Menembus Pesisir Mimika demi Hak Sipil Warga Amamapare

Ahmad

Sabtu, 3 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana kegiatan pelayanan Jemput Bola Adminduk di Kampung Amamapare, Distrik Mimika Timur Jauh, Mimika, Papua Tengah, Sabtu (3/10/2026). (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

Suasana kegiatan pelayanan Jemput Bola Adminduk di Kampung Amamapare, Distrik Mimika Timur Jauh, Mimika, Papua Tengah, Sabtu (3/10/2026). (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

MIMIKA – Di dalam sebuah balai berstruktur kayu dengan dinding papan berwarna biru muda dan hijau, belasan warga duduk berjejer di atas kursi plastik.

Udara pesisir Kampung Amamapare, Distrik Mimika Timur Jauh, terasa riuh oleh langkah kaki dan gumaman warga setempat yang mengantre sejak pagi.

Sejumlah ibu menggendong anak mereka, sementara para lelaki dewasa berdiri mengamati laptop dan perangkat pemindai yang digelar di atas meja beralas kain hijau.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di tempat inilah Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Mimika menggelar program rutin tahunan bertajuk “Jempol Adminduk” (Jemput Bola Melayani Administrasi Kependudukan).

Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, mulai Sabtu, 3 Oktober hingga Senin, 5 Oktober 2026, ini difokuskan untuk melayani warga di Kampung Amamapare atau yang juga dikenal sebagai Pulau Karaka.

Baca Juga :  Disparbudpora Mimika Umumkan Pemenang Lomba Cerita Visual, Kuala Kencana Squad Juara I

“Pelayanan ini diberikan secara gratis tanpa dipungut biaya,” kata Kepala Disdukcapil Kabupaten Mimika, Slamet Sutejo.

Langkah jemput bola ini menjadi strategi utama pemerintah daerah untuk menjangkau masyarakat yang tinggal di wilayah pesisir dan terpencil—kawasan yang selama ini kerap terkendala akses transportasi laut dan biaya untuk mengurus dokumen ke pusat kota Timika.

Berdasarkan pantauan media ini di lokasi, terlihat petugas melayani berbagai kebutuhan administrasi kependudukan warga secara langsung.

Suasana kegiatan pelayanan Jemput Bola Adminduk di Kampung Amamapare, Distrik Mimika Timur Jauh, Mimika, Papua Tengah, Sabtu (3/10/2026). (Foto: Galeri Papua/Ahmad)
Suasana kegiatan pelayanan Jemput Bola Adminduk di Kampung Amamapare, Distrik Mimika Timur Jauh, Mimika, Papua Tengah, Sabtu (3/10/2026). (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

Jenis layanan yang dihadirkan meliputi perekaman dan pencetakan e-KTP, penerbitan Kartu Keluarga (KK), Kartu Identitas Anak (KIA), Surat Keterangan Pindah Penduduk (SKPWNI), Akta Kelahiran, Akta Kematian, hingga pendaftaran Identitas Kependudukan Digital (IKD).

Baca Juga :  Adu Penalti, SMA Taruna Dharma Singkirkan SMANSA di Kapolda Cup II

Proses verifikasi data dilakukan secara bertahap di beberapa meja pelayanan. Petugas teknis memeriksa kelengkapan berkas fisik berupa lembaran formulir dan salinan dokumen pendukung milik warga sebelum diinput ke dalam sistem basis data kependudukan nasional.

Beberapa warga tampak berdialog langsung dengan petugas untuk memperbaiki data keluarga maupun melakukan perekaman biometrik.

Bagi warga pesisir seperti di Pulau Karaka (Kampung Amamapare), keberadaan program Jempol Adminduk memangkas jarak dan beban ekonomi yang selama ini menjadi penghalang.

Tanpa dokumen kependudukan yang sah, warga kerap kesulitan mengakses pelbagai layanan dasar pemerintah, seperti bantuan sosial, fasilitas kesehatan, hingga akses pendidikan anak.

Disdukcapil Kabupaten Mimika memastikan kegiatan melintasi wilayah perairan ini akan terus menjadi agenda tahunan prioritas.

Komitmen tersebut dijalankan demi memastikan setiap warga negara di pelosok Mimika memiliki identitas hukum yang sah dan terdata secara akuntabel.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Terisolasi dan Beban Biaya: Menakar Model Koperasi BRIDA di Pedalaman Mimika
Mimika Raih Penghargaan Program 3 Juta Rumah dari Kemendagri, Dapat Kuota Bedah 300 Rumah
Bupati Mimika Lantik 80 Anggota TRC, Wujud Siaga Bencana
Jawaban Bupati Johannes Rettob atas Catatan Tujuh Fraksi DPRK Mimika
Cegah Potensi Konflik Tapal Batas, Pemkab Mimika Wacanakan Pemekaran Distrik Baru
Rancangan APBD Perubahan Mimika 2026 Capai Rp6,16 Triliun, Pendapatan Ditargetkan Rp5,05 Triliun
BPKAD Mimika Dorong APBD Tak Berhenti pada Serapan Anggaran
Mimika Punya 11 Titik Kumuh, Pemkab Hanya Bisa Menyentuh Dua Kawasan

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 10:49 WIT

Menembus Pesisir Mimika demi Hak Sipil Warga Amamapare

Jumat, 2 Oktober 2026 - 20:04 WIT

Terisolasi dan Beban Biaya: Menakar Model Koperasi BRIDA di Pedalaman Mimika

Selasa, 29 September 2026 - 20:15 WIT

Mimika Raih Penghargaan Program 3 Juta Rumah dari Kemendagri, Dapat Kuota Bedah 300 Rumah

Senin, 28 September 2026 - 20:56 WIT

Bupati Mimika Lantik 80 Anggota TRC, Wujud Siaga Bencana

Senin, 28 September 2026 - 20:51 WIT

Jawaban Bupati Johannes Rettob atas Catatan Tujuh Fraksi DPRK Mimika

Berita Terbaru

Suasana kegiatan pelayanan Jemput Bola Adminduk di Kampung Amamapare, Distrik Mimika Timur Jauh, Mimika, Papua Tengah, Sabtu (3/10/2026). (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

Pemerintahan

Menembus Pesisir Mimika demi Hak Sipil Warga Amamapare

Sabtu, 3 Okt 2026 - 10:49 WIT