Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pembunuhan Pramuria di Lokalisasi KM10 Mimika

Ahmad

Selasa, 7 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelaku pembunuh pramuria di Kilometer 10 Mimika berhasil ditangkap polisi. (Foto: Istimewa)

i

Pelaku pembunuh pramuria di Kilometer 10 Mimika berhasil ditangkap polisi. (Foto: Istimewa)

MIMIKA – Seorang pria di Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah berinisial ET terpaksa ditangkap polisi dari Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Mimika pada 27 September 2025 lalu.

ET merupakan terduga pelaku yang masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) kasus pembunuhan seorang pramuria berinisial LP (24) di salah satu kamar Lokalisasi Kilometer 10 pada hari Selasa, 3 Juni 2025 lalu.

Setelah berbulan-bulan menjadi buronan, ET akhirnya berhasil ditangkap pihak kepolisian, tepatnya di Jalan Cenderawasih, Mimika.

Kasat Reskrim Polres Mimika, AKP Rian Oktaria, menjelaskan bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan, LP dibunuh pelaku saat sedang berhubungan di dalam kamar wisma.

Dijelaskan bahwa saat sedang berhubungan dengan posisi korban tidur di atas ranjang dan pelaku posisi di atas dan korban di bawah, korban meletakkan kedua tangan di leher pelaku.

Baca Juga :  Balita Umur 2 Tahun Dicurigai Tenggelam di Dermaga Pelabuhan Feri Poumako

Pelaku lantas mencekik leher korban serta menggigit payudara korban. ET lalu mengambil kabel pengisi daya HP dan melilitkannya ke leher korban hingga meninggal dunia.

“Karena dia (Pelaku,red) berpikir perempuan (korban,red) ini mau membunuh dia, makanya dia bunuh duluan, padahal itu gaya,” kata AKP Rian kepada wartawan, Selasa (7/10/2025).

Dikatakan, pelaku juga mengaku bahwa setelah membunuh korban, pelaku mengambil ponsel dan sejumlah uang milik korban.

“Kalau yang diambil pelaku itu HP dan uang Rp300 ribu, tapi yang baru kita temukan dari pelaku ini HP. Motor dengan helm yang digunakan pelaku pada saat itu kita tidak temukan, sudah disembunyikan, sudah hilang,” ucap AKP Rian.

Baca Juga :  KKB Tembak 2 Warga Sipil di Oksibil Pegunungan Bintang

Lebih lanjut dikatakan AKP Rian bahwa proses penanganan kasus pembunuhan pramuria tersebut saat ini telah naik tahap I.

Sementara itu, sebelumnya identitas terduga pelaku kasus pembunuhan ini telah dikantongi pihak kepolisian.

Kapolres Mimika AKBP Billyandha Hildiario Budiman saat ditemui wartawan pada Rabu, 11 Juni 2025, mengatakan jika ciri-ciri pelaku diketahui dari rekaman CCTV yang ada di sekitar lokasi kejadian. Polisi bahkan memeriksa sejumlah saksi.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Toko Sociolla Pertama di Sorong, Lengkapi Kebutuhan Kecantikan di Indonesia Timur
Tokoh Pemuda Jila Apresiasi Respons Cepat Pemkab Mimika Bantu Pengungsi
BMKG Pastikan Cuaca Cerah saat Ibadah Malam Kudus di Mimika
Cuaca Mimika Terasa Lebih Panas, BMKG: Masih dalam Kondisi Normal
Sambutan Tarian Adat Warnai Kedatangan Dandim 1710/Mimika
Bakar Batu di Kimak, Yohan Dewelek Ajak Warga Sambut Natal dengan Aman
Masak dan Makan Bersama di Puncak, Kepala Suku Dani Ajak Warga Jaga Keamanan Jelang Natal
Satgas Ops Cinta Damai Noken 2025 Polres Mimika Rehab Gereja di Poumako

Berita Terkait

Selasa, 27 Januari 2026 - 00:30 WIT

Toko Sociolla Pertama di Sorong, Lengkapi Kebutuhan Kecantikan di Indonesia Timur

Jumat, 2 Januari 2026 - 16:40 WIT

Tokoh Pemuda Jila Apresiasi Respons Cepat Pemkab Mimika Bantu Pengungsi

Rabu, 24 Desember 2025 - 15:54 WIT

BMKG Pastikan Cuaca Cerah saat Ibadah Malam Kudus di Mimika

Rabu, 24 Desember 2025 - 14:42 WIT

Cuaca Mimika Terasa Lebih Panas, BMKG: Masih dalam Kondisi Normal

Selasa, 23 Desember 2025 - 20:31 WIT

Sambutan Tarian Adat Warnai Kedatangan Dandim 1710/Mimika

Berita Terbaru

Solidaritas Merauke melakukan aksi spontan pada saat pelaksanaan Sidang Majelis Pekerja Lengkap Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (MPL-PGI) 2026 di Gedung Olahraga (GOR) Hiad Sai, Merauke, Papua Selatan, Jumat (30/1/2026). (Foto: Istimewa/Solidaritas Merauke)

Suara

Solidaritas Merauke Desak Gereja Suarakan Penghentian PSN

Sabtu, 31 Jan 2026 - 14:32 WIT