Dukung Kesehatan Papua, Freeport Lengkapi RS Waa Banti dengan Dapur dan Oksigen

Endy Langobelen

Sabtu, 15 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PT Freeport Indonesia (PTFI) kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat Papua, khususnya warga Mimika di wilayah dataran tinggi.

PT Freeport Indonesia (PTFI) kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat Papua, khususnya warga Mimika di wilayah dataran tinggi.

MIMIKA — PT Freeport Indonesia (PTFI) kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat Papua, khususnya warga Mimika di wilayah dataran tinggi.

Bertepatan dengan Hari Kesehatan pada 12 November 2025, perusahaan menyerahkan fasilitas dapur mandiri dan dua unit konsentrator oksigen untuk Rumah Sakit Waa Banti, Tembagapura — sebuah langkah strategis yang semakin menegaskan dedikasi jangka panjang PTFI terhadap pembangunan kesehatan di Papua.

Director and Executive Vice President Sustainable Development PTFI, Claus Wamafma, menegaskan bahwa investasi sosial perusahaan di sektor kesehatan bukan sekadar bentuk tanggung jawab sosial, melainkan bagian integral dari misi besar perusahaan untuk mendukung kesejahteraan masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Investasi sosial PTFI di bidang kesehatan terus menjadi komitmen jangka panjang perusahaan untuk mendukung kualitas hidup masyarakat Mimika dan Papua yang lebih sehat,” ujar Claus di Timika, Jumat (14/11/2025).

“Kesehatan adalah pilar penting dalam pembangunan bangsa. Kami yakin masyarakat yang sehat akan meningkatkan kualitas hidup mereka,” imbuhnya.

Claus menambahkan, kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Mimika terus diperkuat untuk memastikan masyarakat di wilayah operasional tambang PTFI merasakan manfaat pembangunan.

“Dapur mandiri dan dua buah alat konsentrator oksigen untuk RS Waa Banti diharapkan mampu memberikan stimulus bagi pemulihan dan kesehatan pasien bahkan memberikan edukasi bagi masyarakat sekitar dalam pemenuhan nutrisi dan kesehatan tubuh,” katanya.

Baca Juga :  Polisi Ungkap Identitas Dua Jenazah Korban Insiden Wed Muck di GBC Freeport

Penyerahan fasilitas dilakukan secara simbolis oleh Manajer Community Health Development (CHD) PTFI, Daniel Perwira, kepada Direktur RS Waa Banti, dr. Anita Sanjaya.

Acara berlangsung penuh apresiasi dan disaksikan perwakilan PTFI serta tenaga kesehatan setempat.

Dukungan Nyata dan Berkelanjutan

Dapur mandiri yang diserahkan PTFI dilengkapi peralatan modern seperti kompor listrik, oven, steamer, dan alat pelindung diri memasak.

Untuk memastikan keberlanjutan operasional, PTFI menggandeng PT Pangan Sari Utama (PSU) melatih 10 pekerja dapur RS Waa Banti, termasuk pengoperasian peralatan serta teknik penyajian makanan bergizi bagi pasien.

Upaya ini memperlihatkan bahwa bantuan perusahaan tidak hanya berupa fasilitas, tetapi juga peningkatan kapasitas manusia.

Komitmen panjang PTFI terhadap RS Waa Banti telah tampak sejak beberapa tahun terakhir. Pada 2022, perusahaan menyerahkan ambulans untuk mendukung pembangunan kembali rumah sakit tersebut.

Selanjutnya pada November 2023, PTFI kembali menyerahkan kendaraan operasional untuk memperkuat layanan kesehatan masyarakat.

Direktur RS Waa Banti, dr. Anita Sanjaya, mengapresiasi kontribusi PTFI yang dinilai konsisten dan berdampak langsung pada peningkatan pelayanan di dataran tinggi Mimika.

Baca Juga :  Freeport Rayakan HUT ke-80 RI di Kuala Kencana dengan Festival Kolaborasi Nusantara

Kerja sama di bawah Amandemen Perjanjian Kerja Sama (PKS) Tahun 2025, kata Anita, menjadi momentum penguatan layanan.

“Kami optimistis operasional rumah sakit selanjutnya dapat berjalan secara mandiri dan berkelanjutan,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya fasilitas konsentrator oksigen yang diberikan PTFI.

“Dengan fasilitas ini, dapat memenuhi ketersediaan oksigen bagi pasien secara mandiri dan berkelanjutan tanpa tergantung pada distribusi tabung oksigen yang kadang terkendala keterbatasan stok,” katanya.

Memberi Dampak untuk Masyarakat Pegunungan

RS Waa Banti yang resmi beroperasi sejak 15 September 2023 kini menjadi tumpuan kesehatan bagi lebih dari 22.580 pasien dari tiga kampung: Banti, Tsinga, dan Arwanop.

Dengan dukungan lebih dari 82 tenaga kesehatan, rumah sakit ini menyediakan layanan umum, farmasi, ibu bersalin, kesehatan anak, hingga gawat darurat.

Dengan hadirnya dapur mandiri dan konsentrator oksigen, PTFI kembali menunjukkan bahwa keberadaannya di Papua bukan hanya soal operasi tambang, tetapi juga bagaimana perusahaan memberi dampak langsung dan berkelanjutan bagi masyarakat.

Dukungan ini semakin menegaskan posisi PTFI sebagai mitra pembangunan yang berkomitmen mewujudkan layanan kesehatan yang lebih mandiri, layak, dan berkeadilan bagi masyarakat dataran tinggi Mimika.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Freeport Tutup Jalan Utama ke Tembagapura Pascapenembakan
Freeport Dukung 10 Jurnalis Tanah Papua Hadiri HPN di Serang, Banten
BK3N 2026, Freeport Perkuat Budaya Keselamatan Kerja di Seluruh Operasi
PTFI Bantu Distribusi Kebutuhan Natal Masyarakat di Dataran Tinggi Mimika
Christmas Flight & Boat Layani Mudik Natal Karyawan PTFI dan Keluarga ke Pedalaman Papua,
Freeport Berbagi Kasih Natal Bersama Masyarakat di Sekitar Wilayah Operasional
Gelar Coaching Course di Papua, Freeport dan PSSI Gandeng Federasi Sepak Bola Belanda
Freeport Perkuat SDM Papua Melalui Institut Pertambangan Nemangkawi

Berita Terkait

Kamis, 12 Februari 2026 - 01:06 WIT

Freeport Tutup Jalan Utama ke Tembagapura Pascapenembakan

Rabu, 11 Februari 2026 - 18:25 WIT

Freeport Dukung 10 Jurnalis Tanah Papua Hadiri HPN di Serang, Banten

Kamis, 22 Januari 2026 - 19:36 WIT

BK3N 2026, Freeport Perkuat Budaya Keselamatan Kerja di Seluruh Operasi

Senin, 29 Desember 2025 - 20:26 WIT

PTFI Bantu Distribusi Kebutuhan Natal Masyarakat di Dataran Tinggi Mimika

Kamis, 18 Desember 2025 - 23:15 WIT

Christmas Flight & Boat Layani Mudik Natal Karyawan PTFI dan Keluarga ke Pedalaman Papua,

Berita Terbaru

Sejumlah karyawan yang hendak naik ke Tembaga diperintahkan kembali pulang akibat adanya penembakan di area PT Freeport Indonesia, Mile Point 50, Distrik Tembagapura, Mimika, Papua Tengah. (Foto: Istimewa/Tangkapan layar video amatir)

Freeport

Freeport Tutup Jalan Utama ke Tembagapura Pascapenembakan

Kamis, 12 Feb 2026 - 01:06 WIT

Pesawat PK-SNR milik PT Smart Air Aviation yang ditembak saat menjalankan rute Tanah Merah menuju Danawage/Koroway Batu, Boven Digoel, Papua Tengah, Rabu (11/2/2026). (Fotoo: Istimewa/Tangkapan layar video amatir)

Peristiwa

Pesawat Smart Air Ditembak di Boven Digoel, Dua Pilot Gugur

Rabu, 11 Feb 2026 - 19:13 WIT