AIYE akan Lengkapi Seluruh Faskes dengan Layanan On Call 24 Jam dan Rawat Inap

Endy Langobelen

Sabtu, 12 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Mimika, Alexsander Omaleng dan Yusuf Rombe (AIYE), menghadiri peresmian Sekretariat Pemenangan Dapil 3 AIYE di Jalan Budi Utomo, Timika, Papua Tengah, Sabtu (12/10/2024). (Foto: Galeri Papua/Endy Langobelen)

Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Mimika, Alexsander Omaleng dan Yusuf Rombe (AIYE), menghadiri peresmian Sekretariat Pemenangan Dapil 3 AIYE di Jalan Budi Utomo, Timika, Papua Tengah, Sabtu (12/10/2024). (Foto: Galeri Papua/Endy Langobelen)

MIMIKA – Pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati Mimika, Alexsander Omaleng dan Yusuf Rombe (AIYE), berkomitmen meningkatkan pelayanan kepada masyarakat di bidang kesehatan.

Kendari paslon bernomor urut 3 itu menilai saat ini pelayanan kesehatan di Mimika sudah cukup baik. Akan tetapi, menurut mereka, ada beberapa layanan yang perlu ditambahkan seperti layanan On Call 24 jam dan rawat inap di seluruh fasilitas kesehatan (faskes).

“(Pelayanan) di bidang kesehatan mulai dari pusat, provinsi, hingga di kabupaten sudah berjalan dengan baik. Namun, nanti kami akan tambahkan yang namanya On Call rumah sakit dan juga layanan rawat inap,” ujar calon Wakil Bupati Mimika, Yusuf Rombe, dalam acara peresmian Sekretariat Pemenangan Dapil 3 AIYE di Jalan Budi Utomo, Timika, Papua Tengah, Sabtu (12/10/2024).

Yusuf menjelaskan layanan On Call 24 jam merupakan layanan call center yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat Mimika saat membutuhkan kendaraan untuk dilakukan penjemputan pasien.

“Setiap masyarakat, setiap kita yang sakit, nantinya ada nomor HP yang bisa dihubungi. Nanti dari Puskesmas atau dari rumah sakit akan menjemput bapak ibu sekalian,” jelas Yusuf.

Selain itu, lanjut Yusuf, AIYE pun akan berupaya untuk mengadakan layanan rawat inap pada semua faskes yang ada di Mimika.

“Semua fasilitas kesehatan, baik itu rumah sakit-rumah sakit atau klinik-klinik dan Puskesmas yang bisa dijangkau kendaraan darat akan ada layanan rawat inap,” turunnya.

Baca Juga :  Terisolasi dan Beban Biaya: Menakar Model Koperasi BRIDA di Pedalaman Mimika

Di samping itu, Alexsander Omaleng selaku calon Bupati Mimika pun menyatakan siap membangun fasilitas kesehatan yang memadai di kampung-kampung.

“Jadi, rumah sakit di Banti kan sudah ada. Itu bukti dan kita akan llanjutkan. Kalau lanjut berarti selanjutnya di Arwanob juga ada, di Tsinga juga ada, Jila juga ada, Hoya juga ada, Jita juga ada, dan di pesisir-pesisir pantai juga ada. Itu tetap kita lanjutkan (pembangunan),” tegas Alex.

“Kami dua tidak pernah banyak bicara, tapi kami dua diam dan bekerja,” pungkasnya.


Update berita terbaru lainnya dengan mengikuti saluran Galeripapua.com WhatsApp Channel. Klik link berikut https://whatsapp.com/channel/0029VafbmilChq6Dj7IL2i46

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ko Puaz: Kopi, Kebun, dan Mimpi yang Tumbuh di Paniai
Dinkes Mimika Dorong Cegah Malaria Sebelum Warga Sakit
PAM GKI Klasis Mimika Dukung Eliminasi Malaria
PC PMI Mimika Dorong Program Eliminasi Malaria
Kasus Malaria Mimika Tembus 118 Ribu, YACP Dorong Media Jadi Penggerak Pencegahan
Pemuda Muslim Dorong Pelajar Jadi Agen Pencegahan Malaria di Mimika
Asap Karhutla Ancam Kelompok Rentan, Amungsa Cares Papua Imbau Penggunaan Masker
Kabut Asap Picu Kenaikan Kasus ISPA di Mimika, Dinkes Catat Lebih dari 63 Ribu Penderita

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 19:09 WIT

Ko Puaz: Kopi, Kebun, dan Mimpi yang Tumbuh di Paniai

Kamis, 8 Oktober 2026 - 19:18 WIT

Dinkes Mimika Dorong Cegah Malaria Sebelum Warga Sakit

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:54 WIT

PAM GKI Klasis Mimika Dukung Eliminasi Malaria

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:59 WIT

PC PMI Mimika Dorong Program Eliminasi Malaria

Minggu, 4 Oktober 2026 - 17:00 WIT

Kasus Malaria Mimika Tembus 118 Ribu, YACP Dorong Media Jadi Penggerak Pencegahan

Berita Terbaru

Warga dan peserta mengikuti diskusi peluncuran laporan Pusaka Bentala Rakyat di Dusun Sagu Ebha Hekhe, Kampung Sereh, Sentani, Kabupaten Jayapura, Rabu, 7 Oktober 2026. Dusun sagu itu menjadi lokasi peluncuran laporan tentang izin kehutanan di tanah adat Papua. Galeripapua/Ikbal Asra

Organisasi

Belasan Izin Hutan Menyasar Tanah Adat Papua

Senin, 12 Okt 2026 - 06:00 WIT

Agustinus Kadepa, petani kopi dari Kampung Tuguwai, Distrik Aweidah, Kabupaten Paniai, Papua Tengah. (Foto: Galeri Papua/Endy Langobelen)

Utama

Ko Puaz: Kopi, Kebun, dan Mimpi yang Tumbuh di Paniai

Minggu, 11 Okt 2026 - 19:09 WIT

Didi Kurniawan, M.Kes., resmi terpilih sebagai Ketua Kerukunan Keluarga Tomia Kabupaten Mimika periode 2026–2031. (Foto: KKT Mimika)

Organisasi

Didi Kurniawan Terpilih Pimpin KKT Mimika 2026–2031

Sabtu, 10 Okt 2026 - 13:57 WIT