MIMIKA – Persido Dogiyai memastikan diri sebagai juara Grup A Liga 4 Piala Gubernur Papua Tengah setelah menaklukkan tuan rumah Persemi Mimika dengan skor 2-1 pada laga terakhir babak penyisihan di Stadion Wania Imipi, SP 1, Mimika, Jumat (13/3/2026).
Pertandingan tersebut sebelumnya sempat tertunda sehari akibat hujan deras yang mengguyur lapangan pada Kamis (12/3/2026).
Saat itu laga baru berjalan hingga menit ke-28 sehingga panitia memutuskan menghentikan pertandingan dan melanjutkannya keesokan hari.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pada laga lanjutan yang berlangsung sengit, Persido Dogiyai tampil lebih efektif dan mampu mengamankan kemenangan tipis 2-1 atas Persemi Mimika.
Hasil tersebut mengantarkan Persido Dogiyai finis sebagai juara Grup A dengan koleksi tujuh poin. Sementara Persemi Mimika tetap melaju ke babak semifinal sebagai runner-up grup dengan raihan enam poin.
Berdasarkan klasemen akhir, babak semifinal Liga 4 Piala Gubernur Papua Tengah dijadwalkan berlangsung pada Senin, 16 Maret 2026.
Pada partai empat besar, Persido Dogiyai selaku juara Grup A akan menghadapi runner-up Grup B, Persipuncak Puncak Cartenz. Sementara juara Grup B, Persipani Paniai, akan berhadapan dengan Persemi Mimika.
Pemenang dari kedua laga tersebut akan bertemu pada partai final yang dijadwalkan berlangsung Selasa, 17 Maret 2026.
Pelatih Persido Dogiyai, Jefry Edison Rumabu, mengapresiasi perjuangan para pemainnya yang mampu menunjukkan peningkatan performa sepanjang turnamen.
“Kami bersyukur kepada Tuhan atas kemenangan ini. Pertandingan melawan Persemi sangat menguras tenaga karena mereka memiliki materi pemain yang baik. Meski sempat ada insiden di lapangan, saya meminta pemain tidak terprovokasi penonton. Kami fokus pada strategi dan puji Tuhan, pemain membuktikan kualitas mereka hingga menang 2-1,” ujar Jefry.
Sementara itu, pelatih Persemi Mimika, Eduard Ivakdalam, tetap mengapresiasi penampilan timnya meski harus menelan kekalahan pertama di fase grup.
Ia menjelaskan bahwa hasil tersebut tidak lepas dari strategi rotasi pemain yang dilakukan guna menjaga kondisi tim menghadapi fase gugur.
“Kekalahan hari ini adalah tanggung jawab saya sebagai pelatih. Saya sengaja melakukan rotasi besar-besaran karena jadwal sangat padat dan kami sudah mengamankan tiket semifinal di dua laga awal. Saya ingin mengistirahatkan pemain kunci agar terhindar dari cedera atau akumulasi kartu,” jelasnya.
Dengan hasil ini, persaingan menuju gelar juara Liga 4 Piala Gubernur Papua Tengah dipastikan semakin sengit saat memasuki babak semifinal.









