Keluarga Korban Percayakan Polisi Ungkap Kematian YA di SP1 Timika

Ahmad

Kamis, 3 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga saat melakukan aksi bakar ban dan palang jalan di Perempatan Sp1-Sp4, Halan Poros Mapurujaya, Distrik Wania, Mimika, Papua Tengah, Kamis (3/10/2024) buntut tewasnya seorang pria berinisial YA. (Foto: Galeri Papua/Wahyu).

Warga saat melakukan aksi bakar ban dan palang jalan di Perempatan Sp1-Sp4, Halan Poros Mapurujaya, Distrik Wania, Mimika, Papua Tengah, Kamis (3/10/2024) buntut tewasnya seorang pria berinisial YA. (Foto: Galeri Papua/Wahyu).

MIMIKA – Pihak keluarga mendiang YA alias Anis memberikan kepercayaan kepada kepolisian untuk melakukan pendalaman guna mengusut penyebab meninggalnya anak mereka di Jalan Sp1, Distrik Wania, Mimika, Papua Tengah pada Kamis (3/10/2024) pagi.

Hal itu disampaikan Yance Boyau yang merupakan Kakak YA saat ditemui awak media di depan ruang jenazah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mimika, Senin siang.

Yance menyebutkan bahwa pihak keluarga menyerahkan sepenuhnya kasus tersebut untuk diusut oleh polisi guna mencari tahu sebab akibatnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kapolsek Mimika Baru tolong ungkapkan siapa pelakunya, motifnya dibunuh atau Laka Lantas atau seperti apa begitu karena meninggalnya misterius jadi biar kepolisian yang ungkapkan,” kata Yance.

Yance menceritakan, ada sebuah pesan yang dititipkan YA melalui anak ketiga Yance untuk disampaikan kepada dirinya sebelum mendiang menghembuskan nafas terakhirnya.

Baca Juga :  Dirugikan Pemberitaan Ijazah Palsu, Tim Maximus-Peggi Lapor Polisi dan Dewan Pers

Yance menyebut, komunikasi antara YA dengan anak ketiganya itu berlangsung pada Rabu 2 Oktober 2024. Yance mengaku, saat berkomunikasi dengan anak ketiganya, YA dalam kondisi sehat.

“Kasih tau kakak saya (Yance-red) Bapak Adik (Anis-red) mau mati. Ada firasat (yang dirasakan YA),” bunyi pesan YA.

Sebelumnya, YA ditemukan tergeletak tak bernyawa di tengah Jalan Sp1, Distrik Wania, Mimika, Papua Tengah, sekitar pukul 05.00 WIT.

Setelah informasi ini sampai ke pihak Polsek Mimika Baru. Polisi pun merespons ke TKP dan mengevakuasi jasad Anis ke RSUD untuk dilakukan Visum.

Meninggalnya YA sepertinya membawa duka yang amat mendalam bagi pihak keluarga serta orang-orang terdekatnya. Pasalnya, mereka seolah tidak rela dengan kepergiannya.

Hal itu terlihat dari aksi keluarga bersama kerabat dekatnya yang memblokade Jalan Poros Mapurujaya, tepatnya di perempatan Sp1-SP4 setelah mendengar kabar kepergian Anis.

Baca Juga :  Setelah 14 Tahun Tertunda, Warga Kota Timika Akhirnya Nikmati Air Bersih

Mereka menduga bahwa Anis meninggal karena dibunuh dan bukan karena kecelakaan yang menyebabkan dirinya meregang nyawa.

Mereka pun menuntut agar pelaku segera menyerahkan diri. Bahkan kalau perlu, polisi membawa pelaku ke hadapan mereka.

Namun, aksi yang juga dilakukan dengan bakar ban tersebut berhasil dalam kendali aparat kepolisian yang merespon ke tempat kejadian perkara (TKP).

Diberitakan sebelumnya, terkait kepergian Anis, Kapolsek Mimika Baru (Miru) AKP Jaihot Limbong menegaskan bahwa akan tetap didalami.

Terkait dengan peristiwa tersebut, polisi berjanji akan mengusut tuntas untuk mengungkap musababnya. Polisi pun telah membentuk tim untuk mencari tahu kebenaran perkara itu.


Update berita terbaru lainnya dengan mengikuti saluran Galeripapua.com WhatsApp Channel. Klik link berikut https://whatsapp.com/channel/0029VafbmilChq6Dj7IL2i46

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polres Mimika Bongkar Empat Kasus Narkotika, Barang Bukti Dimusnahkan
Penyelidikan Kasus Pembuangan Bayi di Mimika Terkendala Saksi dan CCTV
Satgas ODC Tangkap DPO Kasus Penembakan Karyawan Freeport
Dua Pemuda di Mimika Ditangkap Polisi Gara-gara Lakukan Pemerkosaan dan Mencuri
Seorang Pastor Meninggal di Kolam Renang Kuala Kencana, Polisi Selidiki Penyebabnya
Polisi Bekuk Dua Remaja Spesialis Curanmor di Mimika, 12 Sepeda Motor Disita
Sempat Disebut Tewas, Dua Anggota OPM di Maybrat Ternyata Masih Hidup
Koops TNI Habema Amankan Kembali Senjata Caracal yang Dirampas OPM

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:40 WIT

Polres Mimika Bongkar Empat Kasus Narkotika, Barang Bukti Dimusnahkan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:33 WIT

Penyelidikan Kasus Pembuangan Bayi di Mimika Terkendala Saksi dan CCTV

Selasa, 27 Oktober 2026 - 04:32 WIT

Satgas ODC Tangkap DPO Kasus Penembakan Karyawan Freeport

Selasa, 27 Oktober 2026 - 04:23 WIT

Dua Pemuda di Mimika Ditangkap Polisi Gara-gara Lakukan Pemerkosaan dan Mencuri

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 20:34 WIT

Seorang Pastor Meninggal di Kolam Renang Kuala Kencana, Polisi Selidiki Penyebabnya

Berita Terbaru