TIFA Kembali Masuk KEN 2026, Siap Melompat ke Panggung Internasional Juli Mendatang

Endy Langobelen

Rabu, 28 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto bersama usai konferensi pers di Sekretariat Tifa Raya, Jalan Irigasi, Timika, Papua Tengah. (Foto: Galeri Papua/Endy Langobelen)

i

Foto bersama usai konferensi pers di Sekretariat Tifa Raya, Jalan Irigasi, Timika, Papua Tengah. (Foto: Galeri Papua/Endy Langobelen)

MIMIKA — Timika Inside Festival of Art (TIFA) kembali menorehkan prestasi membanggakan. Untuk ketiga kalinya berturut-turut sejak 2024, event seni dan budaya kebanggaan Papua Tengah ini resmi terpilih dalam Karisma Event Nusantara (KEN) 2026, program unggulan Kementerian Pariwisata Republik Indonesia.

Kepastian tersebut disampaikan dalam konferensi pers Tifa Raya, Selasa (27/1/2026) sore, yang berlangsung di Sekretariat Tifa Raya, Jalan Irigasi, Timika.

Dalam kesempatan itu, Tifa Raya juga mulai membocorkan sejumlah konsep besar yang akan diusung pada TIFA 2026, yang dijadwalkan berlangsung pada 2–4 Juli 2026.

Art Director sekaligus Founder Tifa Raya, Alfo Smith, menyebut capaian ini sebagai hasil kerja konsisten dan kolaboratif selama bertahun-tahun.

“Puji Tuhan sekali tiga tahun berturut-turut, mulai dari 2024, 2025, 2026, TIFA masuk di Karisma Event Nusantara, salah satu program ungulan dari Kementerian Parwisata Republik Indonesia,” ujar Alfo.

Kolaborasi Nasional hingga Internasional

Alfo menegaskan, TIFA 2026 tidak sekadar menjadi panggung seremonial, melainkan ruang strategis untuk membawa seni budaya Papua ke level yang lebih luas.

“TIFA ini bukan pementasan seni biasa atau seremonial biasa, tetapi akan menarik perhatian publik terkait panggung pertunjukan daerah yang akan dibawa ke kancah lebih jauh lagi, ke kancah nasional dan internasional,” katanya.

TIFA tahun ini disebut akan membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya dengan berbagai instansi dan komunitas kreatif di seluruh Indonesia, termasuk pemerintah daerah, pemerintah provinsi Papua Tengah, hingga kementerian di tingkat pusat.

Panitia bahkan berharap Kementerian Pariwisata RI dapat hadir langsung dalam rangkaian kegiatan.

“Kalau tahun kemarin sudah dihadiri oleh Wakil Menteri Kebudayaan, kita rencana tahun ini beliau juga harus hadir supaya membuka membuka sekaligus menutup rangkaian event TIFA 2026,” kata Alfo.

Papua Culture Week Berubah, Hadirkan Duta TIFA Berpasangan

Meski secara umum konsep TIFA 2026 masih mempertahankan kekhasan tahun-tahun sebelumnya, sejumlah inovasi disiapkan. Salah satunya perubahan pada Papua Culture Week.

“Basically bakal akan sama saja, namun yang berbeda adalah tahun ini kita sudah mengubah Papua Culture Week yang awalnya beberapa tahun terakhir ini kita berjalan hanya dengan fashion show, tapi kita kali ini memang benar-benar membuat dalam bentuk pigeon, atau akan memilih duta-duta TIFA yang akan berpasangan,” jelas Alfo.

Baca Juga :  Barongsai Meriahkan Perayaan Imlek di Diana Mall Timika

Konsep duta berpasangan ini dinilai akan memperkuat daya dorong promosi TIFA ke tingkat nasional.

Flyer event Timika Inside Festival of Art (TIFA) 2026. (Foto: Istimewa/Tifa Raya)
Flyer event Timika Inside Festival of Art (TIFA) 2026. (Foto: Istimewa/Tifa Raya)

Selain itu, Karnaval Mimpi dan Talingkar Cinta tetap dipertahankan. Program Talingkar Cinta yang mengangkat nilai estetika anyaman rambut diharapkan terus menjadi simbol kecantikan alami masyarakat Papua.

“Dan kita berharap dengan Talingkar Cinta atau anyaman rambut ini juga akan menjadi satu payung besar terhadap kecantikan saudara-saudara yang berambut gelombang, keriting, dan lain sebagainya,” ujarnya.

Papua Plus Size hingga Dukungan Wamen Ekraf

Program Papua Plus Size juga kembali hadir dan mendapat dukungan langsung dari Wakil Menteri Ekonomi Kreatif.

“Papua Plus Size ini kebetulan kemarin kita sudah ketemu dengan Ibu Irene Umar selaku Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, dan beliau sangat respons sekali dengan kegiatan-kegiatan TIFA,” ungkap Alfo.

Dukungan juga datang dari berbagai pihak strategis, termasuk Staf Khusus Presiden Bidang Ekonomi Kreatif, Yovie Widianto.

Api Perdamaian, Konsep Baru yang Disiapkan

Meski sebagian besar program sudah dikenal publik, TIFA 2026 tetap menyiapkan satu gagasan baru yang masih dirahasiakan. Salah satunya konsep “Api Perdamaian”.

“Jadi sebagai pemimpin atau pemangku kebijakan dari seluruh Indonesia mereka pegang obor sebagai simbol kekuatan keberanian sebagai bentuk perdamaian dari seluruh nusantara yang ada di Kabupaten Mimika,” kata Alfo.

Tema besar TIFA 2026 sendiri adalah “Tong Satu, Tong Kuat, Bersama Indonesia, Bersama Papua, Tong Menggerakkan dan Mengulik Prestasi.”

Satu-satunya Wakil Papua Tengah di KEN

Ketua Umum Tifa Raya, Dina Merani, menegaskan bahwa TIFA masih menjadi satu-satunya event dari Papua Tengah yang lolos KEN 2026.

“Tahun ini, Karisma Event Nusantara ada 125 event. Dan salah satu dari Papua Tengah itu masih tetap TIFA,” ujarnya.

Baca Juga :  Minta TPNPB Pergi dari Wamena, Bupati Jayawijaya Ditetapkan Jadi DPO Target OPM

Ia berharap ke depan semakin banyak event dari Papua Tengah yang mampu menembus KEN.

Dina juga menegaskan ambisi besar TIFA 2026 untuk naik kelas menjadi event internasional.

“Tahun ini kita mau buat menjadi event yang bertaraf internasional, di mana kita akan berkolaborasi dengan seniman-seniman atau teman-teman kreatif dari luar negeri,” katanya.

Konsep kolaborasi lintas negara akan melibatkan seni ukir, batik Papua, hingga fashion show bersama seniman mancanegara.

“Bukan kita pergi ke sana tapi kita mendatangkan seniman-seniman itu ke Timika,” tegas Dina.

Media Pembelajaran bagi Daerah Lain

Dalam konferensi pers tersebut, hadir pula perwakilan dari Maluku Tenggara. Mereka adalah panitia dari event Kei Art Festival 2025.

Kehadiran mereka tidak hanya sebagai pendukung tatapi juga ingin belajar bersama secara langsung dari pelaksanaan TIFA.

“Jadi memang sengaja kita datangkan mereka ini supaya mereka bisa belajar langsung di lapangan terkait penanganan event-event besar,” kata Alfo.

Perwakilan Maluku Tenggara, Ateng Letsoin, menyebut kehadiran mereka untuk berpartisipasi sekaligus menyerap pengalaman.

“Tujuannya kami ke sini untuk berpartisipasi mengikuti serta mendukung event TIFA dan juga untuk sama-sama belajar menambah wawasan,” ujarnya.

Harapan dari Para Duta TIFA

Duta TIFA 2025, Acha, berharap TIFA 2026 pada bulan Juli mendatang bisa berlangsung dengan lebih meriah.

“Mungkin untuk harapan saya sebagai Duta TIFA 2025, event TIFA 2026, mungkin di tahun ini bisa lebih baik. Tahun ini lebih ramai dari sebelumnya,” katanya.

Sementara Duta TIFA 2023, Ocean Chelsy Nusi, berharap cuaca mendukung dan generasi duta berikutnya semakin siap membawa TIFA ke level nasional.

“Harapan untuk Duta TIFA selanjutnya lebih semangat, lebih belajar, lebih belajar lagi untuk ikut event nasional melalui Tifa.”

Dengan dukungan lintas sektor dan ambisi internasional, TIFA 2026 diproyeksikan menjadi momentum penting bagi Mimika dan Papua Tengah untuk menegaskan diri sebagai pusat pergerakan seni dan budaya di Indonesia.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Etika Jurnalisme di Era AI, Lucky Ireeuw: Manusia Tetap di Kemudi
Fesmed Papua Hadirkan Seminar Keamanan Digital untuk Lawan Hoaks Lewat Jurnalisme Damai
Ketua AWP: Fesmed Jadi Ruang Peningkatan Kapasitas dan Literasi Media Papua
Fesmed Papua Raya Fokus Bekali Jurnalis dengan Keterampilan Investigasi, AI, dan Jurnalisme Damai
Sejarah Baru Pers Papua! Festival Media Perdana Satukan Jurnalis Lintas Generasi di Nabire
Wartawan Senior Papua Perkuat Festival Media Perdana di Nabire
KASTIL 2025 Siap Digelar Perdana di Kei: Panggung Seni, Budaya, dan Kreativitas Anak Muda Pesisir
Summer Camp 2025, Spin 4 Fun Perkuat Persaudaraan Pesepeda Mimika

Berita Terkait

Rabu, 28 Januari 2026 - 10:19 WIT

TIFA Kembali Masuk KEN 2026, Siap Melompat ke Panggung Internasional Juli Mendatang

Rabu, 14 Januari 2026 - 20:59 WIT

Etika Jurnalisme di Era AI, Lucky Ireeuw: Manusia Tetap di Kemudi

Rabu, 14 Januari 2026 - 14:28 WIT

Fesmed Papua Hadirkan Seminar Keamanan Digital untuk Lawan Hoaks Lewat Jurnalisme Damai

Rabu, 14 Januari 2026 - 03:30 WIT

Ketua AWP: Fesmed Jadi Ruang Peningkatan Kapasitas dan Literasi Media Papua

Rabu, 14 Januari 2026 - 03:09 WIT

Fesmed Papua Raya Fokus Bekali Jurnalis dengan Keterampilan Investigasi, AI, dan Jurnalisme Damai

Berita Terbaru

Solidaritas Merauke melakukan aksi spontan pada saat pelaksanaan Sidang Majelis Pekerja Lengkap Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (MPL-PGI) 2026 di Gedung Olahraga (GOR) Hiad Sai, Merauke, Papua Selatan, Jumat (30/1/2026). (Foto: Istimewa/Solidaritas Merauke)

Suara

Solidaritas Merauke Desak Gereja Suarakan Penghentian PSN

Sabtu, 31 Jan 2026 - 14:32 WIT