Sempat Mengaku Sakit Malaria, Pria di Mimika Ditemukan Meninggal di Kos

Rabu, 23 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aparat mengevakuasi jenazah korban dari dalam kamar kosnya. (Foto: Polres Mimika)

Aparat mengevakuasi jenazah korban dari dalam kamar kosnya. (Foto: Polres Mimika)

MIMIKA – Seorang karyawan PT Redpath, Stefanus Yeimo (36), ditemukan meninggal dunia di kamar kosnya di Lorong Bintuni, Jalan Hasanuddin, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Rabu (23/9/2026) pagi.

Stefanus ditemukan setelah keluarganya di kampung halaman khawatir karena korban tidak memberikan kabar dan tidak membalas pesan melalui media sosial selama dua hari.

Adik korban, Melkias Yeimo, kemudian diminta mengecek kondisi Stefanus. Setibanya di kos sekitar pukul 08.00 WIT, Melkias mendapati pintu kamar terkunci dari dalam.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pintu kemudian didorong secara paksa. Melkias menemukan kakaknya sudah tidak bernyawa dan terbaring kaku di atas tempat tidur.

Kapolres Mimika AKBP Alredo A. Rumbiak mengatakan korban diduga meninggal karena sakit.

Baca Juga :  Mencari Jejak Spirit of the Game dalam Lemparan Frisbee Pelajar di Kuala Kencana

“Meninggalnya diduga karena sakit,” kata Kapolres Mimika, AKBP Alredo A. Rumbiak, di Mapolres Mimika, Jalan Agimuga.

Keterangan pemilik kos, Marthen Nakoh (60), menyebut Stefanus masih terlihat keluar ke teras kos pada Selasa (22/9/2026) siang.

Saat disapa penghuni kos lainnya, Stefanus sempat menyampaikan bahwa dirinya sedang mengalami sakit malaria. Ia juga diketahui sedang mengambil jatah libur darurat (emergency leave) dari tempatnya bekerja.

Polisi kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) setelah menerima laporan penemuan korban.

Tim gabungan Satuan Reskrim Polres Mimika dan Polsek Mimika Baru yang dipimpin Kasat Reskrim AKP Putut Yudha Pratama dan Kapolsek Mimika Baru AKP Bobby Pratama mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan.

Baca Juga :  Toko Emas Tutup, Pendulang Kembali Blokade Jalan di Timika

Dari hasil olah TKP dan identifikasi awal, polisi mengamankan sejumlah barang bukti dari kamar korban, antara lain surat keterangan berobat dari Klinik Pratama Mitra Masyarakat, sejumlah obat-obatan, serta alat tes medis.

Barang-barang tersebut di antaranya Rapid Diagnostic Test (RDT), Novacycline, Erdomex, Ambroxol, vitamin C, dan sejumlah obat terapi medis lainnya.

Kasat Reskrim Polres Mimika mengonfirmasi tidak ditemukan indikasi tindak pidana dalam kejadian tersebut.

Pihak keluarga juga menerima kejadian tersebut dan mengetahui korban sebelumnya dalam kondisi sakit.

Keluarga kemudian memutuskan tidak membuat laporan polisi maupun laporan gangguan. Jenazah Stefanus selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga untuk diproses sesuai rencana pemakaman.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kabut Asap Karhutla Merauke Ganggu Penerbangan Mimika, Berpotensi hingga Oktober
Seorang Pria Ditemukan Tewas di SP 3 Mimika
Warung Kopi Dibakar Dini Hari di Yahukimo
Aksi Saling Salip Berujung Maut, Seorang Pengendara Motor di Mimika Tewas Ditikam
TPNPB Sebut Telah Menembak Mati Sopir di Jalur Wamena-Nduga, Warga Pendatang Diberi Peringatan
Seorang Pria Diduga Ditahan Kelompok Bersenjata di Jayawijaya, Dipaksa Dukung Papua Merdeka
Disinformasi Penculikan Anak di Facebook Picu Pemalangan Jalan di Mimika
Seorang Pria Korban Penikaman KM 9 Mimika Meninggal Usai Dirawat di RS

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 14:48 WIT

Kabut Asap Karhutla Merauke Ganggu Penerbangan Mimika, Berpotensi hingga Oktober

Minggu, 27 September 2026 - 20:35 WIT

Seorang Pria Ditemukan Tewas di SP 3 Mimika

Rabu, 23 September 2026 - 02:33 WIT

Sempat Mengaku Sakit Malaria, Pria di Mimika Ditemukan Meninggal di Kos

Sabtu, 19 September 2026 - 21:12 WIT

Warung Kopi Dibakar Dini Hari di Yahukimo

Jumat, 18 September 2026 - 21:23 WIT

Aksi Saling Salip Berujung Maut, Seorang Pengendara Motor di Mimika Tewas Ditikam

Berita Terbaru

Bupati Johannes Rettob melantik Tim Reaksi Cepat (TRC) di Hotel Serayu, Senin (28/9/2026). (Foto: Istimewa)

Pemerintahan

Bupati Mimika Lantik 80 Anggota TRC, Wujud Siaga Bencana

Senin, 28 Sep 2026 - 20:56 WIT