Marga Beanal Tegaskan Larangan Pembukaan Jalur Pendakian Ilegal di Puncak Carstensz

Ahmad

Rabu, 4 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perwakilan Tokoh Masyarakat Adat, Nerius Beanal. (Foto: Istimewa)

Perwakilan Tokoh Masyarakat Adat, Nerius Beanal. (Foto: Istimewa)

MIMIKA – Tokoh masyarakat adat, Nerius Beanal, memberikan respons terkait adanya operator luar yang sempat berupaya membuka jalur pendakian menuju Puncak Carstensz (Puncak Nemangkawi) melalui wilayah hak ulayat marga Beanal di Kampung Tsinga, Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua Tengah.

Penolakan ini diduga dipicu oleh adanya upaya pembukaan jalur tanpa koordinasi melalui Sungai Beanogoma dan Noselanogoma yang dianggap masih merupakan hak ulayat marga Beanal.

“Jadi kemarin ada operator yang hendak masuk untuk membuka jalur pendakian di Sungai Beanogoma di sisi selatan,” jelasnya kepada Galeripapuam.com, Selasa (3/3/2026) malam.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami Marga beanal larang keras kepada siapa pun selain Marga Beanal membuka jalur pendakian melalui Sungai Beanogoma dan Noselanogoma,” sambungnya.

Baca Juga :  Terima Jenazah Korban, Keluarga Eanus Mom Minta Aparat Tanggung Jawab

Nerius menekankan bahwa wilayah Tsinga dihuni oleh empat marga besar, yakni Beanal, Magal, Kum, dan Jawame.

Namun, ia mempertegas bahwa wilayah terluas di area tersebut berada di bawah hak ulayat Marga Beanal.

Ia mengingatkan semua pihak agar menghormati batas adat yang telah diwariskan turun-temurun untuk menghindari potensi konflik horizontal.

“Jangan ada orang memanfaatkan anak-anak yang ada di kampung. Tolong ikuti budaya dan adat yang ada, jangan melewati batas-batas hak ulayat yang ada,” tegasnya.

Senada dengan hal tersebut, tokoh masyarakat Yeni Beanal mengungkapkan bahwa saat ini generasi muda marga Beanal bahkan telah membentuk operator lokal resmi bernama Treking Beanal Mountain Nemangkawi Ningok.

Baca Juga :  Pemda Mimika Harus Jeli Menjawab Kebutuhan Masyarakat Akan Air Bersih

Langkah pembentukan operator berbendera lokal di bawah payung marga Beanal ini sebagai bentuk penegasan kedaulatan masyarakat adat atas akses menuju Puncak Carstensz.

Yeni mengungkapkan, pada tahun 2024, tim lokal ini bahkan sudah mulai memetakan jalur dan memasang penanda hingga ke titik tengah pendakian.

“Untuk sementara ini kami tekankan berhenti dulu, jangan lagi bawa datang operator. Karena kalau kami sudah buka akses itu tetap semua masuk di pintunya marga Beanal. Semua operator akan masuk ke situ karena wilayah yang lebih besar itu marga Beanal. Teman-teman tolong pahami wilayah atau hak ulayatnya marga Beanal,” pungkas Yeni.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kepala Suku Besar Damal Nikolas Alome Ajak Keluarga Hindari Konflik dan Jaga Keamanan Wilayah
Koalisi Sipil Desak Pemerintah Indonesia Buka Akses Pemantauan Internasional ke Papua
Kepala Suku Damal Imbau Masyarakat Kibogolome Jaga Persatuan dan Tidak Terprovokasi
AJI Kecam Kasatpol PP Raja Ampat yang Diduga Maki Jurnalis Wahana News
KNPB Timika Desak Peninjauan Perjanjian Roma dan Referendum Papua
OPM Bantah 4 Orang yang Serahkan Senjata di Puncak Jaya Anggotanya
Enam Tahun Kematian Pendeta Yeremia, KontraS Pertanyakan Rantai Komando
Kepala Suku Makuba Bagikan Bibit Cabai untuk Perkuat Pangan Lokal Papua

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:39 WIT

Kepala Suku Besar Damal Nikolas Alome Ajak Keluarga Hindari Konflik dan Jaga Keamanan Wilayah

Minggu, 18 Oktober 2026 - 01:54 WIT

Koalisi Sipil Desak Pemerintah Indonesia Buka Akses Pemantauan Internasional ke Papua

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 20:33 WIT

Kepala Suku Damal Imbau Masyarakat Kibogolome Jaga Persatuan dan Tidak Terprovokasi

Kamis, 1 Oktober 2026 - 11:27 WIT

AJI Kecam Kasatpol PP Raja Ampat yang Diduga Maki Jurnalis Wahana News

Rabu, 30 September 2026 - 15:35 WIT

KNPB Timika Desak Peninjauan Perjanjian Roma dan Referendum Papua

Berita Terbaru