MIMIKA – Pengurus partai politik (Parpol) tidak dapat diusulkan sebagai calon anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) jalur Otonomi Khusus (Otsus) atau jalur pengangkatan.
Pengurus Parpol juga disebut tidak boleh diakomodir dalam Calon Anggota DPRD jalur pengangkatan.
“Jangan karena gagal pada saat caleg kemarin, lalu mau daftarkan diri untuk jadi calon anggota DPRD jalur pengangkatan,” ungkap Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Mimika, Yan Selamat Purba, ketika ditemui di ruang kerjanya pada Senin (6/5/2024).
Kata Yan, Panitia Seleksi (Pansel) akan melakukan verifikasi terhadap setiap individu yang diusulkan sebagai calon anggota DPRD jalur pengangkatan.
Pansel bertugas memastikan seorang calon anggota DPRD jalur pengangkatan benar-benar bukan pengurus Parpol.
Kalaupun pendaftar DPRD jalur pengangkatan bukan lagi pengurus Parpol, maka harus dibuktikan dengan yang bersangkutan bukan lagi pengurus Parpol setidaknya selama 5 tahun.
Yan menambahkan setelah ada Peraturan Gubernur (Pergub) secara resmi, panitia seleksi dengan surat keputusan (SK) Gubernur Papua Tengah akan melakukan sosialisasi terlebih dahulu.
Pansel terdiri dari perwakilan Pemerintah Provinsi Papua Tengah, MRP, Pemerintah Kabupaten Mimika, Kejaksaan Negeri Mimika, dan Akademisi.
Adapun DPRD jalur pengangkatan mendapat jatah 9 kursi atau seperempat dari 35 kursi DPRD jalur Pemilu.
“Kesepakatannya 3 kursi untuk perempuan dan selebihnya lembaga adat,” tandas Yan.










