Penutupan World Environmental Day Expo 2024 PTFI, Masyarakat Diharapkan Lestarikan Lingkungan

Jefri Manehat

Minggu, 7 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penutupan rangkaian kegiatan memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun 2024 ditandai pemukulan tifa oleh Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Keuangan Setda Kabupaten Mimika, Inosensius Yoga Pribadi didampingi Vice President Divisi Environmental PTFI, Gesang Setyadi, dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Mimika, Frans Kambu. (Foto: Galeri Papua/Jefri Manehat)

i

Penutupan rangkaian kegiatan memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun 2024 ditandai pemukulan tifa oleh Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Keuangan Setda Kabupaten Mimika, Inosensius Yoga Pribadi didampingi Vice President Divisi Environmental PTFI, Gesang Setyadi, dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Mimika, Frans Kambu. (Foto: Galeri Papua/Jefri Manehat)

MIMIKA – Puncak rangkaian kegiatan memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun 2024 yang digelar oleh PT Freeport Indonesia (PTFI) melalui Departement Environmental di Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, resmi ditutup pada Minggu (7/7/2024).

World Environmental Day Expo 2024 tersebut ditutup secara langsung oleh Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Keuangan Setda Kabupaten Mimika, Inosensius Yoga Pribadi, didampingi Vice President Devisi Environmental PTFI , Gesang Setyadi, dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Mimika, Frans Kambu.

Yoga dalam kesempatan itu menyampaikan, terselenggaranya seluruh rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun 2024 di Kabupaten Mimika merupakan kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Mimika dan PTFI.

Kegiatan-kegiatan yang telah dilaksanakan sejak Mei 2024 itu merupakan penjabaran dari tema nasional Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun 2024 yakni “Penyelesaian Krisis Iklim dengan Inovasi dan Prinsip Keadilan”.

Mewakili Pemerintah, Yoga mengajak seluruh pemangku kepentingan di Kabupaten Mimika untuk terus bekerja sama dalam melestarikan lingkungan di Mimika.

“Saya mengajak seluruh masyarakat untuk saling mengingatkan tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan karena ini merupakan tanggung jawab kita bersama demi memberikan warisan yang berharga bagi kelangsungan hidup anak cucu kita ke depan yakni lingkungan hidup yang berkualitas,” kata Yoga.

Baca Juga :  Bupati Omaleng Perintahkan Satpol-PP Tertibkan PKL di Pasar Lama

Menurutnya, langkah-langkah nyata yang dapat dilakukan oleh masyarakat Mimika dalam rangka melestarikan lingkungan yaitu di anataranya menanam pohon, menggunakan air, kertas, dan listrik seperlunya, mengurangi penggunaan kemasan plastik, serta tidak membuang sampah di sembarang tempat.

“Jika ini bisa kita lakukan, maka kita bisa menciptakan lingkungan yang bersih dan kita bisa mewariskan lingkungan yang berkualitas bagi generasi penerus kita,” terangnya.

Sementara Vice President Divisi Environmental PTFI, Gesang Setyadi, mengucapkan terima kasih atas segala dukungan dan partisipasi sehingga seluruh acara bisa berjalan dengan baik.

Gesang menyebut, kegiatan semacam ini merupakan kegiatan yang ketiga di Timika dalam beberapa tahun belakangan. Dia berharap, masyarakat dapat semakin berkontribusi dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Dikatakan bahwa ada beberapa alasan mengapa kegiatan memperingati Hari Lingkungan Hidup terus dilakukan di Timika, yakni keinginan menyosialiasikan kegiatan yang dilakukan oleh PTFI kepada masyarakat Mimika, khususnya dalam pengelolaan lingkungan.

“Kami memberikan sosialisasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan. (Kami) mengajak masyarakat untuk berkontribusi terhadap kelestarian lingkungan karena pengelolaan atau kelestarian tidak hanya dapat dilakukan oleh Pemerintah dan PTFI namun harus ada keterlibatan masyarakat di dalamnya,” jelas Gesang.

Baca Juga :  Tim Tanggap Darurat Freeport Temukan Tiga Jenazah Pekerja GBC

Gesang mengungkapkan, PTFI sendiri dalam beberapa bulan terakhir, telah melakukan upaya-upaya dalam pengelolaan lingkungan, di mana setiap divisi harus melaksanakan kegiatan bersih-bersih dari area Grasberg hingga Porsite dan bertanggung jawab menjaga kebersihan pada masing-masing barak.

“Tidak hanya itu, kami juga melakukan inspeksi untuk mengetahui sejauh mana pengelolaan kebersihan di setiap divisi,” tuturnya.

“Kami berharap kegiatan positif ini dilakukan juga di Timika, di mana Pemerintah sebagai penggerak mengkoordinir seluruh pemangku kepentingan di Mimika untuk bersama-sama melakukan kegiatan bersih lingkungan,” imbuhnya.

Menurut Gesang, jika hal tersebut dilakukan bersama, maka Mimika dengan lingkungan bersih dapat diciptakan. Masyarakat memiliki tugas yang sama untuk menjaga lingkungan tetap bersih karena masyarakat sendiri dilibatkan dalam kegiatan tersebut.

“Kita tidak perlu melakukan langkah-langkah yang besar. Cukup melibatkan masyarakat dalam kegiatan bersih lingkungan. Karena dengan melibatkan masyarakat, masyarakat akan dengan sendirinya sadar untuk menjaga lingkungan tetap bersih. Bilamana lingkungan sekitar dijaga kebersihannya, maka kita bisa mewujudkan Mimika yang bersih,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

TIFA Kembali Masuk KEN 2026, Siap Melompat ke Panggung Internasional Juli Mendatang
BK3N 2026, Freeport Perkuat Budaya Keselamatan Kerja di Seluruh Operasi
Etika Jurnalisme di Era AI, Lucky Ireeuw: Manusia Tetap di Kemudi
Fesmed Papua Hadirkan Seminar Keamanan Digital untuk Lawan Hoaks Lewat Jurnalisme Damai
Ketua AWP: Fesmed Jadi Ruang Peningkatan Kapasitas dan Literasi Media Papua
Fesmed Papua Raya Fokus Bekali Jurnalis dengan Keterampilan Investigasi, AI, dan Jurnalisme Damai
Sejarah Baru Pers Papua! Festival Media Perdana Satukan Jurnalis Lintas Generasi di Nabire
Wartawan Senior Papua Perkuat Festival Media Perdana di Nabire

Berita Terkait

Rabu, 28 Januari 2026 - 10:19 WIT

TIFA Kembali Masuk KEN 2026, Siap Melompat ke Panggung Internasional Juli Mendatang

Kamis, 22 Januari 2026 - 19:36 WIT

BK3N 2026, Freeport Perkuat Budaya Keselamatan Kerja di Seluruh Operasi

Rabu, 14 Januari 2026 - 20:59 WIT

Etika Jurnalisme di Era AI, Lucky Ireeuw: Manusia Tetap di Kemudi

Rabu, 14 Januari 2026 - 14:28 WIT

Fesmed Papua Hadirkan Seminar Keamanan Digital untuk Lawan Hoaks Lewat Jurnalisme Damai

Rabu, 14 Januari 2026 - 03:30 WIT

Ketua AWP: Fesmed Jadi Ruang Peningkatan Kapasitas dan Literasi Media Papua

Berita Terbaru

Solidaritas Merauke melakukan aksi spontan pada saat pelaksanaan Sidang Majelis Pekerja Lengkap Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (MPL-PGI) 2026 di Gedung Olahraga (GOR) Hiad Sai, Merauke, Papua Selatan, Jumat (30/1/2026). (Foto: Istimewa/Solidaritas Merauke)

Suara

Solidaritas Merauke Desak Gereja Suarakan Penghentian PSN

Sabtu, 31 Jan 2026 - 14:32 WIT