Polisi Dalami Kasus 9 Ton BBM Ilegal di Mimika Barat Tengah

Ahmad

Rabu, 3 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolres Mimika, AKBP Billyandha Hildiario Budiman. (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

Kapolres Mimika, AKBP Billyandha Hildiario Budiman. (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

MIMIKA – Kepolisian Resor Mimika kini tengah mendalami 9 ton Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi yang berhasil diamankan oleh masyarakat saat hendak diselundupkan ke Kampung Wumuka pada 19 Agustus 2025 lalu.

Kapolres Mimika, AKBP Billyandha Hildiario Budiman, saat ditemui wartawan di Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Mimika, Selasa, 2 September 2025 menyampaikan hal tersebut.

Kapolres mengatakan pada Selasa siang, BBM ilegal tersebut sedang diangkut dan dibawa menuju Mimika.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia juga menyebutkan, pihaknya tengah menindaklanjuti adanya aduan dari masyarakat mengenai BBM subsidi ilegal tersebut.

“Ya untuk adanya pengaduan masyarakat terkait BBM ilegal yang di Distrik Mimika Barat Tengah sudah ditindaklanjuti, hari ini sedang menuju perjalanan ke Polres 32, Insya Allah nanti sore sudah tiba dan kita tindaklanjuti,” ungkap Kapolres, Selasa siang.

Meski menurut informasi bahwa BBM yang diamankan sebanyak 9 ton, namun Kapolres menegaskan bahwa masih akan dihitung kembali untuk kepastiannya.

Baca Juga :  Jalan Rusak di Mimika: Permintaan Maaf Tak Cukup

Kapolres menyebut, pihaknya juga sedang melakukan pendalaman terkait informasi apakah BBM tersebut akan digunakan untuk aktivitas tambang ilegal ataukah untuk keperluan lain.

“Berdasarkan informasi ada 9 ton, nanti kita hitung lagi,” tutur Kapolres.

“Itu BBM jenis solar. Kita masih dalami indikasinya untuk aktivitas tambang ilegal. Kita terima kasih atas informasi dari masyarakat dan kita langsung tindak lanjuti apabila ada kegiatan aktivitas tambang ilegal. Kita juga akan tindak lanjuti asal usul dari BBM tersebut,” tambahnya.

Kemudian, mengenai adanya isu yang beredar bahwa aktivitas tambang ilegal di Kampung Wakia dibekingi oleh oknum anggota, Kapolres pun meminta kepada masyarakat apabila ada yang menyadari dan mengetahui hal tersebut maka segera dilaporkan untuk ditindaklanjuti.

“Apabila itu ada oknum anggota kami pasti akan kami proses,” tutupnya.

Sementara itu, isu pertambangan ilegal di Kampung Wakia, Distrik Mimika Barat Tengah ini juga turut disoroti Ketua DPRK Mimika, Primus Natikapereyau.

Baca Juga :  Lima Orang Bandit di Mimika Ditangkap, Ini Alasannya

Primus mengatakan, persoalan tambang ilegal ini telah menjadi perbincangan yang berlangsung terus menerus.

Primus menyebutkan, persoalan tambang ilegal ini Hm juga menjadi tanggung jawab moral yang harus diselesaikan oleh wakil rakyat.

“Jadi itu juga ada tanggung jawab dari kami dan provinsi untuk kerja sama (menyelesaikannya,red),” kata Primus saat wawancara bersama wartawan di Kantor DPRK Mimika, Selasa siang.

Primus pun mengapresiasi tindakan tegas pemerintah distrik, masyarakat, serta otoritas keamanan setempat yang berani menggagalkan upaya penyelundupan BBM jenis solar yang masuk ke Kampung Wumuka tersebut, yang diduga untuk operasional tambang.

Primus bilang, DPRK Mimika akan bekerja sama dengan pihak kepolisian serta instansi terkait dalam menangani persoalan itu.

“Karena isu ini naik itu akhirya jadi perang suku atau tapal batas, padahal persoalannya itu tentang tambang ilegal di sana, di Kampung Wakia,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mobil Anggota Polisi Dibakar di Kwamki Narama Mimika
Polres Mimika Bongkar Empat Kasus Narkotika, Barang Bukti Dimusnahkan
Penyelidikan Kasus Pembuangan Bayi di Mimika Terkendala Saksi dan CCTV
Satgas ODC Tangkap DPO Kasus Penembakan Karyawan Freeport
Dua Pemuda di Mimika Ditangkap Polisi Gara-gara Lakukan Pemerkosaan dan Mencuri
Seorang Pastor Meninggal di Kolam Renang Kuala Kencana, Polisi Selidiki Penyebabnya
Polisi Bekuk Dua Remaja Spesialis Curanmor di Mimika, 12 Sepeda Motor Disita
Sempat Disebut Tewas, Dua Anggota OPM di Maybrat Ternyata Masih Hidup
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:55 WIT

Mobil Anggota Polisi Dibakar di Kwamki Narama Mimika

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:40 WIT

Polres Mimika Bongkar Empat Kasus Narkotika, Barang Bukti Dimusnahkan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 04:32 WIT

Satgas ODC Tangkap DPO Kasus Penembakan Karyawan Freeport

Selasa, 27 Oktober 2026 - 04:23 WIT

Dua Pemuda di Mimika Ditangkap Polisi Gara-gara Lakukan Pemerkosaan dan Mencuri

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 20:34 WIT

Seorang Pastor Meninggal di Kolam Renang Kuala Kencana, Polisi Selidiki Penyebabnya

Berita Terbaru

Sebuah mobil milik anggota polisi dibakar oleh warga di Distrik Kwamki Narama, Mimika, Papua Tengah, Jumat, 30 Oktober malam. (Foto: Dok. Warga)

Hukrim

Mobil Anggota Polisi Dibakar di Kwamki Narama Mimika

Sabtu, 31 Okt 2026 - 16:55 WIT