Gunakan Data 2015, Penyaluran Bansos di Agimuga Tidak Tepat Sasaran

Rabu, 28 September 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Bansos

i

Ilustrasi Bansos

MIMIKA – Penyaluran Bantuan Sosial (Bansos) melalui BLT BBM dan bantuan sembako di Distrik Agimuga, Kabupaten Mimika masih menggunakan data lama tahun 2015. Padahal menurut Kepala Distrik Agimuga, Paulus Kilangin, situasi saat ini sudah jauh berbeda.

Mulai dari jumlah penduduk yang bertambah, orang yang sudah meninggal, dan sebagainya. Akibatnya penyaluran bantuan tersebut akhirnya tidak tepat sasaran.

“Data yang sekarang digunakan itu data dari tahun 2015, dan memang data itu tidak lengkap. Kita jalan bagi tapi sebagian kecil saja yang dapat, sedangkan yang lain tidak dapat karena tidak terdaftar sebagai KPM,” jelasnya saat ditemui di Kantor Bapeda Mimika, Selasa (27/9/2022).

Baca Juga :  H-7 Jelang Event, TIFA Creative Berbagi Kasih Bersama Anak Yatim di Mimika

Paulus mengatakan, sejauh ini pihaknya bersama-sama dengan pihak Kantor Pos telah menyalurkan bantuan di dua kampung, yakni Kampung Makasimami dan Fakafuku. Sementara enam kampung lainnya akan diusahakan dalam waktu dekat.

Untuk masing-masing kampung, kata Paulus, jumlah penerima bantuan tidak boleh lebih dari 100 KK.

Baca Juga :  Sampaikan Salam Prabowo, DPC Partai Gerindra: Maximus-Peggi Menang demi Perubahan

“Yang mendapat bantuan itu 200 KK untuk dua kampung, tapi diperkirakan ratusan. Karena daftar yang mereka kasih itu rincian masing-masing kampung,” terangnya.

Akibat menggunakan data lama, Paulus terpaksa harus berpikir panjang untuk membagikan bantuan tersebut karena persoalan data yang tidak sesuai akan berpotensi menimbulkan masalah.

“Jadi itu potensi masalahnya sangat besar. Makanya data itu harus diperbarui lagi agar tepat sasaran sesuai kondisi saat ini,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Toko Sociolla Pertama di Sorong, Lengkapi Kebutuhan Kecantikan di Indonesia Timur
Tokoh Pemuda Jila Apresiasi Respons Cepat Pemkab Mimika Bantu Pengungsi
Dari Hari HAM ke Pengungsian Massal Nduga: “Hadiah Natal Ini Kami Makan Bom-Bom”
BMKG Pastikan Cuaca Cerah saat Ibadah Malam Kudus di Mimika
Cuaca Mimika Terasa Lebih Panas, BMKG: Masih dalam Kondisi Normal
Sambutan Tarian Adat Warnai Kedatangan Dandim 1710/Mimika
Bakar Batu di Kimak, Yohan Dewelek Ajak Warga Sambut Natal dengan Aman
Masak dan Makan Bersama di Puncak, Kepala Suku Dani Ajak Warga Jaga Keamanan Jelang Natal

Berita Terkait

Selasa, 27 Januari 2026 - 00:30 WIT

Toko Sociolla Pertama di Sorong, Lengkapi Kebutuhan Kecantikan di Indonesia Timur

Jumat, 2 Januari 2026 - 16:40 WIT

Tokoh Pemuda Jila Apresiasi Respons Cepat Pemkab Mimika Bantu Pengungsi

Rabu, 24 Desember 2025 - 20:26 WIT

Dari Hari HAM ke Pengungsian Massal Nduga: “Hadiah Natal Ini Kami Makan Bom-Bom”

Rabu, 24 Desember 2025 - 15:54 WIT

BMKG Pastikan Cuaca Cerah saat Ibadah Malam Kudus di Mimika

Rabu, 24 Desember 2025 - 14:42 WIT

Cuaca Mimika Terasa Lebih Panas, BMKG: Masih dalam Kondisi Normal

Berita Terbaru

Solidaritas Merauke melakukan aksi spontan pada saat pelaksanaan Sidang Majelis Pekerja Lengkap Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (MPL-PGI) 2026 di Gedung Olahraga (GOR) Hiad Sai, Merauke, Papua Selatan, Jumat (30/1/2026). (Foto: Istimewa/Solidaritas Merauke)

Suara

Solidaritas Merauke Desak Gereja Suarakan Penghentian PSN

Sabtu, 31 Jan 2026 - 14:32 WIT