6 Puskesmas Pelosok Mimika Lulus Penilaian BLUD

Ahmad

Sabtu, 15 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto bersama pada pembukaan kegiatan penilaian puskesmas yang diselenggarakan Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika di Ballroom Hotel Horison Ultima Timika, Jumat (14/8/2026). (Foto: Istimewa)

Foto bersama pada pembukaan kegiatan penilaian puskesmas yang diselenggarakan Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika di Ballroom Hotel Horison Ultima Timika, Jumat (14/8/2026). (Foto: Istimewa)

MIMIKA — Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika resmi menyelesaikan penilaian kelayakan penerapan Pola Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum Daerah (PPK-BLUD) bagi enam puskesmas yang berada di wilayah pesisir dan pegunungan.

Hasil rekapitulasi penilaian per 14 Agustus 2026 menyatakan seluruh fasilitas kesehatan tersebut lulus evaluasi dokumen administratif dengan nilai di atas 96.

Keenam puskesmas yang dinyatakan lulus adalah, Puskesmas Kokonao: 97,90, Puskesmas Atuka: 97,70, Puskesmas Alama: 97,70, Puskesmas Jita: 97,70, Puskesmas Amar: 96,90, dan Puskesmas Mapar: 96,30.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penilaian yang berlangsung selama dua hari di Timika ini diikuti sekitar 50 peserta dan melibatkan pakar dari Lembaga Pengkajian dan Pengembangan Sosial Politik (LPPSP) Universitas Indonesia sebagai pendamping independen.

Evaluasi mencakup enam komponen dokumen administrative, meliputi komitmen peningkatan kinerja, pola tata kelola, rencana strategis, standar pelayanan minimal, laporan keuangan, serta kesediaan audit.

Baca Juga :  ASF Makin Ganas, Bupati Mimika Minta Peternak Tidak Bakar Bangkai Babi

Ketua Panitia Penilai sekaligus Kepala Bidang Kesehatan Lanjutan, Kefarmasian, dan Alat Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, Faridah, menegaskan bahwa perubahan status ini sangat krusial bagi puskesmas di wilayah yang sulit dijangkau.

Menurutnya, dinamika perubahan pola penyakit—seperti meningkatnya kasus penyakit tidak menular di tengah belum teratasinya penyakit menular—serta tingginya tuntutan penanganan medis secara real-time memerlukan respons operasional yang fleksibel.

“Masyarakat di wilayah pedalaman pun berhak mendapatkan pelayanan yang sama kualitasnya dengan masyarakat yang ada di wilayah kota,” tegas Faridah.

Ia menambahkan, langkah transformasi ini juga merupakan bagian dari upaya mendukung target Rencana Strategis Kementerian Kesehatan yang mematok 80 persen puskesmas di Indonesia berstatus BLUD pada 2029.

Sebelum penilaian ini, Kabupaten Mimika telah memiliki 17 fasilitas kesehatan berstatus BLUD, yang terdiri atas 13 puskesmas, dua rumah sakit daerah, PSC 119, dan Laboratorium Kesehatan Lingkungan.

Baca Juga :  Penurunan Stunting: PTFI Serahkan 3.000 Paket Sembako ke Pj Gubernur Papua Tengah

Capaian ini menempatkan Mimika sebagai satu-satunya kabupaten di Provinsi Papua Tengah yang telah menerapkan sistem puskesmas BLUD.

Sementara itu, Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Setda Kabupaten Mimika, Fransiskus Bokeyau, menyampaikan bahwa fleksibilitas pengelolaan anggaran merupakan instrumen utama agar unit pelayanan kesehatan dapat bergerak cepat.

“BLUD memberikan fleksibilitas dalam pengelolaan keuangan bagi unit pelayanan daerah, sehingga fasilitas kesehatan dapat lebih leluasa mengelola pendapatan, belanja, dan operasional sesuai kebutuhan layanan, dengan tetap berpegang pada prinsip efisiensi, efektivitas, transparansi, dan akuntabilitas,” ujar Fransiskus.

Dengan kelulusan ini, keenam puskesmas tinggal menunggu penerbitan Rekomendasi Penetapan Surat Keputusan (SK) BLUD dari Pemerintah Daerah Kabupaten Mimika agar dapat menerapkan penuh pola keuangan mandiri tersebut.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dinas Kesehatan Mimika Bekali Kader Posyandu Deteksi Dini Penyakit Balita
Dinkes Mimika Genjot Kapasitas Nakes Tekan Kasus Campak dan PD3I
LKC Dompet Dhuafa Papua Akhiri Program Kesehatan Empat Tahun di Holtekamp
67 Kasus Kusta Ditemukan di Mimika hingga Agustus 2026
Menahan Gelombang Malaria di Mimika
Pemkab Mimika Siapkan Tim Percepatan Penanggulangan TBC
Hampir 1 Juta Orang Dites, 116.606 Kasus Malaria Ditemukan di Mimika
Evaluasi Program Pusjaki dan Kaka Sehat, Dinkes Mimika Tekankan Hal Ini

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 20:24 WIT

Dinas Kesehatan Mimika Bekali Kader Posyandu Deteksi Dini Penyakit Balita

Kamis, 24 September 2026 - 12:34 WIT

LKC Dompet Dhuafa Papua Akhiri Program Kesehatan Empat Tahun di Holtekamp

Rabu, 23 September 2026 - 15:11 WIT

67 Kasus Kusta Ditemukan di Mimika hingga Agustus 2026

Selasa, 22 September 2026 - 23:15 WIT

Menahan Gelombang Malaria di Mimika

Kamis, 17 September 2026 - 19:14 WIT

Pemkab Mimika Siapkan Tim Percepatan Penanggulangan TBC

Berita Terbaru

Bupati Johannes Rettob melantik Tim Reaksi Cepat (TRC) di Hotel Serayu, Senin (28/9/2026). (Foto: Istimewa)

Pemerintahan

Bupati Mimika Lantik 80 Anggota TRC, Wujud Siaga Bencana

Senin, 28 Sep 2026 - 20:56 WIT