Dinkes Mimika Perkuat Dokter Tangani Malaria

Selasa, 11 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika melaksanakan pelatihan tata laksana malaria bagi para tenaga medis. (Foto: Istimewa/Martha)

Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika melaksanakan pelatihan tata laksana malaria bagi para tenaga medis. (Foto: Istimewa/Martha)

MIMIKA – Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika memperkuat kapasitas tenaga medis dalam menangani malaria untuk mencegah penyakit tersebut berkembang menjadi komplikasi berat hingga menyebabkan kematian.

Penguatan kapasitas itu dilakukan melalui pelatihan tata laksana malaria bagi tenaga medis di fasilitas pelayanan kesehatan Kabupaten Mimika selama empat hari, 10–14 Agustus 2026.

Sebanyak 36 dokter penanggung jawab penyakit mengikuti pelatihan tersebut. Mereka berasal dari fasilitas pelayanan kesehatan yang terlibat dalam pelayanan dan penanggulangan malaria, termasuk puskesmas, rumah sakit, dan klinik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penanggung jawab UPTD Malaria Center Mimika sekaligus ketua panitia kegiatan, Imelda Ohoiledjaan, mengatakan peningkatan kompetensi tenaga medis menjadi bagian penting dalam upaya menekan angka kesakitan dan kematian akibat malaria.

Baca Juga :  Wabah ASF Bisa Menular Lewat Sampah Sisa Makanan

Menurut dia, tenaga medis perlu memiliki kemampuan dalam melakukan deteksi dini, diagnosis, pengobatan, pemantauan, hingga tata laksana kasus malaria sesuai standar pelayanan kesehatan.

“Penyakit ini dapat menyebabkan kesakitan, komplikasi berat, bahkan kematian apabila tidak dilakukan deteksi dini dan penatalaksanaan secara tepat dan cepat,” ujar Imelda.

Ia mengatakan fasilitas pelayanan kesehatan memiliki peran penting dalam memastikan masyarakat memperoleh pelayanan malaria yang bermutu dan berkesinambungan.

Melalui pelatihan tersebut, Imelda berharap para tenaga medis semakin kompeten dalam melakukan pencegahan, deteksi dini, diagnosis, pengobatan, pemantauan, serta tata laksana kasus malaria sesuai standar.

Baca Juga :  Permudah Perizinan Nakes, Dinkes Mimika Sinkronkan Data SIP dengan Sistem Nasional

Selain itu, peserta diharapkan memahami epidemiologi, gejala, tanda, dan klasifikasi malaria; mampu melakukan diagnosis dan pengobatan sesuai standar; menangani malaria berat beserta komplikasinya; serta melakukan pemantauan dan tindak lanjut pengobatan.

“Selain itu, tujuan yang tidak kalah penting adalah melaksanakan pencatatan dan pelaporan kasus malaria serta meningkatkan kualitas pelayanan malaria di fasilitas pelayanan kesehatan,” terangnya.

Penguatan kemampuan tenaga medis tersebut diharapkan dapat mendukung penanganan malaria secara lebih cepat dan tepat, terutama dalam mendeteksi kasus yang berisiko mengalami kondisi berat.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

LKC Dompet Dhuafa Papua Akhiri Program Kesehatan Empat Tahun di Holtekamp
67 Kasus Kusta Ditemukan di Mimika hingga Agustus 2026
Menahan Gelombang Malaria di Mimika
Pemkab Mimika Siapkan Tim Percepatan Penanggulangan TBC
Hampir 1 Juta Orang Dites, 116.606 Kasus Malaria Ditemukan di Mimika
Evaluasi Program Pusjaki dan Kaka Sehat, Dinkes Mimika Tekankan Hal Ini
Dinkes Mimika Perkuat Mutu Layanan Kesehatan Melalui Pelatihan ILP dan Orientasi Keselamatan Pasien
6 Puskesmas Pelosok Mimika Lulus Penilaian BLUD

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 12:34 WIT

LKC Dompet Dhuafa Papua Akhiri Program Kesehatan Empat Tahun di Holtekamp

Rabu, 23 September 2026 - 15:11 WIT

67 Kasus Kusta Ditemukan di Mimika hingga Agustus 2026

Selasa, 22 September 2026 - 23:15 WIT

Menahan Gelombang Malaria di Mimika

Kamis, 17 September 2026 - 19:14 WIT

Pemkab Mimika Siapkan Tim Percepatan Penanggulangan TBC

Senin, 14 September 2026 - 20:08 WIT

Hampir 1 Juta Orang Dites, 116.606 Kasus Malaria Ditemukan di Mimika

Berita Terbaru

Bupati Johannes Rettob melantik Tim Reaksi Cepat (TRC) di Hotel Serayu, Senin (28/9/2026). (Foto: Istimewa)

Pemerintahan

Bupati Mimika Lantik 80 Anggota TRC, Wujud Siaga Bencana

Senin, 28 Sep 2026 - 20:56 WIT