Dewan Minta Freeport Bantu Masyarakat Terdampak Banjir dan Longsor di Distrik Tembagapura

Jefri Manehat

Selasa, 29 Agustus 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Kabupaten Mimika, Mathius Yanengga.

i

Anggota DPRD Kabupaten Mimika, Mathius Yanengga.

MIMIKA – Anggota DPRD Kabupaten Mimika, Mathius Yanengga, meminta PT Freeport Indonesia (PTFI) untuk ikut membantu masyarakat 3 kampung, yakni Kampung Baluni, Jagamin, dan Arwanop di Distrik Tembagapura yang terdampak musibah banjir dan longsor.

Menurutnya, pihak PTFI harus turut terlibat membantu masyarakat di 3 kampung itu karena lokasi operasi tambang PTFI berada di sekitar kampung-kampung tersebut.

Yanengga menyebutkan, selain pemerintah, PTFI juga perlu mengambil langkah cepat membantu dan menangani musibah yang menimpa masyarakat di Distrik Tembagapura.

Baca Juga :  Relawan AIYE Disebut Panwaslu Aktif, Nalio Jangkup dan Pandis Miru: Itu Hoaks

“Memang dampak ini bukan karena dampak dari operasi Freeport. Ini memang murni sebuah bencana, tetapi sebagai perusahaan yang berada di sekitar tiga kampung itu, Freeport harus membantu dan mengambil langkah cepat sebagai bentuk kepedulian kemanusiaan,” kata Yanengga kepada wartawan, Selasa (29/8/2023).

Dia menyebut saat ini masyarakat di Kampung Baluni, Jagamin, dan Arwanop Distrik Tembagapura terisolir karena jembatan yang menjadi akses masyarakat rusak parah akibat dihantam banjir dan longsor yang terjadi selama dua hari sejak Jumat (25/8/2023) dan Sabtu (26/8/2023).

Baca Juga :  Entas Kemiskinan Ekstrem, Pemprov Papua Tengah Bangun Rumah Layak Huni di Mimika

Sebagai informasi, terkait bantuan kepada masyarakat tiga kampung yang terdampak musibah banjir dan longsor, Pemerintah Kabupaten Mimika telah mengambil langkah dengan mengirimkan 2 ton bantuan sembako.

Pemerintah juga akan mengirimkan tim meninjau lokasi kejadian untuk melihat secara langsung kerusakan dan lokasi yang tepat agar jembatan baru segera di bangun kembali, mengingat jembatan tersebutlah yang selama ini menjadi akses keluar bagi masyarakat.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Solidaritas Merauke Desak Gereja Suarakan Penghentian PSN
Tolak Sawit PT IKSJ, Masyarakat Moi Sigin Antar Surat ke Kantor Pusat CAA Group
Industri Kayu di Sorong Tinggalkan Krisis Hak dan Penghidupan Masyarakat Adat Moi
Koalisi HAM Papua Minta TNI Tak Intervensi Konflik Tanah Adat Marga Kwipalo di Merauke
Tolak Sawit, Masyarakat Adat Klagilit Maburu Usir Utusan Perusahaan di Sorong
Perdamaian Kwamki Narama, Willem Wandik Desak Percepatan Perdasus Konflik Adat Papua
Masyarakat Adat di Mimika Barat Jauh Tolak Sawit PT TAS, Soroti Ancaman Ruang Hidup
Aksi Damai di Mimika, Massa Tuntut Percepatan Penanganan Konflik Kwamki Narama

Berita Terkait

Sabtu, 31 Januari 2026 - 14:32 WIT

Solidaritas Merauke Desak Gereja Suarakan Penghentian PSN

Sabtu, 31 Januari 2026 - 06:25 WIT

Tolak Sawit PT IKSJ, Masyarakat Moi Sigin Antar Surat ke Kantor Pusat CAA Group

Kamis, 29 Januari 2026 - 12:14 WIT

Industri Kayu di Sorong Tinggalkan Krisis Hak dan Penghidupan Masyarakat Adat Moi

Minggu, 25 Januari 2026 - 12:36 WIT

Koalisi HAM Papua Minta TNI Tak Intervensi Konflik Tanah Adat Marga Kwipalo di Merauke

Selasa, 20 Januari 2026 - 18:15 WIT

Tolak Sawit, Masyarakat Adat Klagilit Maburu Usir Utusan Perusahaan di Sorong

Berita Terbaru

Solidaritas Merauke melakukan aksi spontan pada saat pelaksanaan Sidang Majelis Pekerja Lengkap Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (MPL-PGI) 2026 di Gedung Olahraga (GOR) Hiad Sai, Merauke, Papua Selatan, Jumat (30/1/2026). (Foto: Istimewa/Solidaritas Merauke)

Suara

Solidaritas Merauke Desak Gereja Suarakan Penghentian PSN

Sabtu, 31 Jan 2026 - 14:32 WIT