21 Tahanan Konflik Kwamki Narama Dibebaskan, 9 Orang Proses Hukum

Ahmad

Jumat, 30 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Para tahanan yang dibebaskan Kepolisian Resor Mimika, Kamis 29 Januari 2026. (Foto: Istimewa/Humas Polres Mimika)

i

Para tahanan yang dibebaskan Kepolisian Resor Mimika, Kamis 29 Januari 2026. (Foto: Istimewa/Humas Polres Mimika)

MIMIKA — Kepolisian Resor (Polres) Mimika membebaskan 21 orang tahanan yang sebelumnya diamankan terkait konflik antar dua kelompok warga di Kampung Amole, Distrik Kwamki Narama, Kabupaten Mimika, Papua Tengah. Pembebasan dilakukan pada Kamis (29/1/2026).

Total terdapat 30 orang yang sempat diamankan aparat kepolisian selama konflik berlangsung. Dari jumlah tersebut, 29 orang berasal dari kubu Dang, sementara satu orang lainnya dari kubu Newegalen.

Kasi Humas Polres Mimika, Iptu Hempy Ona, membenarkan adanya pembebasan sebagian tahanan tersebut. Ia menjelaskan bahwa keputusan itu diambil dengan mempertimbangkan kondisi kemanusiaan.

“Pembebasan ini dilakukan mengingat kondisi kesehatan sejumlah tahanan yang memburuk, serta beberapa orang lainnya masih di bawah umur,” ujar Iptu Hempy saat dikonfirmasi, Jumat (30/1/2026).

Baca Juga :  Gandeng UNICEF, Pemkab Mimika Wujudkan Stop Buang Air Besar Sembarangan

Meski demikian, proses penegakan hukum tetap berjalan. Iptu Hempy menegaskan, saat ini masih terdapat sembilan orang tahanan yang status hukumnya belum dihentikan.

“Saat ini masih ada 9 orang tahanan yang proses hukumnya tetap berjalan,” ujarnya.

Lebih lanjut, seluruh tahanan yang dibebaskan diketahui merupakan warga yang berdomisili di Timika.

Polres Mimika juga memastikan bahwa pembebasan tersebut tidak berdampak pada stabilitas keamanan di wilayah Kwamki Narama.

Pihak kepolisian mengklaim situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Distrik Kwamki Narama hingga kini terpantau kondusif.

Masyarakat pun diimbau untuk tetap menjaga ketenangan serta tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang berpotensi memicu konflik susulan.

Sebagai informasi, konflik antar dua kelompok warga di Distrik Kwamki Narama berlangsung cukup lama, yakni sekitar tiga bulan sejak pecah pada Oktober 2025.

Baca Juga :  Langkah AIYE Tingkatkan Produksi Pertanian di Mimika

Bentrokan tersebut menelan korban jiwa dan menimbulkan ketegangan berkepanjangan di wilayah tersebut.

Kedua kelompok yang bertikai akhirnya sepakat mengakhiri konflik melalui proses perdamaian yang dicapai pada 12 Januari 2026, setelah melalui berbagai tahapan mediasi dan pendekatan adat.

Dalam konflik tersebut, tercatat sedikitnya 11 korban meninggal dunia. Lima korban berasal dari kubu Dang, lima korban dari kubu Newegalen, sementara satu korban lainnya tidak diakui oleh kedua belah pihak.

Korban yang tidak diakui tersebut akhirnya ditangani oleh Pemerintah Kabupaten Puncak dan proses pembakaran jenazah secara adat dilakukan langsung di wilayah konflik, di antara zona kedua kubu yang bertikai.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kasus Campak di Mimika Meningkat, Dinkes Tetapkan KLB
HIV-AIDS di Mimika Meningkat pada 2025, Dinkes Tekankan Kepatuhan Pengobatan
Dinas Kesehatan Paniai Gelar Pemeriksaan dan Pengobatan Massal di Distrik Bayabiru
Lika-liku Perjalanan RSUD Mimika Menuju Rumah Sakit Tipe B
LARS DHP Lakukan Monitoring dan Evaluasi Akreditasi PPS di RSUD Mimika
Agustinus Marten Mote Jadi Nakes Pertama di Mimika yang Miliki SIP Terintegrasi MPPD
Dinkes Gelar Pertemuan Koordinasi Bahas Strategi Penanganan PD3I
Loka POM Temukan Banyak Kosmetik Ilegal Beredar di Mimika dan Nabire

Berita Terkait

Selasa, 20 Januari 2026 - 23:58 WIT

Kasus Campak di Mimika Meningkat, Dinkes Tetapkan KLB

Senin, 19 Januari 2026 - 17:26 WIT

HIV-AIDS di Mimika Meningkat pada 2025, Dinkes Tekankan Kepatuhan Pengobatan

Selasa, 9 Desember 2025 - 12:13 WIT

Dinas Kesehatan Paniai Gelar Pemeriksaan dan Pengobatan Massal di Distrik Bayabiru

Minggu, 30 November 2025 - 23:49 WIT

Lika-liku Perjalanan RSUD Mimika Menuju Rumah Sakit Tipe B

Jumat, 28 November 2025 - 19:53 WIT

LARS DHP Lakukan Monitoring dan Evaluasi Akreditasi PPS di RSUD Mimika

Berita Terbaru

Solidaritas Merauke melakukan aksi spontan pada saat pelaksanaan Sidang Majelis Pekerja Lengkap Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (MPL-PGI) 2026 di Gedung Olahraga (GOR) Hiad Sai, Merauke, Papua Selatan, Jumat (30/1/2026). (Foto: Istimewa/Solidaritas Merauke)

Suara

Solidaritas Merauke Desak Gereja Suarakan Penghentian PSN

Sabtu, 31 Jan 2026 - 14:32 WIT