Kelompok Tani Gereja di Mimika Dorong Pertanian Jadi Penopang Ekonomi Jemaat

Endy Langobelen

Rabu, 7 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto bersama dalam kegiatan penyuluhan budidaya pertanian sekaligus panen seledri oleh Kelompok Tani Jemaat Semua Umat, Selasa (6/10/2026). (Foto: Istimewa)

Foto bersama dalam kegiatan penyuluhan budidaya pertanian sekaligus panen seledri oleh Kelompok Tani Jemaat Semua Umat, Selasa (6/10/2026). (Foto: Istimewa)

MIMIKA – Kelompok Tani Jemaat Semua Umat, Gereja GPDP Jemaat Semua Umat, mulai mendorong kegiatan pertanian sebagai salah satu sumber penopang ekonomi gereja dan jemaat.

Upaya tersebut dilakukan melalui pengembangan Rumah Sayur di lingkungan gereja yang berada di Jalan Lanal, Mimika.

Pada Selasa (6/10/2026), kelompok tani yang diketuai Pdt. Johan O. Wambrauw itu menggelar penyuluhan budidaya pertanian sekaligus panen seledri bersama penyuluh pertanian.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan tersebut melibatkan penyuluh dari Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Mimika serta Dinas Pangan, Pertanian, Kelautan, dan Perikanan Provinsi Papua Tengah.

Para anggota kelompok mendapatkan materi mengenai teknik budidaya seledri hingga pengelolaan pemasaran hasil pertanian.

Pdt. Johan mengatakan, kelompok tani tersebut dibentuk tidak hanya untuk meningkatkan kemampuan jemaat dalam bercocok tanam, tetapi juga membuka ruang bagi gereja untuk mengembangkan kegiatan ekonomi secara mandiri.

Baca Juga :  Jelang Iduladha, Pemkab Mimika Tekan Inflasi Lewat Gerakan Pangan Murah

“Kelompok pertanian ini kami dirikan sebagai wadah untuk mengembangkan kemampuan bercocok tanam bagi jemaat gereja, sekaligus untuk bantu-bantu ekonomi gereja,” jelasnya.

Menurut Johan, kegiatan pertanian yang dikembangkan kelompok saat ini salah satunya berupa budidaya seledri.

Hasil panen tersebut diharapkan dapat terus dikembangkan sehingga kegiatan pertanian di lingkungan gereja memiliki nilai ekonomi.

Selain penyuluhan dan panen, Johan juga menyampaikan kebutuhan kelompok kepada para penyuluh pertanian.

Kebutuhan tersebut meliputi peralatan pertanian, bibit, dan pupuk untuk mendukung pengembangan lahan pertanian kelompok.

“Tadi setelah penyuluhan dan panen bersama, saya juga sempat sampaikan ke Bapak dan Ibu penyuluh untuk bantu kami punya kebutuhan kelompok. Kami berharap bisa dibantu peralatan, bibit, sama pupuk,” ungkap Johan.

Baca Juga :  Meki Nawipa: HUT ke-29 Momentum Ingat Sejarah dan Teguhkan Semangat Bangun Mimika

Ia mengatakan, bantuan tersebut nantinya akan diarahkan untuk memperkuat kegiatan pertanian kelompok agar dapat berkembang secara berkelanjutan.

“Kami rencananya akan pakai bantuan itu untuk kembangkan kelompok tani ini supaya bisa jadi salah satu penopang ekonomi gereja,” tuturnya.

Johan berharap Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Mimika maupun Dinas Pangan, Pertanian, Kelautan, dan Perikanan Papua Tengah dapat terus terlibat dalam pendampingan dan pengembangan potensi pertanian di lingkungan tempat-tempat ibadah.

Menurut dia, pendampingan dari penyuluh dibutuhkan agar kelompok tani gereja tidak hanya mampu menghasilkan komoditas pertanian, tetapi juga memiliki pengetahuan mengenai pengelolaan dan pemasaran hasil panen.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Emas dan Bumbu Dapur Picu Inflasi Mimika Tembus 5,03 Persen pada September 2026
Meraba Pertumbuhan Ekonomi di Kabupaten Mimika
Mimika Punya 17 Ribu UMKM, Baru 3 Ribu Masuk Pembinaan
Menjelang Tiga Dekade Mimika: Menguji Resiliensi UMKM dan Ambisi Ekonomi Papua Tengah
Pembudi Daya Ikan Mimika Cari Pasar Freeport, DPR Papua Tengah Turun Tangan
Petani Ikan Mimika Butuh Pasar, PMI dan Amungsa Foundation Siap Dorong ke DPRK
Peternak Babi Mimika Keluhkan Ternak Menumpuk, Biaya Pakan Terus Berjalan
Hari Pertama Ganjil-Genap Biosolar di Mimika Picu Penumpukan Truk

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:25 WIT

Kelompok Tani Gereja di Mimika Dorong Pertanian Jadi Penopang Ekonomi Jemaat

Rabu, 7 Oktober 2026 - 00:22 WIT

Emas dan Bumbu Dapur Picu Inflasi Mimika Tembus 5,03 Persen pada September 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:20 WIT

Meraba Pertumbuhan Ekonomi di Kabupaten Mimika

Minggu, 4 Oktober 2026 - 21:03 WIT

Menjelang Tiga Dekade Mimika: Menguji Resiliensi UMKM dan Ambisi Ekonomi Papua Tengah

Selasa, 8 September 2026 - 10:44 WIT

Pembudi Daya Ikan Mimika Cari Pasar Freeport, DPR Papua Tengah Turun Tangan

Berita Terbaru

Ilustrasi.

Ekonomi

Meraba Pertumbuhan Ekonomi di Kabupaten Mimika

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:20 WIT