100 Hari Kerja Dinilai Tak Sentuh Kampung, Wabup Mimika: Kita Benahi Kota Dulu

Ahmad

Senin, 14 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong. (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong. (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

MIMIKA – Janji pembangunan dari kampung ke kota yang digaungkan Bupati dan Wakil Bupati Mimika, Johannes Rettob dan Emanuel Kemong, mulai dipertanyakan publik. Pasalnya, setelah 100 hari masa kerja, realisasi pembangunan di wilayah pedalaman dan pesisir dinilai belum terlihat.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong, mengakui telah menerima sejumlah pertanyaan dari masyarakat terkait lambatnya realisasi pembangunan di kampung. Hal ini disampaikannya saat ditemui wartawan di Jalur 5, SP2, Mimika, Sabtu (12/7/2025).

Menurutnya, penataan kota menjadi prioritas awal karena banyak sektor dasar di wilayah perkotaan yang masih perlu dibenahi, termasuk infrastruktur dan layanan publik.

Ia menyebut, selama 100 hari pertama, Pemkab Mimika telah meluncurkan sejumlah program penting seperti Mal Pelayanan Publik (MPP), Mimika Center, dan layanan air bersih bagi masyarakat kota.

Kemong juga menyebut bahwa dalam waktu dekat, pemerintah akan merintis program transportasi massal untuk wilayah kota yang dijadwalkan mulai berjalan pada akhir Desember 2025.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa pemerintah tidak akan mengabaikan pembangunan di kampung, terutama di wilayah pesisir dan pegunungan.

“Wilayah kampung tidak kami tutup mata. Itu menjadi komitmen kami juga. Setelah pembenahan kota berjalan baik, pembangunan di kampung akan kami genjot,” tambahnya.

Baca Juga :  Disparbudpora Mimika Bakal Buka Diklat Sepak Bola

Pernyataan Kemong sejalan dengan amanat Bupati Mimika, Johannes Rettob, saat peluncuran layanan air bersih bersama PT Freeport Indonesia di Jalur 5, SP2, pada hari yang sama.

Dalam kesempatan itu, Johannes menyampaikan bahwa pekan depan pemerintah akan meluncurkan program air bersih di sejumlah kampung pesisir, seperti Atuka, Kota Tua Kokonao, Amar, dan Uta.

Langkah ini, menurut keduanya, merupakan bagian dari tahapan pembangunan bertahap yang dimulai dari pusat aktivitas (kota) menuju daerah pinggiran secara terstruktur.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sertijab Wania: Ria Mandiwa Lanjutkan Program, Sorotan pada Bantuan Rumah OAP
Lenis Kogoya Dorong Pelibatan Masyarakat Adat Kelola Dapur MBG di Papua Tengah
Usai RDP, DLH Mimika Siapkan BPJS JHT dan Tambahan APD untuk Petugas Kebersihan
Persido Dogiyai Tahan Persipuja 0-0, Bidik Kemenangan atas Persintan
Musrenbang RKPD 2026 Distrik Kwamki Narama Himpun 167 Usulan Program Pembangunan
Menanti Strategi Jitu Pembangunan Distrik Jita dari Hasil Musrenbang 2026
Musrenbang Distrik Jita, Fransiskus Bokeyau Tekankan Skala Prioritas Pembangunan 2026
Musrenbang 2026, Kelurahan Otomona Usulkan 16 Program Pembangunan, Prioritas Infrastruktur

Berita Terkait

Senin, 16 Maret 2026 - 21:21 WIT

Sertijab Wania: Ria Mandiwa Lanjutkan Program, Sorotan pada Bantuan Rumah OAP

Jumat, 13 Maret 2026 - 06:07 WIT

Lenis Kogoya Dorong Pelibatan Masyarakat Adat Kelola Dapur MBG di Papua Tengah

Selasa, 10 Maret 2026 - 21:16 WIT

Usai RDP, DLH Mimika Siapkan BPJS JHT dan Tambahan APD untuk Petugas Kebersihan

Senin, 9 Maret 2026 - 23:40 WIT

Persido Dogiyai Tahan Persipuja 0-0, Bidik Kemenangan atas Persintan

Jumat, 6 Maret 2026 - 23:24 WIT

Musrenbang RKPD 2026 Distrik Kwamki Narama Himpun 167 Usulan Program Pembangunan

Berita Terbaru

*Stadion Wania Imipi Diasesmen Polda untuk Liga 4 PSSI Papua Tengah* MIMIKA – Menjelang bergulirnya kompetisi Piala Gubernur Liga 4 PSSI Papua Tengah musim 2025/2026 pada 9 Maret 2026 mendatang, kesiapan Stadion Wania Imipi SP... _Baca selengkapnya:_ https://galeripapua.com/stadion-wania-imipi-diasesmen-polda-untuk-liga-4-pssi-papua-tengah/