari panglima tertinggi kita kepada prajurit-prajurit yang telah melaksanakan tugasnya di Papua. Karena dengan tugas-tugas mereka, maka Papua ini pembangunannya bisa berjalan lancar tanpa gangguan. Artinya (dengan kerja mereka, Papua ini) masih sebagai bagian dari Negara Republik Indonesia,” jelas Sianturi.

Disampaikan bahwa terdapat macam-macam penghargaan yang diberikan. “Ada yang kenaikan pangkat luar biasa, satu tingkat lebih tinggi, ada yang nanti akan mendapatkan kesempatan sekolah mendahului dari teman-temannya,” ungkapnya.

Selain itu, lanjut Kapuspen, ada pun penghargaan lain berupa Ibadah Umroh dan wisata rohani ke Yerusalem.

Saat ditanya jumlah prajurit yang diberikan kenaikan pangkat, Kapuspen menyebut masih dalam pengkajian.

Baca Juga :  ‘Tabola Bale’ Meledak di AMI Awards 2025: Lagu Cinta dari Timur yang Taklukan Panggung Nasional

“Staf-staf sedang mengkaji itu; berapa yang naik pangkat, berapa yang sekolah, berapa yang nanti mendapatkan kesempatan misalnya dari Tamtama ke Bintara, Bintara ke Perwira. Nanti juga ada yang Umroh, ada yang ke Yerusalem. Nah itu sedang didata,” tuturnya.

Kapuspen mengakui bahwa para penerima penghargaan itu termasuk prajurit yang telah melaksanakan operasi di Intan Jaya beberapa waktu lalu, walaupun tidak semua secara khusus.

“Tidak semua (yang operasi di Intan Jaya). Jadi, yang betul-betul berhasil telah melaksanakan tugas yang diberikan kepadanya,” tandasnya.

Di samping memberikan penghargaan, Panglima TNI juga melaksanakan agenda lain, di antaranya mengevaluasi tindak operasi di Intan Jaya, mendengar pemaparan tentang pembangunan Makoops Habema, serta meninjau Rumkit Tk. IV Kesdam XVII/Cenderawasih.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mobil Anggota Polisi Dibakar di Kwamki Narama Mimika
Polres Mimika Bongkar Empat Kasus Narkotika, Barang Bukti Dimusnahkan
Penyelidikan Kasus Pembuangan Bayi di Mimika Terkendala Saksi dan CCTV
Satgas ODC Tangkap DPO Kasus Penembakan Karyawan Freeport
Dua Pemuda di Mimika Ditangkap Polisi Gara-gara Lakukan Pemerkosaan dan Mencuri
Seorang Pastor Meninggal di Kolam Renang Kuala Kencana, Polisi Selidiki Penyebabnya
Polisi Bekuk Dua Remaja Spesialis Curanmor di Mimika, 12 Sepeda Motor Disita
Sempat Disebut Tewas, Dua Anggota OPM di Maybrat Ternyata Masih Hidup

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:55 WIT

Mobil Anggota Polisi Dibakar di Kwamki Narama Mimika

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:40 WIT

Polres Mimika Bongkar Empat Kasus Narkotika, Barang Bukti Dimusnahkan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:33 WIT

Penyelidikan Kasus Pembuangan Bayi di Mimika Terkendala Saksi dan CCTV

Selasa, 27 Oktober 2026 - 04:32 WIT

Satgas ODC Tangkap DPO Kasus Penembakan Karyawan Freeport

Selasa, 27 Oktober 2026 - 04:23 WIT

Dua Pemuda di Mimika Ditangkap Polisi Gara-gara Lakukan Pemerkosaan dan Mencuri

Berita Terbaru

Sebuah mobil milik anggota polisi dibakar oleh warga di Distrik Kwamki Narama, Mimika, Papua Tengah, Jumat, 30 Oktober malam. (Foto: Dok. Warga)

Hukrim

Mobil Anggota Polisi Dibakar di Kwamki Narama Mimika

Sabtu, 31 Okt 2026 - 16:55 WIT