Lima Pekerja Terjebak Insiden Wet Muck di Area GBC Freeport Masih dalam Pencarian

Ahmad

Kamis, 25 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim dari PTFI sedang berada di terowongan bawah tanah guna melakukan upaya evakuasi terhadap ketujuh pekerja yang terjebak. (Foto: Istimewa/Dokumen PTFI)

Tim dari PTFI sedang berada di terowongan bawah tanah guna melakukan upaya evakuasi terhadap ketujuh pekerja yang terjebak. (Foto: Istimewa/Dokumen PTFI)

MIMIKA – Tim penyelamat dari PT Freeport Indonesia (PTFI) masih terus melakukan pencarian terhadap lima karyawan yang terjebak di area tambang bawah tanah Grasberg Block Cave (GBC) akibat insiden luncuran lumpur basah (wet muck) pada 8 September 2025 lalu.

Hal tersebut disampaikam Vice President (VP) Corporate Communications PTFI, Katri Krisnati, saat dikonfirmasi, Kamis (25/9/2025).

Katri mengatakan bahwa pencarian terhadap kelima pekerja tambang tersebut sampai saat ini masih terus berlangsung.

“Tim penyelamat terus bekerja siang dan malam meski menghadapi tantangan besar dari pergerakan material basah dan berisiko tinggi,” kata Katri.

Katri melanjutkan, proses penggalian dari dua jalur akses tetap dilanjutkan dengan tambahan infrastruktur pendukung karena lokasi semakin dalam dan udara semakin terbatas.

Bahkan turut digunakan alat berat, termasuk loader kendali jarak jauh untuk memaksimalkan pencarian. Ini jug bertujuan untuk meminimalkan risiko bagi tim penyelamat.

Katri pun mengajak semua pihak untuk terus mendoakan dan memberi dukungan moral agar kelima rekan yang masih terjebak dapat segera ditemukan.

Baca Juga :  Freeport Indonesia Serahkan Bantuan Pendidikan untuk YPK GKI

Sementara itu, diberitakan sebelumnya bahwa dua dari tujuh korban terjebak di terowongan bawah tanah area GBC telah ditemukan dan dievakuasi pada Sabtu pagi, 20 September 2025.

Keduanya ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Masing-masing korban bernama Irawan dan Wigih Hartono.

Sore harinya, jenazah mendiang Irawan dan Wigih Hartono diterbangkan ke kampung halaman dari Bandara Mozes Kilangin Timika menggunakan pesawat Airfast.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Freeport Bekali 1.035 Mahasiswa KKN Uncen Manajemen Keselamatan dan Kesehatan
PTFI Serahkan Hibah 11 Km Pipa HDPE ke Pemkab Mimika
40 Mama-Mama Kamoro Ikuti Pelatihan Pengolahan Makanan Berbahan Pangan Lokal
Pemkab Mimika, Freeport, dan YPMAK Perkuat Kolaborasi Pastikan Masyarakat Mimika Sejahtera
Freeport dan Masyarakat Kolaborasi Pulihkan Ekosistem Pesisir Mimika
Freeport Gelontorkan Triliunan Rupiah per Tahun untuk Kelola Tailing
Kolaborasi Freeport dan Pemkab Mimika Dalam Peringatan Hari Lingkungan Sedunia Lewat Pameran
PSSI dan KNVB Rampungkan Coaching Clinic, Orbitkan Talenta Muda Mimika ke Panggung Internasional

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 09:53 WIT

Freeport Bekali 1.035 Mahasiswa KKN Uncen Manajemen Keselamatan dan Kesehatan

Jumat, 10 Juli 2026 - 14:39 WIT

PTFI Serahkan Hibah 11 Km Pipa HDPE ke Pemkab Mimika

Minggu, 21 Juni 2026 - 21:15 WIT

40 Mama-Mama Kamoro Ikuti Pelatihan Pengolahan Makanan Berbahan Pangan Lokal

Minggu, 21 Juni 2026 - 21:01 WIT

Pemkab Mimika, Freeport, dan YPMAK Perkuat Kolaborasi Pastikan Masyarakat Mimika Sejahtera

Sabtu, 6 Juni 2026 - 20:05 WIT

Freeport dan Masyarakat Kolaborasi Pulihkan Ekosistem Pesisir Mimika

Berita Terbaru

Anggota Bawaslu Mimika, Diana Dayme menegaskan masyarakat di Distrik Kwamki Narama harus mengawasi jalannya Pemilu disamping menggunakan hak pilih. Pesan itu disampaikan dalam Forum Diskusi Politik

Politik

Bawaslu Mimika: Politik Uang Bikin Sengsara Lima Tahun

Jumat, 31 Jul 2026 - 20:49 WIT