MIMIKA – Pj Bupati Mimika, Valentinus Sudarjanto Sumito, menegaskan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) jalur pengangkatan harus merupakan representatif masyarakat asli Mimika yakni Amungme dan Kamoro.
Di mana DPRK yang merupakan rekomendasi dari lembaga adat di Mimika diharapkan dapat menyuarakan kepentingan masyarakat Mimika.
Dia menjelaskan, DPRK jalur pengangkatan di setiap kabupaten di Provinsi Papua Tengah mendapat porsi yang sama yakni 25 persen dari jumlah kursi DPRD.
“Contoh di Mimika saat ini jumlah kursi di DPRD Mimika sebanyak 35 kursi. 25 persen dari 35 kursi adalah 9. Jadi, nantinya akan ada tambahan 9 kursi DPRK jalur pengangkatan, sehingga jumlah keseluruhan kursi DPRD Mimika sebanyak 44 kursi,” kata Valentinus saat memimpin apel pagi pada Senin (11/11/2024).
Dia berharap 9 orang yang nantinya terpilih merupakan representatif dari masyarakat Amungme dan Kamoro. “Istilahnya mereka yang terpilih nanti adalah orang yang berani banting meja untuk suarakan kepentingan masyarakat,” tuturnya.
Valentinus juga menambahkan, dari 9 anggota DPRK yang nantinya diangkat, 30 persen atau 3 di antaranya mewakili kaum perempuan.
“DPRK ada untuk menjawab opini masyarakat bahwasannya OAP semakin tertinggal dan semakin sedikit yang duduk di kursi DPRD,” tutupnya.
Update berita terbaru lainnya dengan mengikuti saluran Galeripapua.com WhatsApp Channel. Klik link berikut https://whatsapp.com/channel/0029VafbmilChq6Dj7IL2i46










