Satgas Blukar Brimob dan Nanggala Kopassus Diterjunkan ke Intan Jaya Kejar KKB

Endy Langobelen

Sabtu, 4 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Personel Satgas Blukar Brimob dan Naggala Kopassus diterjunkan ke Distrik Homeyo, Kabupaten Paniai, Papua Tengah, Jumat (3/5/2024). (Foto: Istimewa/Satgas Humas Damai Cartenz 2024).

Personel Satgas Blukar Brimob dan Naggala Kopassus diterjunkan ke Distrik Homeyo, Kabupaten Paniai, Papua Tengah, Jumat (3/5/2024). (Foto: Istimewa/Satgas Humas Damai Cartenz 2024).

INTAN JAYA – Aparat gabungan TNI-Polri memberi respons terhadap aksi serangan dari kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Distrik Homeyo, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah, Jumat (3/5/2023).

Respon diberikan karena KKB dinilai telah mengancam keamanan di wilayah Intan Jaya selama tiga hari berturut-turut.

Kepala Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol. Dr. Faizal Ramadhani, mengatakan serangan KKB itu telah menciptakan ketakutan di kalangan masyarakat setempat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kekejaman KKB dimulai dengan serangan terhadap Polsek Homeyo pada 30 April 2024 yang menewaskan seorang warga sipil remaja bernama Alexsander Para’pak.

Baca Juga :  Pemuda 22 Tahun Ditemukan Tewas di Mimika, Penyebab Kematian Masih Diselidiki

Kemudian pada 1 Mei 2024, KKB melakukan pembakaran terhadap bangunan SD Inpres Pogapa. Selanjutnya pada 2 Mei 2024, KKB kembali berupaya menyerang Koramil 1705-05/Homeyo.

Dalam menindaklanjuti gangguan KKB tersebut, pasukan Brimob dari Satgas Blukar dan pasukan Kopassus dari Satgas Nanggala telah diterjunkan pada Jumat (3/5/2024) untuk melakukan penyisiran KKB.

“Kedua pasukan merupakan bagian dari Operasi Damai Cartenz 2024,” kata Faizal Ramdani.

Satgas Blukar Brimob dan Satgas Nanggala Kopasus dipastikan akan melakukan pengejaran terhadap KKB pelaku tindak pidana di Homeyo.

Baca Juga :  Pj Sekda Mimika: Lomba HUT Korpri Momen Pererat Solidaritas Antar ASN dan Pegawai

“Penindakan tegas terhadap KKB pelaku tindak pidana di Distrik Homeyo adalah langkah untuk memastikan keamanan di daerah tersebut sehingga masyarakat setempat dapat beraktivitas dengan aman,” tegasnya.

Sementara Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz, AKBP Bayu Suseno, menyebut dalam waktu dekat, jenazah korban penembakan KKB akan segera dievakuasi ke Timika.

“Kami turut berbelasungkawa atas meninggalnya korban penembakan oleh KKB di Distrik Homeyo, 30 April lalu. Dalam waktu dekat, jenazah almarhum akan segera dievakuasi menuju Timika,” pungkas Bayu.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Korban Tewas dalam Mobil di Kuala Kencana Merupakan Anggota TNI, Ada Luka Tembak di Dada
4 Anggota OPM Puncak Jaya Serahkan Senjata, Pilih Kembali ke Masyarakat
12 Hari Dirawat, Demerina Korban Penyanderaan KKB di Mimika Kembali ke Keluarga
Kontak Senjata di Intan Jaya, 4 Anggota Kelompok Bersenjata Dilaporkan Tewas
Anggota KKB Penembak ASN di Yahukimo Ditangkap, Tiga Amunisi Disita
Sarang Sabu di Lorong Togel Mimika Digerebek, Polisi Sita Timbangan dan Bong
Pemulihan Kerugian Negara Rp31,3 Miliar Kasus Korupsi Proyek Aerosport Mimika
Pelecehan Seksual Berulang di Jayapura, Mengapa Korban Belum Terlindungi?

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 19:42 WIT

Korban Tewas dalam Mobil di Kuala Kencana Merupakan Anggota TNI, Ada Luka Tembak di Dada

Sabtu, 26 September 2026 - 22:07 WIT

4 Anggota OPM Puncak Jaya Serahkan Senjata, Pilih Kembali ke Masyarakat

Jumat, 25 September 2026 - 18:20 WIT

12 Hari Dirawat, Demerina Korban Penyanderaan KKB di Mimika Kembali ke Keluarga

Jumat, 25 September 2026 - 18:00 WIT

Kontak Senjata di Intan Jaya, 4 Anggota Kelompok Bersenjata Dilaporkan Tewas

Rabu, 23 September 2026 - 19:55 WIT

Anggota KKB Penembak ASN di Yahukimo Ditangkap, Tiga Amunisi Disita

Berita Terbaru

Ilustrasi.

Ekonomi

Meraba Pertumbuhan Ekonomi di Kabupaten Mimika

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:20 WIT

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Mimika, Samuel Yogi. (Foto: Galeri Papua/Endy Langobelen)

Ekonomi

Mimika Punya 17 Ribu UMKM, Baru 3 Ribu Masuk Pembinaan

Senin, 5 Okt 2026 - 22:35 WIT