Polisi Bongkar Pos Perang dan Sita Sajam di Kwamki Narama Mimika

Ahmad

Kamis, 17 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Personel gabungan Polres Mimika dan Brimob menyisir area permukiman dan pinggiran hutan pascabentrok antar-kelompok di Distrik Kwamki Narama, Mimika, Papua Tengah, Rabu (16/9/2026). (Foto: Istimewa)

Personel gabungan Polres Mimika dan Brimob menyisir area permukiman dan pinggiran hutan pascabentrok antar-kelompok di Distrik Kwamki Narama, Mimika, Papua Tengah, Rabu (16/9/2026). (Foto: Istimewa)

MIMIKA – Aparat gabungan membongkar pos perang serta menyita puluhan senjata tajam (sajam) pascabentrok antar-kelompok warga di Jalur 1 dan Jalur 2 Distrik Kwamki Narama, Kabupaten Mimika, Papua Tengah.

Operasi penegakan hukum berskala besar ini digelar pada Rabu, 16 September 2026, mulai pukul 11.12 WIT, dipimpin oleh Kabag Ops Polres Mimika, AKP Yulius Hari Katang, bersama Kasat Intelkam, AKP Safri Patenrengi.

Operasi ini melibatkan personel gabungan dari Polres Mimika, Polsek Kwamki Narama, Batalyon B Brimob Polda Papua Tengah, hingga Pasukan III Pelopor Mabes Polri.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat memimpin apel konsolidasi, Kabag Ops Polres Mimika, AKP Yulius Hari Katang, menginstruksikan jajarannya untuk mengantisipasi potensi pergerakan susulan dari massa yang bertikai.

“Tidak menutup kemungkinan kelompok tersebut kembali bergerak ke lokasi kejadian sebelumnya serta berupaya mengganggu pelaksanaan tugas, sehingga ini wajib diantisipasi. Jalur utama akses masuk menuju wilayah tersebut adalah melalui Distrik Kwamki Narama,” tegasnya, Kamis (17/9/2026).

Baca Juga :  Brand Ticha Juara 1 TIFA 2026 Lewat Inovasi Fashion Khas Papua Tengah

“Dan sasaran yang menjadi fokus penindakan meliputi senjata tajam berupa panah, parang, serta segala alat yang berhubungan dengan perlengkapan peperangan. Serta tenda-tenda yang diduga digunakan sebagai pos atau tempat berkumpul kelompok tersebut boleh di bongkar namun dengan ketentuan tidak boleh dibakar atau dimusnahkan secara sengaja,” imbuhnya.

Pasukan menyisir kawasan permukiman kelompok Newegaleng dan kelompok Dang, dengan fokus utama ke wilayah kelompok Newegaleng.

Pemetaan titik kumpul warga dilakukan melalui pengawasan udara menggunakan pesawat nirawak (drone) milik Pasukan III Pelopor Mabes Polri.

Petugas memeriksa rumah warga hingga kawasan pinggiran hutan. Tiga tenda yang berfungsi sebagai pos taktis dibongkar, serta puluhan alat perang disita.

Dari razia yang berlangsung hingga sore hari, polisi mengamankan sembilan busur panah, 44 anak panah, 67 mata anak panah, satu pucuk senapan angin, satu parang, satu linggis kecil, serta pisau, kapak, dan gergaji. Seluruh barang bukti diangkut ke kendaraan operasional Satuan Reserse Kriminal Polres Mimika.

Baca Juga :  Pelayanan Kesehatan di Pustu Amamapare Terhambat Akibat Kurangnya Fasilitas Penunjang

Pantauan udara drone juga menemukan pos persembunyian lain di dalam hutan. Tim gabungan bergerak masuk ke area tersebut dan membakar tenda-tenda agar tidak dapat digunakan kembali sebagai markas kumpul massa.

Seorang pria berinisial SU dari kelompok Newegaleng ditangkap saat bersembunyi di dalam rumah sambil memegang panah dan pisau.

Terduga pelaku langsung dibawa ke Satuan Reserse Kriminal Polres Mimika di Mile 32 untuk pemeriksaan hukum.

Selain itu, petugas mengamankan dua anak di bawah umur yang membawa senjata panah di dalam hutan. Senjata disita, sedangkan kedua anak diberikan pembinaan sebelum dikembalikan kepada keluarga.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mobil Anggota Polisi Dibakar di Kwamki Narama Mimika
Polres Mimika Bongkar Empat Kasus Narkotika, Barang Bukti Dimusnahkan
Penyelidikan Kasus Pembuangan Bayi di Mimika Terkendala Saksi dan CCTV
Satgas ODC Tangkap DPO Kasus Penembakan Karyawan Freeport
Dua Pemuda di Mimika Ditangkap Polisi Gara-gara Lakukan Pemerkosaan dan Mencuri
Seorang Pastor Meninggal di Kolam Renang Kuala Kencana, Polisi Selidiki Penyebabnya
Polisi Bekuk Dua Remaja Spesialis Curanmor di Mimika, 12 Sepeda Motor Disita
Sempat Disebut Tewas, Dua Anggota OPM di Maybrat Ternyata Masih Hidup

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:55 WIT

Mobil Anggota Polisi Dibakar di Kwamki Narama Mimika

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:40 WIT

Polres Mimika Bongkar Empat Kasus Narkotika, Barang Bukti Dimusnahkan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 04:32 WIT

Satgas ODC Tangkap DPO Kasus Penembakan Karyawan Freeport

Selasa, 27 Oktober 2026 - 04:23 WIT

Dua Pemuda di Mimika Ditangkap Polisi Gara-gara Lakukan Pemerkosaan dan Mencuri

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 20:34 WIT

Seorang Pastor Meninggal di Kolam Renang Kuala Kencana, Polisi Selidiki Penyebabnya

Berita Terbaru

Sebuah mobil milik anggota polisi dibakar oleh warga di Distrik Kwamki Narama, Mimika, Papua Tengah, Jumat, 30 Oktober malam. (Foto: Dok. Warga)

Hukrim

Mobil Anggota Polisi Dibakar di Kwamki Narama Mimika

Sabtu, 31 Okt 2026 - 16:55 WIT