Tiga ABK Kapal Penjuru Bintang Ditemukan Selamat

Kamis, 27 Oktober 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim SAR gabungan Manokwari berpose bersama tiga orang anak buah kapal (ABK) Penjuru Bintang yang berhasil dievakuasi ke Pelabuhan Anggrem, Kelurahan Padarni, Distrik Manokwari Barat, Rabu (27/10/2022) pagi. (Foto: Istimewa Basarnas Manokwari)

Tim SAR gabungan Manokwari berpose bersama tiga orang anak buah kapal (ABK) Penjuru Bintang yang berhasil dievakuasi ke Pelabuhan Anggrem, Kelurahan Padarni, Distrik Manokwari Barat, Rabu (27/10/2022) pagi. (Foto: Istimewa Basarnas Manokwari)

MANOKWARI – Tiga orang anak buah kapal (ABK) ditemukan selamat usai sempat hanyut bersama Kapal Penjuru Bintang di perairan Kabupaten Manokwari, Provinsi Papua Barat sejak Selasa (25/10/2022).

Kepala Badan Pencarian dan Pertolongan Nasional (Basarnas) Manokwari, I Wayan Suyatna, pada Kamis (27/10/2022) mengatakan Kapal Penjuru Bintang ditemukan dengan jarak 10 nautical mile dari pesisir Manokwari.

“Kapal Penjuru Bintang ditemukan helikopter milik Polda Papua Barat setelah melakukan pencarian selama 20 menit di atas udara dan ketiganya ditemukan pada Rabu (26/10/2022) pukul 17.35 WIT sore,” katanya.

Tim SAR gabungan yang terdiri dari Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) Manokwari, Polairud Manokwari, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Manokwari, dan Basarnas Manokwari kemudian menjemput para ABK Kapal Penjuru Bintang tersebut.

Ketiga awak kapal antara lain Mateus (25), Owel (21), dan Ari (27) dipastikan dalam keadaan selamat dan sehat saat ditemukan.

“Proses pencarian hingga evakuasi setidaknya memakan waktu hingga 12 jam dalam pencarian di hari Rabu. Tim SAR gabungan dan para ABK Kapal Penjuru Bintang kemudian dievakuasi ke Pelabuhan Anggrem di Kelurahan Padarni, Distrik Manokwari Barat,” jelasnya.

Baca Juga :  Kucurkan Anggaran Hampir Rp1 Miliar, Dinas PUPR Mimika Bangun Jalan di Kokonau

Para ABK Kapal Penjuru Bintang itu kemudian diserahkan ke keluarganya masing-masing dan operasi SAR untuk pencarian Kapal Penjuru Bintang dipastikan ditutup.

Untuk diketahui, Kapal Penjuru Bintang pada Selasa siang pukul 11.00 WIT dilaporkan mengalami mati mesin di perairan Manokwari dan sempat diketahui hanyut sembari membawa tiga orang ABK.

Sebelum hanyut, Nahkoda Kapal Penjuru Bintang, Muhammad Amran, sempat menumpang perahu nelayan ke daratan untuk memperbaiki mesin yang rusak.

Tetapi ketika kembali di lokasi terakhir Kapal Penjuru Bintang ditinggalkannya pada Selasa sore pukul 17.00 WIT kapal tersebut sudah tidak ada.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tifa Creative Bawa UMKM Mimika ke Perhatian Staf Khusus Presiden, Tiar Diundang ke TIFA 2027
Petrosea Hadirkan Inovasi Pemanfaatan Air Hujan untuk Memperluas Akses Air Layak Minum di Sorong
Gaun Biru Vina, Duta TIFA Asal Kamoro yang Bersinar di Panggung Nasional
Tingkatkan Kesiapsiagaan Bencana, “Search and Rescue Goes to School” Edukasi Pelajar di Mimika
IA-ITB Dorong Investasi dan Pengembangan SDM untuk Percepat Pembangunan Papua
Transaksi Rp627 Ribu yang Berujung PHK di Alfamidi Sentani
Ko Puaz: Kopi, Kebun, dan Mimpi yang Tumbuh di Paniai
Pelecehan Seksual Berulang di Jayapura, Mengapa Korban Belum Terlindungi?

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:47 WIT

Petrosea Hadirkan Inovasi Pemanfaatan Air Hujan untuk Memperluas Akses Air Layak Minum di Sorong

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:35 WIT

Gaun Biru Vina, Duta TIFA Asal Kamoro yang Bersinar di Panggung Nasional

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:42 WIT

Tingkatkan Kesiapsiagaan Bencana, “Search and Rescue Goes to School” Edukasi Pelajar di Mimika

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:02 WIT

IA-ITB Dorong Investasi dan Pengembangan SDM untuk Percepat Pembangunan Papua

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:32 WIT

Transaksi Rp627 Ribu yang Berujung PHK di Alfamidi Sentani

Berita Terbaru