Kinerja Panitia dan Peserta Musabaqah Fahmil Qur’an Mendapat Apresiasi Majelis Dewan Hakim

Jefri Manehat

Rabu, 26 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto bersama Majelis Hakim usai menyaksikan berlangsungnya pelaksanaan MTQ.  (Foto: Istimewa)

Foto bersama Majelis Hakim usai menyaksikan berlangsungnya pelaksanaan MTQ. (Foto: Istimewa)

MIMIKA – Ketua Majelis Dewan Hakim Musabaqah Fahmil Qur’an (MFQ), M. Arif Rofiki memberikan penilaian positif terkait penyelenggaraan dan kompetensi peserta dalam cabang MFQ. Ia melihat adanya peningkatan kualitas peserta dari tahun ke tahun. Hal ini disampaikannya usai pelaksanaan MFQ hari pertama, babak penyisihan, Rabu (26/06/2024) di Gedung Eme Neme Yauware, Timika.

Untuk diketahui, Musabaqah Fahmil Qur’an adalah jenis lomba pemahaman atau pendalaman Al-Qur’an dengan penekanan pada pengungkapan ilmu Al-Qur’an dan pemahaman kandungan ayat dalam bentuk cerdas cermat.

“Kami melihat ada peningkatan kualitas peserta. Semua yang berkompetisi adalah juara di kabupaten masing-masing, dan ketika sudah di arena MFQ provinsi, takdir menentukan segalanya. Dari sisi kesiapan dan kemampuan, siapa yang juara di masing-masing sesi ditentukan oleh kualitas peserta,” jelasnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rofiki menambahkan bahwa 70 persen soal yang diberikan terjawab dengan baik oleh peserta di semua sesi, yang menunjukkan bahwa kualitas mereka sangat baik.

“Menurut hemat kami, kualitas peserta bagus,” demikian penilaian akademisi Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Fattahul Muluk Papua ini.

Rofiki juga menyampaikan, Dewan Hakim sangat mengapresiasi kinerja panitia. Ia menjelaskan bahwa awalnya lomba direncanakan berlangsung pada hari Senin (24/6/2024). Namun, karena masalah teknis dengan alat bel yang belum sesuai kebutuhan standar, keputusan diambil untuk menunda lomba.

Baca Juga :  Jam Sekolah di Mimika Dikurangi Selama Bulan Suci Ramadhan

“Seharusnya satu bel menyala, yang lain mati. Namun, karena kondisi alat tidak memungkinkan, kami sepakat untuk menunda pelaksanaan lomba hingga hari ini,” kata Rofiki. Keputusan ini diambil bersama oleh Dewan Hakim, panitia koordinator bidang MFQ, koordinator bidang Hakim, dan perwakilan kafilah.

Rofiki mengungkapkan bahwa malam sebelumnya panitia berhasil memastikan alat baru yang didatangkan langsung dari Jakarta siap digunakan.

“Alhamdulillah, meskipun dadakan, kinerja panitia luar biasa. Alat tiba pagi hari dan langsung dipasang dengan aman,” imbuhnya.

Di tempat yang sama, anggota Majelis Dewan Hakim, penanya soal berbahasa Inggris, Lalu Suherman, mengungkapkan bahwa menurutnya para siswa perlu belajar bahasa Inggris lebih intensif.

“Latihan bahasa Inggris tidak hanya penting untuk persiapan lomba, tetapi juga untuk kesempatan lain seperti melanjutkan studi atau menyebarkan syiar Islam. Penguasaan bahasa Inggris dapat menjadi alat untuk menunjukkan citra Islam yang baik”, demikian pandangan anggota Majelis Dewan Hakim yang merupakan dosen Universitas Cenderawasih ini.

Anggota Majelis Dewan Hakim MFQ, Makmur Nur, penanya soal lagu dalam membaca Al-Qur’an, memberikan masukan mengenai pentingnya pemahaman lagu dalam kompetisi tersebut.

Ia menekankan bahwa peserta tidak harus ahli dalam melantunkan lagu, namun setidaknya harus mengetahui nama-nama lagu dan merasakan makna dari setiap lagu tersebut.

Baca Juga :  Bakar Batu Dukung AIYE, Warga SP2: Anak Mimika Harus Jadi Tuan di Negerinya Sendiri

Menurutnya, lagu dalam Fahmil Qur’an memiliki rasa yang tidak bisa dihafal begitu saja. Oleh karena itu, peserta dituntut untuk selalu belajar dan mendengar, terutama ketika teman-temannya sedang berlatih. Mendengar secara aktif dapat membantu peserta mengenali dan memahami berbagai jenis lagu.

“Orang yang berbakat dalam melagukan tidaklah banyak. Maka dari itu, mendengar dan memahami lagu sangat penting. Peserta harus terbiasa mendengarkan dan mengenali lagu-lagu tersebut,” ujarnya.

Terkait jenis soal lagu, Makmur Nur menjelaskan bahwa tidak ada variasi besar dalam jenis soal yang diberikan. Hanya pada babak final, akan ada perubahan dimana Dewan Hakim yang memerintahkan peserta untuk melagukan lagu tertentu, misalnya lagu Bayati. Peserta kemudian harus melagukan lagu tersebut sesuai perintah.

“Babak semifinal atau final tingkat kesulitannya lebih tinggi. Di tingkat nasional, pola ini akan diterapkan. Namun, untuk babak penyisihan ini, kami masih memberikan toleransi,” tambahnya.

Meskipun soal berasal dari Bank Soal Nasional, menurutnya Dewan Hakim berusaha menyesuaikan dengan kondisi daerah masing-masing.

“Ada delapan jenis lagu yang nada-nadanya berbeda. Ada yang sangat mirip, seperti lagu Shoba dan Jiharka. Jika tidak jeli mendengar, peserta bisa salah menjawab,” jelasnya.

Evaluasi ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman dan kemampuan peserta dalam cabang Fahmil Qur’an, sehingga mereka lebih siap menghadapi kompetisi di tingkat nasional.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Festival Ramadan IPMB Season 3 Semarak di Mimika, 160 Peserta Ikuti Berbagai Lomba Islami
Safari Ramadhan FORMIG Mimika Dimulai, Dorong Insentif Guru Ngaji dan Perkuat Harmoni Umat
Malam Pertama Ramadan 1447 H, Ribuan Jamaah Padati Masjid di Mimika
MUI Mimika Usul Penutupan Miras dan Hiburan Malam Selama Ramadan
MUI Mimika Imbau Masjid Selektif Undang Ustaz Tamu Selama Ramadan
Sambut Ramadan, DMI Mimika Perkuat Kesiapan Dai Lewat Cek Kesehatan
Tarhib Ramadhan, DMI Mimika Tekankan Etika Dakwah dan Toleransi
HPN 2026: Presiden Prabowo Soroti Tantangan AI dan Masa Depan Jurnalisme Indonesia

Berita Terkait

Jumat, 6 Maret 2026 - 04:28 WIT

Festival Ramadan IPMB Season 3 Semarak di Mimika, 160 Peserta Ikuti Berbagai Lomba Islami

Rabu, 4 Maret 2026 - 13:41 WIT

Safari Ramadhan FORMIG Mimika Dimulai, Dorong Insentif Guru Ngaji dan Perkuat Harmoni Umat

Kamis, 19 Februari 2026 - 10:33 WIT

Malam Pertama Ramadan 1447 H, Ribuan Jamaah Padati Masjid di Mimika

Selasa, 10 Februari 2026 - 14:50 WIT

MUI Mimika Usul Penutupan Miras dan Hiburan Malam Selama Ramadan

Selasa, 10 Februari 2026 - 14:28 WIT

MUI Mimika Imbau Masjid Selektif Undang Ustaz Tamu Selama Ramadan

Berita Terbaru

*Stadion Wania Imipi Diasesmen Polda untuk Liga 4 PSSI Papua Tengah* MIMIKA – Menjelang bergulirnya kompetisi Piala Gubernur Liga 4 PSSI Papua Tengah musim 2025/2026 pada 9 Maret 2026 mendatang, kesiapan Stadion Wania Imipi SP... _Baca selengkapnya:_ https://galeripapua.com/stadion-wania-imipi-diasesmen-polda-untuk-liga-4-pssi-papua-tengah/