Masyarakat Toraja di Mimika Rayakan Ibadah Syukur Natal

Ahmad

Sabtu, 20 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Grup paduan suara Iyakoko Patea saat membawakan lagu rohani berjudul Noel pada Ibadah Syukur Natal Ikatan Keluarga Toraja di Gedung Tongkonan, Jalan Samratulangi, Mimika, Papua Tengah, Sabtu (20/1/2024). (Foto: Galeri Papua/Moh. Wahyu Welerubun)

Grup paduan suara Iyakoko Patea saat membawakan lagu rohani berjudul Noel pada Ibadah Syukur Natal Ikatan Keluarga Toraja di Gedung Tongkonan, Jalan Samratulangi, Mimika, Papua Tengah, Sabtu (20/1/2024). (Foto: Galeri Papua/Moh. Wahyu Welerubun)

MIMIKA – Masyarakat Toraja yang tergabung dalam Ikatan Keluarga Toraja (IKT) Kabupaten Mimika menggelar ibadah syukur Natal di Gedung Tongkonan, Jalan Sam Ratulangi, Mimika, Papua Tengah, Sabtu (20/1/2024).

Ibadah syukur Natal ini dihadiri oleh jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan beserta perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Kabupaten Mimika, Bupati Mimika yang diwakili oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Kabupaten Mimika, Robert Kambu.

Terlihat, putera Bupati Mimika, Alex Omaleng turut hadir dalam perayaan ibadah syukur dan natal IKT Kabupaten Mimika tersebut.

Diawali dengan pembacaan Maklumat Kelahiran Yesus Kristus, Pastor Yan Sulo, Pr membawa hamba-hamba Tuhan larut ke dalam ibadah syukur Natal dengan khidmat.

Pastor Yan Sulo, Pr yang memimpin ibadah natal dalam khotbahnya mengajak seluruh masyarakat Toraja di Kabupaten Mimika untuk dapat melestarikan warisan luhur para leluhur terdahulu.

Dia juga mengajak masyarakat Toraja agar lahir untuk bersyukur dan hidup untuk berbagi. Kata Pastor Yan, umat Kristen harus merenungi lahirnya Yesus yang membawa kehidupan bagi umat manusia. Seperti halnya yang termaktub dalam kitab-kitab bahwa simbol kelahiran Yesus adalah terang.

Baca Juga :  DPMPTSP Gelar Bimtek Implementasi Pengawasan Perizinan Berusaha Berbasis Mikro

“Dari gelap terbit terang, ini kata-kata Santo Paulus yang mirip dengan kata-kata R.A Kartini, maka orang-orang Kristen harus membawa cahaya, membawa terang,” tutur Pastor Yan.

Pastor Yan juga bilang, jika ingin melihat mukjizat dalam hidup, maka seyogyanya menghidupkan dua kata, yakni “terima kasih dan maaf”.

Di akhir khotbahnya, Pastor Yan mengingatkan kepada seluruh masyarakat Toraja di Kabupaten Mimika bahwa kehadiran masyarakat Toraja harus membawa kehidupan bagi orang lain.

“Semoga tahun ini menjadi sumber hidup yang memberi hidup bagi orang-orang yang membutuhkan hidup,” pungkas Pastor Yan.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

13 Tim Berpacu dengan Waktu dalam Simulasi Rescue Bawah Air IFRC 2026
Hari Keempat IFRC di Freeport: Arena Uji Tangkas Rescuer hingga Hiburan Warga
Uji Kompetensi Penyelamat Awali Rangkaian IFRC 2026 di Kuala Kencana
IFRC 2026 Jadi Sarana Edukasi Keselamatan yang Menarik Minat Masyarakat Mimika
IFRC 2026 Resmi Dibuka, 17 Tim Siap Adu Ketangkasan Jinakkan Api dan Penyelamatan
Jadi Tuan Rumah IFRC 2026, Freeport Bakal Padukan Penyelamatan Modern, Budaya Kamoro, dan Edukasi Sekolah
PAPEDA Summit 2026 Dorong Masyarakat Adat Jadi Penentu Arah Pembangunan Papua
SMA Negeri 1 Sentani Juarai Lintas Alam Cycloop Perdana

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:09 WIT

13 Tim Berpacu dengan Waktu dalam Simulasi Rescue Bawah Air IFRC 2026

Kamis, 29 Oktober 2026 - 20:43 WIT

Hari Keempat IFRC di Freeport: Arena Uji Tangkas Rescuer hingga Hiburan Warga

Kamis, 29 Oktober 2026 - 20:07 WIT

Uji Kompetensi Penyelamat Awali Rangkaian IFRC 2026 di Kuala Kencana

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:06 WIT

IFRC 2026 Jadi Sarana Edukasi Keselamatan yang Menarik Minat Masyarakat Mimika

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 23:06 WIT

IFRC 2026 Resmi Dibuka, 17 Tim Siap Adu Ketangkasan Jinakkan Api dan Penyelamatan

Berita Terbaru