Sidak SPBU di Mimika, Pertamina–Disperindag Perketat Pengawasan BBM Subsidi

Ahmad

Rabu, 18 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pertamina Patra Niaga Regional II Papua Tengah bersama Disperindag saat menyisir SPBU SP 2 dalam sidak darurat, Rabu (18/3/2026) pagi. (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

Pertamina Patra Niaga Regional II Papua Tengah bersama Disperindag saat menyisir SPBU SP 2 dalam sidak darurat, Rabu (18/3/2026) pagi. (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

MIMIKA – Komitmen memastikan distribusi bahan bakar minyak (BBM) subsidi tepat sasaran terus diperkuat. Pertamina Patra Niaga Regional II Papua Tengah bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Mimika menggelar inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah SPBU, Rabu (18/3/2026).

Sidak ini menjadi langkah konkret pengawasan guna memastikan BBM subsidi benar-benar dinikmati masyarakat yang berhak, sekaligus mencegah potensi penyalahgunaan oleh oknum tidak bertanggung jawab.

Tim gabungan menyasar empat SPBU utama di Mimika, yakni SPBU 01 Nawaripi, SPBU 02 SP 2, SPBU 03 Hasanuddin, dan SPBU 04 Kilo 8. Di lapangan, petugas melakukan pengecekan ketat dengan mencocokkan barcode subsidi dengan pelat nomor kendaraan secara langsung.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sales Branch Manager (SBM) Rayon II Papua Tengah, Junaedi Kala, menegaskan bahwa pengawasan ini mengacu pada regulasi yang berlaku dan tidak dapat ditawar.

Baca Juga :  Januari 2023, QR Code MyPertamina Mulai Diberlakukan di Mimika

“Jika barcode berbeda dengan pelat kendaraan, BBM tidak boleh diisi. SPBU yang nekat melanggar akan kami berikan sanksi pembinaan berupa penutupan operasional selama 14 hari,” tegas Junaedi.

Ia juga menjelaskan perbedaan jenis BBM yang menjadi perhatian dalam pengawasan. Biosolar merupakan BBM subsidi yang telah ditetapkan dalam APBN, sedangkan Pertalite masuk dalam kategori kompensasi.

Meski demikian, pengawasan terhadap Pertalite tetap dilakukan secara optimal, terutama menjelang peningkatan kebutuhan saat periode Lebaran.

Untuk SPBU SP 2, konsumsi BBM tercatat sekitar 7.000 liter per hari dan hingga saat ini masih dalam kondisi aman.

Sementara itu, Kepala Disperindag Kabupaten Mimika, Sabelina Fitriani, menegaskan pentingnya sistem barcode sebagai instrumen pengendalian distribusi.

“Manfaat barcode ini adalah benteng kita. Jangan sampai ada oknum yang membeli berulang-ulang untuk dijual kembali di pinggir jalan dengan harga selangit. Itu sangat merugikan rakyat kecil,” ujarnya.

Baca Juga :  Merasa Dirugikan, Sopir Rental di Timika Datangi Kantor Maxim

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak tergiur membeli BBM dari pengecer dengan harga tinggi, terutama menjelang hari raya.

“Kalau di luar dijual Rp12.000, lebih baik warga beli Pertamax sekalian. Kami ingin memastikan masyarakat Mimika bisa merayakan hari raya dengan tenang tanpa harus pusing memikirkan kelangkaan BBM,” tuturnya.

Sebagai tindak lanjut, Disperindag telah menempatkan personel di sejumlah SPBU strategis untuk memperkuat pengawasan di lapangan.

Evaluasi berkala juga akan terus dilakukan guna menjaga distribusi BBM tetap lancar dan tepat sasaran di Kabupaten Mimika.

Langkah sinergis antara Pertamina dan Disperindag ini diharapkan mampu memberikan rasa aman bagi masyarakat, sekaligus memastikan ketersediaan energi tetap terjaga, khususnya menjelang momentum hari besar keagamaan.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pembudi Daya Ikan Mimika Cari Pasar Freeport, DPR Papua Tengah Turun Tangan
Petani Ikan Mimika Butuh Pasar, PMI dan Amungsa Foundation Siap Dorong ke DPRK
Peternak Babi Mimika Keluhkan Ternak Menumpuk, Biaya Pakan Terus Berjalan
Hari Pertama Ganjil-Genap Biosolar di Mimika Picu Penumpukan Truk
604 Ton CPO Dikirim dari Mimika, Industri Sawit PT KBV Mulai Bergerak
Mulai Besok, Pemkab Mimika Terapkan Sistem Ganjil Genap Pengisian Biosolar di SPBU
Jaga Daya Beli Warga, Pemkab Mimika Hadirkan Operasi Pangan Murah
Emas dan Angkutan Udara Picu Inflasi Mimika Juli 2026 Tembus 3,28 Persen

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 10:44 WIT

Pembudi Daya Ikan Mimika Cari Pasar Freeport, DPR Papua Tengah Turun Tangan

Jumat, 4 September 2026 - 15:19 WIT

Petani Ikan Mimika Butuh Pasar, PMI dan Amungsa Foundation Siap Dorong ke DPRK

Kamis, 13 Agustus 2026 - 17:15 WIT

Peternak Babi Mimika Keluhkan Ternak Menumpuk, Biaya Pakan Terus Berjalan

Senin, 10 Agustus 2026 - 20:10 WIT

Hari Pertama Ganjil-Genap Biosolar di Mimika Picu Penumpukan Truk

Senin, 10 Agustus 2026 - 19:44 WIT

604 Ton CPO Dikirim dari Mimika, Industri Sawit PT KBV Mulai Bergerak

Berita Terbaru

Proses evakuasi salah satu korban penyanderaan KKB di Kabupaten Mimika. (Foto: Istimewa/Satgas Humas Operasi Damai Cartenz)

Hukrim

1 Korban Sandera KKB Berhasil Dievakuasi ke Timika

Senin, 14 Sep 2026 - 15:25 WIT